Dear All, Salam buat pak Haji Budiman, mohon maaf nich mau ikutan comment Boss,
Saya banget banget prihatin baca cerita dibawah ini, Ada dua issue yang saya pengen comments: 1. Masalah ketidak mampuan crews seperti dilaporkan oleh Master Sinar Lombok Comments: Wajar, Indonesia kan punya jutaan Crews (Pelaut)kalau ada sebagian yang dibilang kurang mampu atau gak mampu ya wajar, yang jadi pertanyaan kenapa koq mereka bisa ada diatas kapal itu padahal kan biasanya ada kriteria2 tertentu dalam menyeleksi mereka (di filter) Kalu kita terus kembali ke pola pendidikan pelaut Indonesia atau nyuruh pelautnya supaya pro aktif belajar kayanya seperti meluruskan benang kusut Bahkan saya sering dapat comments dari rekan2 "bule" yang mengacungkan jempol ama keuletan dan ketangguhan Pelaut Indonesia yang sudah terseleksi baik 2. Laporan itu kedengarannya terlalu rasial banget, walau dikatakan si pembuat laporan bukan orang yang rasialist, karena menyebutkan dan membandingkan kredibilitas 2 bangsa yang diwakili oleh 17 pelaut kita, kalu bisa hal2 seperti ini diinvesitigate keabsahannya, dan hasilnya juga disampaikan ke publik di sini, supaya jangan bikin drop mentalitas Pelaut kita Ok sekian aja, moga cerita seperti ini nggak terulang, salam hangat buat rekan2 semua dan tetap semangat Wassalam Agus --- v1cth <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Dear Lovely Indonesian seamans! > > Looks like something "tricky" was happened according > the > Captain "story" > > Saya termasuk orang yang agak nasionalis kali yach, > dan terus terang > saya agak kaget baca forward email dari Master Sinar > Lombok yang > diposting oleh Pak Moderator. > Setahu saya, Sinar Lombok ini kapal milik Samin yang > diawaki oleh > Full Phillipino crew, nah yang jadi pertanyaan, Capt > Oreo (sorry..Oro > deng)ini orang mana? Is he Phillipino? Japan? or > other nationality? > Soalnya dari email itu, kelihatannya baru aja ada > peralihan dari crew > Phillipina ke krew kita. Nah, kalau dia Pillipine, > wajar aja lah dia > koment begitu... saya juga kalo jadi dia, crew saya > indonesia > tergeser ama crew philipine, saya bisa juga bilang > begitu..... > sehebat apa sich bahasa inggrisnya orang Philipina? > Kalaupun dia > Jepang.... mungkin agak pro ke krew yang lama, > karean faktor > emotional yang sudah terbangun lama. > > Maksud saya, mari kita mneyikapinya secara lebih > arif, tergantung > siapa yang berkomentar dulu. Dari email yang saya > baca itu, kesan > tendensius itu kentara banget. Masa 2/O dan 3/O ngga > bisa ngomong.... > cuma bisa bilang yes/no? Ngga bisa komputer? trus > ngga mau nambah jam > kerja? Ah....kalo saya bilang itu bullshit!!! Coba > minta crew > Indonesia yang di Sinar Lombok kasih komentar.... > ini lucu sekali, > jadi 18 orang crew Indonesia disana "goblok" semua? > Aneh khan? > AB juga ngga bisa steering.... gile kali yach orang > kantor ngirim 3 > AB ngga bisa steering semuanya? Trus agen marah2 > karena kapal telat > sandar.... masa AB yang disalahin? Bilang aja > Captainnya yang goblok > n ngga bisa manouver...makanya lama > sandarnya....Crew cuma nunggu > order... yach wajar2 aja... ntar kalo terlalu > inisiatif.. salah > lagi... trus 3 crew di belakang ama 5 crew didepan > lebih cepat crew > philipina yang dibelakang? aneh dech... langsung > jadi Captain apa > dia? ngga pernah ikut muka belakang kali yech..... > dimana mana jelas > yang didepan itu lebih sulit dan butuh waktu agak > lama dibanding > dibelakang..... > > Saya melihat itu alasan yang dicari cari aja, supaya > kredibilitas > crew kita itu jatuh dibandingkan crew Philipina. itu > aja. Alasan yang > dikemukakan itu terlalu dicari cari.... > > Okelah, emang crew kita bahasa Inggrisnya secara > general emang agak > sedikit dibawah phillipina, tapi ngga goblok2 banget > kok. Lagipula > pasti pihak kantor juga udah tau, kalo crew yang > dikirim untuk join > dengan Master atau senior Officer yang dari luar, > biasanya yang agak > bagus bahasanya... jadi kalo dibilang ngga tau sama > sekali...bohong > besar itu.... jangan2 ntar dibilang lagi Officer > kita ngga tau yang > namanya peta itu yang mana.... > > Di perusahaan dalam dan kapalnya liner antar pulau, > memang kita akui > masalah safety itu jadi kendala terbesar, sehingga > terkesan > diabaikan, tapi untuk perusahaan raksasa seperti > Samin, BLT, Humpuss > ataupun Arpeni, yang udah maju, saya kurang setuju > dengan ungkapan > mereka tidak memperhatikan safety. > > Begitu juga dengan crew kita, emang ada sebagian > yang > demikian...menghabiskan waktu, selesai kontrak, dan > pulang. Tapi > tidak semua demikian, di tempat saya bekerja, cuma > karena faktor > politis aja makanya tidak ada orang kita yang jadi > OIM atau Facility > Manager, tapi Captain, C/Officer, 2/mate, dan > Production crew, itu > dari Indonesia, dan diakui sekali oleh crew2 lain > yang datang dari > hampir 18 nationalities. Bahkan kami juga membawahi > beberapa crew > philipina yang jebolan shell maupun British > Petroleoum disini. > Nah..trus dia masih mo bilang crew kita ngga cakap? > Saya juga bisa > posting disini mengenai kelakuan crew > Phillipina..... tapi khan tidak > demikian.... objectivitas harus tetap kita jaga. > > So, my advise... just tell the Master for submit a > real and objective > evaluation for the next. His duty to ensure for all > safety and crew > welfare were implemented well on board. For any > reasons, if only > chassing the rest of crew (except 4 senior officers) > mistakes, i > don't think you are really Master, which able to > manage the ship's, > but only the mistake hunter for covering your own > mistakes. > > Oke Pak Budiman, thanks sudah sharring reportnya > disini, kita at > least tahulah dan makin mawas diri.... saya berharap > ini pun menjadi > koreksi yang bagus buat kita2 pelaut Indonesia.... > be positive.. and > be a better seaman. > > > cheers > > > Victor > > --- In [email protected], mochamad firdaus > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Dear sir, > > First that i like to introduce my self, i am > mochamad > > berlian firdaus. at the present i am still working > > with egon oldendorff luebeck germany.I have been > > working with this company since 1998 untill now. > > I have read email from mv sinar lombok below > regarding > > 17 indonesian crews evaluation. > > To be honest, in one side that i am agree with > this > > email,why? because from very beggining i am start > > sailing as an officer in indonesian flag (about 2 > > company)which is all crews are indonesian > including > > master. I can stay onboard that vessel for only 3 > > months.I have seen and observed that there is no > > safety onboard the vessel.As they think it is only > > spend sometime onboard,get money till finally > finish > > contract.One time i have fight with the master, > > because he also doesn't care about the safety of > life > > and the ship matter.Till finally i run away from > that > > vessel without bring any of my belonging or even > all > > my certificates. > > So with that experience, i am start looking > foreign > > company.Because i have good enough in > english(since i > > am cadet).And i do believe that at foreign company > > they never play with the safety and all related > with > > that.My first foreign company is > > Evergreen(Taiwan),ECL(Japan) and > MISC(Malaysia).Till > > finally i am direct hire with my present company > egon > > oldendorff in 1998(as what office said i am the > first > > indonesian officer that time. > > When i am join with oldendorff,i am sailing with > multi > > nationality.Sometime 20 crews onboard with 12 > > different nationality.You imagine how hard the > > situation onboard if you can't speak in english. > > There is indonesian crew onboard too.He can speak > > english very well and he can do his job according > job > > responsibility as given from the company. > > From that case above, that i just want to said > that, > === message truncated === ____________________________________________________________________________________ Be a PS3 game guru. Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games. http://videogames.yahoo.com/platform?platform=120121 JALESVEVA YAYAMAHE Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
