Dear All, Pertama, syukurlah masih ada yang gak terima kalau dibilang pelaut indonesia kalah jauh sama pelaut dari negara lain...:p, gotcha!!
Kedua, sepanjang yang saya ketahui, simulator tidak dibagi menjadi jenis2 yang bung2 sebutkan itu...yang real ship...3 dimensi...4 dimensi..atau berdimensi banyak...(uummh..joke!). Yang saya tahu sih, simulator dibagi menurut fitur yang dimiliki simulator tersebut. Pertama simulator berdasar fungsinya di bagi menjadi empat yaitu: Bridge Operation Machinery Operation Radio Communication Cargo handling Selanjutnya, kita ambil satu contoh seperti di ungkap di awal topik ini untuk simulator navigasi (bridge operation) terbagi lagi menjadi: Special task simulator Limited task simulator Multi task simulator Full Mission simulator Nah, mungkin yang dimaksud real ship oleh rekan tadi adalah yang full mission simulator ini. Dimana kita berada di sebuah ruangan yang di desain sedemikian rupa bagaikan di dalam sebuah anjungan kapal, jadi seolah kita berlayar di lautan dengan area pandang 360 derajat (bisa melihat image yang disorotkan oleh proyektor) di sekeliling anjungan. Kalau yang tipe ini, STIP Marunda sudah memilikinya dan di bangun di Seafarer Training Centre 'Agum Gumelar building'. Kalau di tempat lain mungkin hanya berbeda layar tampilannya sebesar 240 - 270 derajat saja, namun fitur alat navigasi tetap sama. Intinya diklat di Indonesia sudah memiliki sarana yang lengkap. Naah...yang jadi masalah adalah kebiasaan buruk kita, yaitu pelaut (terutama yg sudah pengalaman) saat menjalani diklat penjenjangan, maupun instrukturnya kurang memanfaatkan sarana ini secara optimal. Peserta diklat cukup puas dengan diperlihatkan alat2 simulatornya, pengajarnya kurang kreatif merancang pola pelatihannya...klop!!! Nah, selanjutnya...silahkan buktikan sendiri melihat ke STIP kalau penasaran dengan full mission simulator itu... @bapak budiman, numpang tanya...tentang perwira pelaut indonesia lagi naik daun itu maksudnya apa ya pak? apa ada indikator kita lagi naik daun di pasar internasional? memang sih kebutuhan perwira di pasar global akan mengalami kelangkaan hingga tahun 2010 mendatang. sebaliknya untuk pasar rating...surplus!!! Jayalah Maritim Indonesia!!! ----- Original Message ---- From: BONA STEVEN <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, June 14, 2007 6:54:37 AM Subject: Re: Hal: [pelaut] Real Ship Simulator Eh ketemu lg sama rekan2 milis,dari bona di pacific ocean mau ke Ausy Buat mas/pak Vitch Bukan saya menggampangkan naik kapalnya saya juga sdh coba bandingkan simulator yg ada biasanya selalu jauh hampir 50% lebih dengan kenyataannya. Terus terang yg real simulator ini saya blm pergunakan tapi kalau simulator yg ada di pasaran..... ..wihhhhhh jauh banget mulai dr yg 3 dimensi sampai 4 dimensi jauh banget dgn yg kita alami sehari hari Kadang dosen pelatih jago jago banget tp coba di praktek in di kapal......jauh Maaf lho,cm sekedar coretan2 kecil dari kami yg lagi on board Horas dech Victh <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: Salam buat rekan2 milis pelaut Tertarik juga dengan komentar Bung Bona tentang Real Ship Simulator Saya sangat setuju dengan maksud Bung Bona tentang pesimisme, memang kita ngga boleh pesimis, dan harus selalu optimis tentunya. Tetapi, optimis dan selalu berusaha memperbaiki diri, bukan sekedar optimisme buta saja. Dibilang ngga penting2 amat... saya kok ngga setuju yach... alasan saya, karena simulator itu dibuat khan ada kegunaannya, dimana kita bisa mempelajarinya sebelum kita terjun langsung memakainya saat kita bekerja. Ada satu kesalahan yang sering timbul di banyak pemikiran para pekerja2 laut kita. Nanti juga bisa kok... dikapal juga kita bisa belajarnya. Memang ada benarnya... tapi kalo kita punya simulatornya, apa salahnya kita belajar, sehingga sewaktu di kapal, kita tidak banyak mengalami kesulitan lagi. Kalo saya bilang, di kapal itu kita bekerja, bukan belajar bekerja. Makanya selalu diminta pengalaman sebelum anda dipekerjakan. Karena apa? Kapal dan lingkungan adalah properti yang sangat mahal kalo dikelola oleh orang yang tidak berpengalaman. Coba misalnya kita pada saat melamar pekerjaan, trus dengan entengnya ada bilang gampang.. itu bisa kita pelajari pas kita naik..... saya yakin ... belum tentu anda akan dipercaya. Nah.... kalau dibilang "familiarization" , mungkin saya setuju.... artinya kita sudah mengetahui.. . dan kemudian kita mempelajari sedikit proses kerjanya, karena sudah tahu fungsi dasarnya. Trus dibilang jadi pelaut gampang.... gampang apanya nich? Kalau saya bilang, sekarang sulit untuk jadi pelaut. Karena paradigma pelaut itu sudah bergeser jauh dari paradigma lamanya. Dulu orang punya paspost dan buku pelaut bisa langsung kerja. Tapi sekarang.... . anda butuh berjuta juta rupiah untuk urus document kelengkapan. Belum lagi bayar "charge". Apalagi sekarang pasaran pelaut sangat sulit...... berapa banyak pelaut kita yang nganggur dan kesulitan mencari pekerjaan dengan upah yang layak? Belum lagi serbuan dari kompetitor2 kita..... Ilmu pengetahuan pelaut itu berkembang seiring dengan teknologi, kalo kita ngga bisa menguasai itu..... mungkin kita akan ketinggalan. Jadi... ini bukan untuk mendebat pendapat Bung Bona... tapi saya cuma ingin melihat dari sisi yang lain saja..... kira2 demikian lho.... Cheers Victor ----- Pesan Asli ---- Dari: BONA STEVEN <[EMAIL PROTECTED] com> Kepada: [EMAIL PROTECTED] com Terkirim: Rabu, 13 Juni, 2007 9:27:06 Topik: Re: [pelaut] Real Ship Simulator Jangan terrlau Pesimis gitu donk bossssssssss Siapa bilang kita kalah kalah apa? Gak penting2 amt koq radar simulator alah mudah karena biasa dipelajari,kl instrument nya jg gak ada di kapal,buat apa santai aja gak susah koq jadi pelaut alah bisa karena biasa jgn pesimis,tetap optimis Horas kuncung bawuk <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: Kalau sudah gini tinggal nunggu aja masa dimana pelaut indonesia kalah sama pelaut myanmar...vietnam. .. Philippine? terlalu jauh pak. jadi sebagai pelaut indonesia, saya juga miris lho sama image pelaut kita di mata industri pelayaran dunia ini. coba tengok hasil survey BIMCO dimana pelaut indo sudah tidak diperhitungkan sebagai pemasok tenaga pelaut yg signifikan lagi... ...terus? ----- Original Message ---- From: YBBN <[EMAIL PROTECTED] net.id> To: [EMAIL PROTECTED] com Sent: Monday, June 11, 2007 11:41:50 AM Subject: RE: [pelaut] Real Ship Simulator Lha iya lah. Tapi kan maunya gratisan. Nggak ada kesadaran untuk belajar lebih banyak. Pokoknya kalo nggak perlu ngapain ikut kursus yg nggak diharuskan. Kalo perlu endorsement pun dimainkan agar ANT 3 bisa jadi Ch.Mate unlimited. Hehehe. Salam From: [EMAIL PROTECTED] com [mailto: [EMAIL PROTECTED] com ] On Behalf Of Ananta Gultom Sent: Saturday, June 09, 2007 1:15 PM To: [EMAIL PROTECTED] com Subject: [pelaut] Real Ship Simulator Pak Budiman, Mantab kali ya kalau Organisasi Pelaut bisa punya fasilitas canggih seperti Real Ship Simulator. Untuk lebih jelas lihat videonya di : http://www.indocrew s.com/id/ view-article- 40.html Salam, Ananta http://www.indocrew s.com Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of spyware protection. Pinpoint customers who are looking for what you sell. Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today! ____________________________________________________________________________________ No need to miss a message. Get email on-the-go with Yahoo! Mail for Mobile. Get started. http://mobile.yahoo.com/mail
