Saya setuju sekali dengan semua yang dikatakan oleh Pak Hendra. Kita negara miskin dengan human resources dan resources lain yang sangat terbatas. Jangan kita meng-hambur2kan waktu dan tenaga untuk adu argumen yang sifatnya hanya memenuhi kebutuhan ego pribadi. Masalah kita setumpuk. Yang kita butuhkan adalah solusi dan fakta. Untuk menuju ke solusi, pertama kita perlu tahu masalahnya apa. Pengalaman saya, untuk tahap ini saja kita belum punya data yang bisa dipegang. Tanpa data masalah yang bisa ditelusiri, sulit untuk mengusulkan solusi. Faktor kekurangan data inilah yang membuat "orang2 lingkungan" cenderung berseminar dan bicara level Visi/Misi. Padahal "the solution is in the details". Terus terang, saya tidak tahu caranya tapi alangkah baiknya apabila forum seperti ini dimanfaatkan untuk mempetakan masalah (secara fakta dan data) dan pengajuan berbagai solusi (dengan data & angka2 pendukung). Lingkupnya pun jangan besar2 karena cenderung pembahasan ingin mencakup secara nasional dan bahkan internasional. Kecamatan atau tingkatan pabrikpun sudah bagus, asal relevan.
Kebutuhan fakta dan data ini sangat diperlukan karena Lingkungan Hidup sudah terdegradasi menjadi sebuah "agama" dengan segala aspek negatifnya - claim2 tanpa fakta, fanatisme, kepahlawanan yang semu, khotbah2 yang tidak menyentuh kebutuhan sehari-hari, debat kusir dsb. Mohon bantuan kalau ada yang punya peta permasalahan dengan datanya dan kendala2 yang dihadapi sekarang (se-obyektif mungkin). Mungkin DML bisa memfasilitasi untuk mengumpulkan peta masalah tersebut. Salam, Didi S ----- Original Message ----- From: "Hendra Wijaya" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Tuesday, June 22, 2004 11:18 PM Subject: [PB] Debat Incinerator Agar Lebih Ilmiah Dikit Jangan Cuma KutipArtikel > Dear Milist, > Supaya tidak terjadi saling adu argumen yang mengarah > ke sarkasme, mari kita bawa forum ini ke arena ilmiah > untuk mengemukakan fakta. > > Cuma kebetulan saya sedang menggali informasi mengenai > insinerator, dan saya mengerti mengenai seruan LSM > diseluruh dunia yang tidak inginkan insinerator. Tapi > adakah solusi yang sakti mandraguna untuk semua > permasalahan ..... rasanya tidak. > > Perspektif berfikir ilmiah akan saya coba dengan > menyodorkan data mengenai supplemental fuel (limbah) > dengan menggunakan Cement Kiln sebagai insineratornya. > Coba tolong dilihat file yang saya lampirkan, dipahami > dan mari kita diskusikan fakta dan data ini. Masukan > yang ilmiah akan jauh sangat dan lebih berarti dari > sekedar mensitir artikel yang tanpa fakta dan bukti > ilmiah. > > Kita jaga bersama lingkungan kita, tapi kita mencoba > sedikit cerdas mensiasati situasi yang berkembang > disekitar kita. Jangan karena ego pribadi atau tujuan > menjual sesuatu membutakan mata hati kita dan berlagak > sebagai pahlawan lingkungan yang mengerti segalanya. > > Masukan dari rekan-rekan milist ini akan sangat saya > hargai, tapi debat tanpa manfaat akan saya hindari. > > Regards, > > HW > > > --- HMP <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > OK.... kami akan siapkan material presentasinya yang > > bersifat teknis... > > Presenternya adalah para pemegang patent LoTUS : > > Drs. Sunardi MSi; staff pengajar Kimia UI dan > > specialist Instrumentasi Lab. > > Ir. Agus Halim MsE; staff pengajar Mesin Untar => > > Mechatronics > > > > > > Oooo ternyata pak Chris dari fabrikan incinerator > > toch....??? > > cuma ada 3 fabrikan yang cukup dikenal di Indonesia > > : > > > > PT Dharmawan => ??? > > PT Hasakona = > Bpk Ir. Rudy Wardhana > > PT CMC => Bpk. Ir Hendy > > > > Mungkin... pak Chris itu berasal dari PT > > Dharmawan.... > > Jabatannya apa... pemilik / product manager > > incinerator ??? > > Tapi setahu saya disana tidak ada pakar > > Incinerator-nya... ! > > atau... specialist yang latar belakangnya Combustion > > Engineer > > > > Karena....meskipun buatan PT Dharmawan lebih mahal ( > > burnernya dari Jerman ) > > tapi juga .... belum pernah di Uji emisi Dioxin / > > Furan.nya sebab di Indonesia > > belum ada Lab yang punya fasilitas uji Dioxin DRE > > 99.9999%. > > > > Bagaimana kita tahu bahwa Incinerator tersebut > > memenuhi syarat atau > > mungkin disini cukup .... dengan ijin operasi Amdal > > dari KLH saja lah. > > Dan juga... telah 4-5 tahun spesifikasi dari > > Incinerator PT Dhamawan > > tidak banyak berubah... seperti Komputer ... pentium > > 1 - pentium 4 ??? > > > > > > Kemudian sampai saat ini belum ada pemanfaatan > > energy sisa kalor dari incinerator > > untuk pembangkitan listrik.... hal tersebut baru > > sekedar wacana sadja... > > karena ternyata...operational cost dan listrik yang > > dihasilkan tidak sebanding. > > > > Satu lagi... masalah utama di Indonesia.... > > sampahnya tidak ter-segregasi dengan > > baik seperti di Singapura....Nah.... siapa yang > > bagaimana caranya mengoptimalkan > > proses pembakaran antara berbagai material yang > > berbeda beda. > > Mungkin.... lebih tepatnya... kita harus mulai > > dengan mendisiplinkan orang Indonesia > > dari pada mencerdaskan; ... karena banyak orang yang > > sudah cerdas buat > > keuntungan sendiri, dan mencerdaskan bukan berarti > > indoktrinasi fanatisme > > dimana tidak ada pendapat lain yang lebih benar dari > > "doktrin" . > > > > Dan saya percaya orang akan lebih cepat jadi cerdas > > dengan sendirinya jika > > dia belajar memilih solusi dengan benar.....contoh : > > Seorang anak kecil diberi tahu ==> jangan > > dekat-dekat panci itu panas...! > > mungkin 3-4 kali diberi tahu... anak itu belum > > cerdas juga (atau bandel) > > .... Dia akan cerdas kalau mencoba memegang panci > > itu dan melepuh ! > > Pelajaran berharga yang tidak terlupakan seumur > > hidup ( tapi tentunya kalau > > kita masih cukup punya waktu untuk belajar dari > > kesalahan hidup kita) > > Atau... kita juga bisa cerdas dengan membaca hasil > > karya tulis orang lain > > supaya tidak mengulagi kesahalan yang sama....( buku > > pelita hati ) > > .....Tapi janganlah sekali-kali belajar cerdas dari > > sales / marketing / agen MLM > > karena tujuannya ... " Orang Cerdas .... membeli > > product kami " :) > > > > > > > > Regards > > > > > > Eka > > > > > > > > Mungkin saya bisa referensikan beberapa buku > > mengenai solid waste incineration... > > tapi... Bahkan yang terbaru... di AMAZON,.... > > terbitan 1997 :( > > kayaknya pakar incinerator dunia...sedang > > merahasiakan ilmunya nich.... > > > > > > > > > > Don't Burn It Here: Grassroots Challenges to Trash > > Incinerators > > by Edward J. Walsh, Rex Warland, D. Clayton Smith > > > > > > > > > > > > > > > > a.. Paperback: 280 pages ; Dimensions (in inches): > > 0.82 x 8.94 x 6.03 > > a.. Publisher: Pennsylvania State University Press; > > (August 1, 1997) > > a.. ISBN: 0271016647 > > > > > > > > > > > > > > The Waste Crisis: Landfills, Incinerators, and the > > Search for a Sustainable Future > > by H. Y. Tammemagi > > > > > > > > > > > > > > > > > > a.. Paperback: 279 pages ; Dimensions (in inches): > > 0.76 x 9.21 x 6.49 > > a.. Publisher: Oxford University Press; (December 1, > > 1999) > > a.. ISBN: 0195128982 > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Municipal Solid Waste Incinerator Residues > > by Hans Van Der Sloot, T. Taylor Eighmy, Jan > > Hartlen, Ole Hjelmar, David S. Kosson, Steven E. > > Sawell, Hans A. Van Der Sloot, Jurgen Vehlow, > > International Ash Working Group, H.A. van der Sloot, > > S.E. Sawell, J. Vehlow, D.S. Kosson > > > > > > > > > > > > > > a.. Hardcover: 1006 pages ; Dimensions (in inches): > > 10.00 x 2.00 x 7.00 > > a.. Publisher: Elsevier Science; (April 1, 1997) > > a.. ISBN: 0444825630 > > > > > > > > > > > > > > > > Incineration of Hazardous Waste: Toxic Combustion > > By-Products > > by Wm. Randall Seeker, Catherine Koshland > > > > > > > > > > > > a.. Hardcover: 468 pages > > b.. Publisher: Taylor & Francis; (October 1, 1992) > > > > c.. ISBN: 288124517X > > ----- Original Message ----- > > From: Eka Winata, Ir. > > To: [EMAIL PROTECTED] ; Sunardi ; hepasin > > Sent: Thursday, June 17, 2004 11:31 PM > > Subject: Fw: [Lingk] RE: [PB] Fw: File incinerator > > > > > > > > Daripada debat kusir nggak karuan juntrungannya, > > sebaiknya Pak Eka atau > > > > Sdr. Edo ketemu saja sama Pak Chris, diskusi > > langsung, mungkin bisa > > > > berkunjung ke Bengkel incineratornya Pak Chris. > > Terus > === message truncated ===> > _______________________________________________ > > Pb mailing list > > [EMAIL PROTECTED] > > http://dml.or.id/mailman/listinfo/pb_dml.or.id > > > > > > > __________________________________ > Do you Yahoo!? > Yahoo! Mail - 50x more storage than other providers! > http://promotions.yahoo.com/new_mail ---------------------------------------------------------------------------- ---- > _______________________________________________ > Pb mailing list > [EMAIL PROTECTED] > http://dml.or.id/mailman/listinfo/pb_dml.or.id > _______________________________________________ Pb mailing list [EMAIL PROTECTED] http://dml.or.id/mailman/listinfo/pb_dml.or.id
