Dear Moms,
Untuk yang kemarin dah kasih saran2 memerah ASI setelah bekerja dan yang
mengalami problem yang sama denganku.
Setelah lebih dari 3 minggu berkutat dengan stressnya saat memerah, akhirnya
menemukan cara yang pas hehe..
Thanks untuk email pentunjuk dibawah ini dan konselor AIMI-Ibu Selvi..
Jadi untuk saya, triknya seperti berikut:
1. Waktu harus sama terus, jadi jam selalu tetap: jam 10, jam 1 dan jam 4
sore.
2. LDR harus lama, walaupun sampai sesak melakukannya...
Lebih dari 15 menit dimassage dan diperas sedikit-sedikit.
Sampai menemukan gudang ASI-nya baru deh lancar
3. Inget anak di rumah kalau sudah putus asa, biasanya bisa tau2 lancar aja
kalo sudah putus asa gitu.
4. Kalau tetap agak susah, dikompres panas-dingin dan dicoba bbrp jam lagi.
Kalau hari Senin harus lebih sabar karena Sabtu-Minggu jadwal berantakan,
ASI langsung ke anak jadi sewaktu-waktu kan.
Semoga jadi inspirasi dan berkat ya sharingnya.
Kalau mengganggu ya maaf ya hehe..
Best regards,
Erine and Archie's Mom-Monica
2010/7/23 Lactalea Mother Support <[email protected]>
>
>
> LDR atau Let Down Reflex, yg sering jg disebut milk ejection reflex atau
> refleks oksitosin, adalah respons sistem syaraf yang menyebabkan sel2
> pembuat ASI berkontraksi sehingga ASI di dalamnya terperas keluar, mengalir
> di sepanjang saluran ASI, dan keluar melalui puting susu.
> Refleks ini sangat penting peranannya dalam mengalirkan ASI keluar,
> sehingga bayi dapat menerima ASI, dan pada kasus memerah ASI, ASI dapat
> tertampung dengan jumlah yang maksimal.
> Refleks ini bekerja di bawah perintah hormon oksitosin, suatu hormon yang
> sering disebut juga "love hormone" atau hormon kasih sayang, karena hormon
> ini dikeluarkan saat kita sedang merasa penuh cinta dan bahagia.
>
> Bagaimana mengoptimalkan LDR?
> - Hisapan bayi : hisapan bayi sangat sempurna dalam memancing LDR,
> karenanya bagi Bunda yang sulit mengalami LDR dan hasil perah kurang
> maksimal, dapat diupayakan memerah bersamaan dengan saat bayi sedang
> menghisap payudara yang sebelahnya. Banyak testimoni menyatakan teknik ini
> membuat hasil ASIP yang didapat lebih banyak.
> - Hati yang penuh cinta: Seperti telah disebutkan sebelumnya, LDR bekerja
> di bawah perintah hormon oksitosin alias love hormone, jadi melakukan hal2
> yang memancing rasa cinta terhadap bayi bisa memancing LDR ini. Beberapa di
> antaranya adalah : memandangi foto atau video bayi, mendengar ocehan atau
> suara tangis bayi kita, mencium wangi baju yang telah dipakainya,
> membayangkan saat bayi sedang menyusu.
> - Pijatan di punggung: pijatan di punggung, di kiri kanan tulang belakang,
> mulai dari pangkal leher sampai punggung bawah, dapat membuat ibu rileks dan
> hormon oksitosin bekerja.
> - Manipulasi puting: gerakan memutar lembut di puting selama beberapa menit
> juga dapat memancing LDR, hati2 jangan menarik atau sampai menimbulkan rasa
> sakit karena selain dapat melukai puting malah dapat menghambat LDR.
> - Melakukan rutinitas yang sama setiap kali akan memerah : LDR merupakan
> refleks yang dapat dikondisikan, maksudnya, dengan melakukan hal yang sama
> setiap kali akan memerah, tubuh kita akan terpola untuk mencapai LDR setelah
> urutan2 tersebut dilakukan. Misalnya, setiap kali akan memerah kita menarik
> napas dalam beberapa kali, meminum segelas air hangat, menarik kursi, duduk
> rileks, baru mulai memerah. Maka setelah berulang kali melakukan prosedur
> yang sama, setelah menarik napas, meminum air, dan seterusnya, tubuh kita
> pun akan secara otomatis siap untuk LDR.
>
> LDR bisa berbeda pada setiap ibu, ada yang LDR sekali tetapi berlangsung
> untuk waktu yang lama, ada pula yang LDR pendek, tetapi bisa dipancing
> beberapa kali. Bagaimanapun pola LDR kita, jangan menghalangi dalam
> menyediakan ASIP yang sesuai dengan kebutuhan bayi. Semua bisa disiasati ^_^
> Bagi ibu yang LDR pendek, untuk mencapai hasil perah yang cukup, pemerahan
> dilakukan dengan frekuensi yang lebih sering, walaupun durasinya singkat.
> Bagi ibu yang sulit memancing LDR, untuk mendapat hasil perah yang cukup,
> pemerahan dilakukan bersamaan dengan saat bayi menyusu di payudara
> sebelahnya. Jadi memerah selain saat sedang di kantor, dilakukan pula saat
> sedang di rumah dan menyusui bayinya.
>
> There's a will there's a way mommiess, yg penting diniatkan dulu, maka
> jalan tuk ASIX akan selalu terbuka ^_^
>
> Hope that helps,
> Stella Tinia,dr
> Konselor Laktasi
>
> -more information on breastfeeding and all breastfeeding needs:
> Facebook: lactalea breastfeeding
>
>
> <http://www.facebook.com/photo.php?pid=167423&op=1&view=all&subj=138829299478904&aid=-1&auser=0&oid=138829299478904&id=100000874163311>
>
>
>