Maaf mendahului Pak Budiman,
Berita tentang permintaan Belanda atas 10000 pelaut
rating & perwira Indonesia:
http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=124971

Wassalam,

Dodi
--- kuncung bawuk <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Dear All,
> 
> Pertama, syukurlah masih ada yang gak terima kalau
> dibilang pelaut indonesia kalah jauh sama pelaut
> dari negara lain...:p, gotcha!!
> 
> Kedua, sepanjang yang saya ketahui, simulator tidak
> dibagi menjadi jenis2 yang bung2 sebutkan itu...yang
> real ship...3 dimensi...4 dimensi..atau berdimensi
> banyak...(uummh..joke!). Yang saya tahu sih,
> simulator dibagi menurut fitur yang dimiliki
> simulator tersebut. Pertama simulator berdasar
> fungsinya di bagi menjadi empat yaitu:
> Bridge Operation 
> Machinery Operation 
> Radio Communication 
> Cargo handling
> 
> Selanjutnya, kita ambil satu contoh seperti di
> ungkap di awal topik ini untuk simulator navigasi
> (bridge operation) terbagi lagi menjadi:
> Special task simulator
> Limited task simulator
> Multi task simulator
> Full Mission simulator
> Nah, mungkin yang dimaksud real ship oleh rekan tadi
> adalah yang full mission simulator ini. Dimana kita
> berada di sebuah ruangan yang di desain sedemikian
> rupa bagaikan di dalam sebuah anjungan kapal, jadi
> seolah kita berlayar di lautan dengan area pandang
> 360 derajat (bisa melihat image yang disorotkan oleh
> proyektor) di sekeliling anjungan.
> 
> Kalau yang tipe ini, STIP Marunda sudah memilikinya
> dan di bangun di Seafarer Training Centre 'Agum
> Gumelar building'. Kalau di tempat lain mungkin
> hanya berbeda layar tampilannya sebesar 240 - 270
> derajat saja, namun fitur alat navigasi tetap sama.
> Intinya diklat di Indonesia sudah memiliki sarana
> yang lengkap.
> 
> Naah...yang jadi masalah adalah kebiasaan buruk
> kita, yaitu pelaut (terutama yg sudah pengalaman)
> saat menjalani diklat penjenjangan, maupun
> instrukturnya kurang memanfaatkan sarana ini secara
> optimal. Peserta diklat cukup puas dengan
> diperlihatkan alat2 simulatornya, pengajarnya kurang
> kreatif merancang pola pelatihannya...klop!!!
> 
> Nah, selanjutnya...silahkan buktikan sendiri melihat
> ke STIP kalau penasaran dengan full mission
> simulator itu...
> 
> @bapak budiman, numpang tanya...tentang perwira
> pelaut indonesia lagi naik daun itu maksudnya apa ya
> pak? apa ada indikator kita lagi naik daun di pasar
> internasional? memang sih kebutuhan perwira di pasar
> global akan mengalami kelangkaan hingga tahun 2010
> mendatang. sebaliknya untuk pasar
> rating...surplus!!! 
> 
> Jayalah Maritim Indonesia!!!
> 
> ----- Original Message ----
> From: BONA STEVEN <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Thursday, June 14, 2007 6:54:37 AM
> Subject: Re: Hal: [pelaut] Real Ship Simulator
> 
> Eh ketemu lg sama rekan2 milis,dari bona di pacific
> ocean mau ke Ausy
> Buat mas/pak Vitch
> Bukan saya menggampangkan naik kapalnya
> saya juga sdh coba bandingkan simulator yg ada
> biasanya selalu jauh hampir 50% lebih dengan
> kenyataannya. Terus terang yg real simulator ini
> saya blm pergunakan
> tapi kalau simulator yg ada di pasaran.....
> ..wihhhhhh jauh banget
> mulai dr yg 3 dimensi sampai 4 dimensi jauh banget
> dgn yg kita alami sehari hari
> Kadang dosen pelatih jago jago banget
> tp coba di praktek in di kapal......jauh
> Maaf lho,cm sekedar coretan2 kecil dari kami yg lagi
> on board
> Horas dech
> 
> Victh <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
> Salam buat rekan2 milis pelaut
> 
> 
> Tertarik juga dengan komentar Bung Bona tentang Real
> Ship Simulator
> 
> 
> Saya sangat setuju dengan maksud Bung Bona tentang
> pesimisme, memang kita ngga boleh pesimis, dan harus
> selalu optimis tentunya. Tetapi, optimis dan selalu
> berusaha memperbaiki diri, bukan sekedar optimisme
> buta saja.
> 
> Dibilang ngga penting2 amat... saya kok ngga setuju
> yach... alasan saya, karena simulator itu dibuat
> khan ada kegunaannya, dimana kita bisa
> mempelajarinya sebelum kita terjun langsung
> memakainya saat kita bekerja.
> 
> Ada satu kesalahan yang sering timbul di banyak
> pemikiran para pekerja2 laut kita. Nanti juga bisa
> kok... dikapal juga kita bisa belajarnya. Memang ada
> benarnya... tapi kalo kita punya simulatornya, apa
> salahnya kita belajar, sehingga sewaktu di kapal,
> kita tidak banyak mengalami kesulitan lagi. 
> 
> Kalo saya bilang, di kapal itu kita bekerja, bukan
> belajar bekerja. Makanya selalu diminta pengalaman
> sebelum anda dipekerjakan. Karena apa? Kapal dan
> lingkungan adalah properti yang sangat mahal kalo
> dikelola oleh orang yang tidak berpengalaman. Coba
> misalnya kita pada saat melamar pekerjaan, trus
> dengan entengnya ada bilang gampang.. itu bisa kita
> pelajari pas kita naik..... saya yakin ... belum
> tentu anda akan dipercaya.
> 
> Nah.... kalau dibilang "familiarization" , mungkin
> saya setuju.... artinya kita sudah mengetahui.. .
> dan kemudian kita mempelajari sedikit proses
> kerjanya, karena sudah tahu fungsi dasarnya.
> 
> Trus dibilang jadi pelaut gampang.... gampang apanya
> nich? Kalau saya bilang, sekarang sulit untuk jadi
> pelaut. Karena paradigma pelaut itu sudah bergeser
> jauh dari paradigma lamanya. Dulu orang punya
> paspost dan buku pelaut bisa langsung kerja. Tapi
> sekarang.... . anda butuh berjuta juta rupiah untuk
> urus document kelengkapan. Belum lagi bayar
> "charge". Apalagi sekarang pasaran pelaut sangat
> sulit...... berapa banyak pelaut kita yang nganggur
> dan kesulitan mencari pekerjaan dengan upah yang
> layak? Belum lagi serbuan dari kompetitor2 kita.....
> Ilmu pengetahuan pelaut itu berkembang seiring
> dengan teknologi, kalo kita ngga bisa menguasai
> itu..... mungkin kita akan ketinggalan.
> 
> Jadi... ini bukan untuk mendebat pendapat Bung
> Bona... tapi saya cuma ingin melihat dari sisi yang
> lain saja..... kira2 demikian lho....
> 
> 
> Cheers
> 
> 
> Victor
> 
>  
> 
> 
> 
> 
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: BONA STEVEN <[EMAIL PROTECTED] com>
> Kepada: [EMAIL PROTECTED] com
> Terkirim: Rabu, 13 Juni, 2007 9:27:06
> Topik: Re: [pelaut] Real Ship Simulator
> 
> 
> Jangan terrlau Pesimis gitu donk bossssssssss
> Siapa bilang kita kalah
> kalah apa?
> Gak penting2 amt koq radar simulator
> alah mudah karena biasa
> dipelajari,kl instrument nya jg gak ada di
> kapal,buat apa
> santai aja
> gak susah koq jadi pelaut
> alah bisa karena biasa
> jgn pesimis,tetap optimis
> Horas
> 
> kuncung bawuk <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
> Kalau sudah gini tinggal nunggu aja masa dimana
> pelaut indonesia kalah sama pelaut
> myanmar...vietnam. .. Philippine? terlalu jauh pak.
>  
> jadi sebagai pelaut indonesia, saya juga miris lho
> sama image pelaut kita di mata industri pelayaran
> dunia ini. coba tengok hasil survey BIMCO dimana
> pelaut indo sudah tidak diperhitungkan sebagai
> pemasok tenaga pelaut  yg signifikan lagi...
>  
> ...terus?
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: YBBN <[EMAIL PROTECTED] net.id>
> To: [EMAIL PROTECTED] com
> Sent: Monday, June 11, 2007 11:41:50 AM
> Subject: RE: [pelaut] Real Ship Simulator
> 
> 
> Lha iya lah.
> 
=== message truncated ===



       
____________________________________________________________________________________
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story. Play 
Sims Stories at Yahoo! Games.
http://sims.yahoo.com/  


JALESVEVA YAYAMAHE 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke