hai..salam kenal..
thks ya mbak....Very nice article.. :)

salam,
--irena--
www.ngantordirumah.com

Camilan khas Jawa Tengah

www.bisnisbarengdbc.weebly.com









--- On Wed, 8/11/10, Grace <[email protected]> wrote:

From: Grace <[email protected]>
Subject: [parentsguide] FW: (sharing) a nice article from milis
To: 
Date: Wednesday, August 11, 2010, 11:28 PM







 



  


    
      
      
      





Di
suatu kelas yang rata2 anggota kelas itu orang yang sudah
berkeluarga 

(mungkin ini kelas untuk mengambil doctor/master) .



Seorang dosen memberi tugas untuk kelas esok hari kepada anggota kelas itu agar 

menyiapkan nama-nama orang yang kita kasihi sebanyak-banyaknya. 

Kemudian esok harinya waktu kelas dimulai seorang dosen memanggil salah satu 

anggota kelas (anggaplah namanya Edi) itu untuk menuliskan nama-nama yang sudah 

disiapkan di papan tulis. 



Setelah Edi menuliskan semua nama-nama orang yang ia kasihi, sang dosen 

mengatakan hapuskan nama orang yang tidak terlalu kamu kasihi atau tidak 
terlalu 

dekat dengan anda. Lalu Edi menghapus beberapa nama yang tidak terlalu 

dekat/kasihi oleh dia, mulai dari nama2 tetangganya, nama2 teman dekatnya. Dan 

tinggallah nama saudara kandungnya, nama orang tuanya, nama anak-anaknya dan 

nama istrinya. 



Kemudian sang dosen meminta Edi untuk menghapuskan nama2 yang tidak terlalu 
kamu 

kasihi/dekat dari nama-nama yang di papan tulis itu. 

Dan Edipun dengan berat hati dia hapuskan nama2 saudara kandungnya, tinggallah 

nama orang tuanya, nama anak2nya, dan nama istrinya. 



Edi berpikir sang dosen tidak akan meminta dia untuk mengahapus nama2 orang 
yang 

tinggal di papan tulis itu, ternyata san dosen meminta dia untuk menghapuskan 

lagi nama2 yang tidak terlalu kamu kasihi/dekat bagi Edi. 



Edi menjawab kepada dosennya, “Tidak ada lagi, mereka adalah orang yang saya 

sangat kasihi”, sang dosen memaksa dia untuk menghapuskan nama-nama di papan 

tulis itu. Dengan sangat berat hati Edi menghapuskan nama orang tuanya dari 

papan tulis itu. Dan Edi berpikir sang dosen akan berhenti meminta dia untuk 

menghapuskan nama2 yang sisa di papan tulis, ternyata sang dosen meminta Edi 

menghapuskan nama2 yang tinggal, sang dosen meminta tinggalkan satu (1) nama di 

papan tulis, nama yang paling kamu kasihi. 



Edi mengatakan “tidak ada lagi, mereka adalah nama anak2 saya dan istri saya” 

tidak mungkin saya hapuskan nama mereka dari daftar orang-orang yang saya 

kasihi.” Sang dosen memaksa Edi untuk menghapuskan nama2 yg tinggal di papan 

tulis dan meninggalkan satu nama di papan tulis. 

Sambil berlinang air mata Edi menghapuskan nama2 anaknya dari daftar orang2 
yang 

paling ia kasihi. 



Akhirnya tinggalah nama istrinya yang ada di papan tulis, dari seluruh nama2 

orang yang ia kasihi. 

Sang dosen menanyakan mengapa engkau meninggalkan 1 nama ini (istrinya) dari 

daftar orang2 yang kamu kasihi. Bukankah orang tuamu yang melahirkan dan 

membesarkan engkau? Atau nama anak2 mu? 



Edi berkata sambil berlinang, “ ya memang semua saudara, orang tua dan 
anak-anak 

adalah orang yang saya kasihi, tapi mereka akan meninggalkan saya. Saudara 

kandung saya akan meninggalkan saya untuk keluarga mereka masing-masing, dan 

orang tua saya akan bertambah tua dan meninggalkan saya karena termakan usia, 

anak-anak saya jika ia dewasa akan meninggalkan saya dari rumah pergi bersama 

keluarga kelak, sedangkan istri saya, dialah yang akan selalu mendamping saya, 

hingga saya tua nanti, jadi bagaimana mungkin saya hapuskan namanya dari daftar 

orang2 yang saya kasihi.” 



Point cerita, kasihilah pasangan kita, karena pasangan kita (suami/istri) 
adalah 

orang yang akan selalu ada disamping kita sampai kita tua dan menutup mata. 



Kasihi ibu 100% proportional kasih sebagai anak kepada orang tua. 

Kasihi anak 100% proportional kasih sebagai seorang Ayah. 

Kasihi istri 100% proportional kasih sebagai suami/pasangannya. 



Artinya, melayani dengan tulus kepada orang disekitar kita tanpa melupakan 

kewajiban kita kepada pasangan (suami/istri) kita. Karena pasangan kita adalah 

pasangan yang akan menemani kita untuk seumur hidup kita. 



Semoga membantu.  
   
   





    
     

    
    


 



  






      

Kirim email ke