Dear moms hoesana

Saya coba share mnrt pengalaman saya ya....anak saya masuk PG umur 3,5thn krn 
memang umur nya nanggung

Yang saya ingin tanyakan
1. apakah untuk masuk PG/TB/KB harus menjalankan observasi?
Jawab: selama saya coba trial dimana2 yg saya perhatikan adalah PG/TK/KB itu 
harus bermain...saya pribadi tidak suka dgn skull yg terlalu menekankan belajar 
(untuk tK/pG beda dgn sD), si anak juga harus nyaman dengan sekolahnya..., 
teachernya biasa nya saya perhatikan juga...mis bisa gak dia menangani..anak 
dgn sabar, TK/PG/kB menurut saya hanya tempat anak u/ bersosialisasi
2. apakah observasi tersebut, menjadikan salah satu penentu, layak tidaknya 
anak masuk sekolah tersebut?
Jawab: kalau saya pribadi menemukan skull yg pakai observasi n' memilah2 anak 
saya pribadi akan mencoret dr daftar list..(Mohon maaf kalau ada yg tidak 
sependapat)

3. seperti apa  kurikulum PG/TB/KB, apakah seberat TK?  PG harusnya tidak 
seberat TK, alhamdulillah nya saya menemukan PG yg pas dengan saya dan anak 
saya, tdnya anak saya sangat tidak suka skull tp setelah diperkenalkan n' 
teachernya sangat mendukung..alhasih now dia jadi suka skull..

Maaf kalau ada yg tidak sependapat

Luv
Caishie
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "Hoesana" <[email protected]>
Date: Wed, 6 Jan 2010 18:09:31 
To: Hoesana<[email protected]>
Subject: [parentsguide] (sharing & Q)observasi masuk PG

Dear Parent..

 

Sudah lama ikutan tapi jarang posting..

Mau berbagi sharing tentang masukin anak ke sekolah

 

Sehubungan tahun ajaran baru 2010, anak berumur 3 th..

Ayahnya minta masukin ke PG/KB/TB.

Ada 4 sekolah yang kami pilih 

Sekolahnya cukup dikenal, dilingkungan kami.

 

Untuk 2 sekolah , hari ini ini kami menjalankan observasi.

Informasinya, tujuan dari observasi ini adalah untuk mengetahui apakah
anaknya menderita kelainan 

Atau masih belum siap untuk bersekolah..

 

Ada beberapa hal ,yang cukup menggangu pikiran disekolahan yang pertama
dikunjungi:

Masalah postur tubuh anak kami yang kecil, ,Mempertanyakan apakah anak kami
pernah ikut terapi,

Disana anak juga dipisah untuk dilihat apakah bisa bersosialisan (ada
ruangan sendiri), disuruh mewarnai atau membentuk 

 

Kalau di sekolah ke dua,

Observasi yang dilakukan cukup menyenangkan secara lebih ke personal.

Tapi tetap ada yang menganggu, Seperti ditanya 

Mana warna merah , ini warna apa, benda ini apa,..

 

 

Yang saya ingin tanyakan 

1.      apakah untuk masuk PG/TB/KB harus menjalankan observasi?
2.      apakah observasi tersebut, menjadikan salah satu penentu, layak
tidaknya anak masuk sekolah tersebut?
3.      seperti apa  kurikulum PG/TB/KB, apakah seberat TK?

 

Saya cukup kaget dengan adanya observasi ini kerena anggapan saya masuk
PG/TB/KB tidak memerlukan observasi atau pengamatan..

 

Mohon sharing teman teman yang sudah memasukan anaknya ke PG/TB/KB

 

Salam

Hoesana


Kirim email ke