Atau yang ini Bapak-Bapak ? Buku-buku yang dilarang Di negeri ini buku masih menjadi barang yang berbahaya. Sedikit saja isinya menyenggol kepentingan penguasa, riwayat sebuah buku bisa tamat. Tak ubahnya seperti di jaman Suharto (Orde Baru), memang mentalnya masih sama kalee… Baru-baru ini (Oktober 2006), Kejaksaan Agung melarang buku ”Atlas West Irian” yang memuat gambar bintang Kejora dan ”Kutemukan Kebenaran Sejati dalam Al-Qur`an,” karangan M Simanungkalit yang diterbitkan Yayasan Al Hanif. Disamping itu, Kejaksaan Agung masih meneliti tiga judul buku yang lain, yaitu ”Detik-detik yang Menentukan”, karya mantan Presiden BJ Habibie, ”Sukarno File” dan buku sejarah SMP-SMA yang tidak mencantunkam PKI dalam G30S. Dalam sistem “Demokrasi Paranoid” seperti di negeri ini, sudah galib sebuah opini dihadapi secara represif. Padahal konstitusi menjamin kemerdekaan mengutarakan pendapat bagi warganya. Penguasa selalu mencari langkah mudah, yaitu membreidel. Mungkin karena penguasa tak mampu melakukan counter opninion terhadap buku-buku yang dimaksud. Tapi, tidak selalu larangan Kejaksan Agung dipatuhi rakyat. Contohnya buku-buku karya Pramoedya Ananta Toer, sastrawan yang buku-bukunya paling banyak dilarang pemerintah. Meski peredarannya dilarang, toh buku-buku tersebut banyak dibaca dan diperjualbelikan secara terbuka. Tentu saja prosesnya melalui perjalanan panjang dan berliku-liku. Berikut ini daftar buku-buku yang dilarang semasa Suharto (Orde Baru), disusun berdasarkan judul buku, pengarang, kategori pelarangan: Daftar ini disusun oleh PBHI 2006. 1. Bumi Manusia (1980), Pramoedya Ananta Toer, Komunis dan Marxist 2. Anak Semua Bangsa (1981), Pramoedya Ananta Toer, Komunis dan Marxist 3. Jejak Langkah (1985), Pramoedya Ananta Toer, Komunis dan Marxist 4. Rumah Kaca (1988), Pramoedya Ananta Toer, Komunis dan Marxist 5. Arus Balik (1995); Pramoedya Ananta Toer; Komunis dan Marxist 6. Nyanyi Sunyi Seorang Bisu (1995-1996) Pramoedya Ananta Toer; Komunis dan Marxist Naskah asli berjudul “Nyanyi Tunggal Seorang Bisu”, dibuat tahun 1991 7. Di Tepi Kali Bekasi (1947); Pramoedya Ananta Toer; Komunis dan Marxist 8. Perburuan (1950); Pramoedya Ananta Toer; Komunis dan Marxist 9. Keluarga Gerilya (1950); Pramoedya Ananta Toer; Komunis dan Marxist 10. Percikan Revolusi (1950); Pramoedya Ananta Toer; Komunis dan Marxist 11. Subuh (1950); Pramoedya Ananta Toer; Komunis dan Marxist 12. Bukan Pasar Malam (1951), Pramoedya Ananta Toer Komunis, dan Marxist 13. Mereka yang Dilumpuhkan (1951) Pramoedya Ananta Toer Komunis dan Marxist 14. Cerita dari Blora (1952) Pramoedya Ananta Toer Komunis dan Marxist 15. Korupsi (1954) Pramoedya Ananta Toer Komunis dan Marxist 16. Cerita dari Jakarta (1957) Pramoedya Ananta Toer Komunis dan Marxist 17. Serat Darmogandul, Menyesatkan 18. Suluk Gatoloco, SARA dan Menyesatkan 19.. Buku Putih Perjuangan Mahasiswa Indonesia KM ITB 1979, Politis 20. Apakah Soeharto Terlibat Peristiwa PKI, Politis 21. Bayang-bayang PKI (1995), Isntitut Studi Arus Informasi disunting Stanley, Politis 22. Madame D Syuga, Porno dan SARA Buku ini dianggap mengeksploitasi tubuh Dewi Soekarno secara gamblang 23. Painting in Islam, SARA (melecehkan Islam) Secara resmi dilarang sejak tahun 1993 24. Dosa dan Penebusan Menurut Islam dan Kristen, SARA (melecehkan Islam) Secara resmi dilarang sejak tahun 1993 25. Kristus Dalam Injil dan Al Quran, SARA (melecehkan Islam) Secara resmi dilarang sejak tahun 1993 26. Mujarobat Ampuh, SARA (melecehkan Islam) Secara resmi dilarang sejak tahun 1993 27. Berhati-hati Membuat Tuduhan, SARA (melecehkan Islam) Secara resmi dilarang sejak tahun 1993 28. Menyingkap Sosok Misionaris SARA (melecehkan Islam) Secara resmi dilarang sejak tahun 1993 29. Sajian Tuntutan Tuhan pada Akhir Jaman, SARA (melecehkan Islam) Secara resmi dilarang sejak tahun 1993 30. Aurad Muhammadiyah (1994), Khadijjah Aam SARA 31. Memoar Oei Tjoe Tat (1995), Dilarang Kejaksaan Agung 32. Islamic Invation, Robert Morey 33. Di Balik Jeruji Besi, SARA (melecehkan Islam) Diterbitkan Yayasan Kalimatullah 34. Alkitabul Muqodas, SARA (melecehkan Islam) Diterbitkan Yayasan Kalimatullah 35. Kesaksian Al Quran, SARA (melecehkan Islam) Diterbitkan Yayasan Kalimatullah 36. Tuanku Rao (1967), Parlindungan
----- Pesan Asli ---- Dari: bbudiman <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: [email protected] Terkirim: Jumat, 28 Desember, 2007 8:50:09 Topik: [pelaut] Fakta sejarah - Buku Putih Senang atau tidak. Inilah fakta sejarah Pelaut Indonesia diera tahun 70an.. Kalau ada rekan rekan Pelaut yang masih ingat akan hal ini mungkin bisa sumbang cerita agar Pelaut sekarang tahu bahwa kita pernah mempunyai Buku Putih. Kenapa harus ada Buku Putih Berapa Harga yang harus kita bayar untuk mendapatkannya dll salam Budiman Korban Buku Putih ________________________________________________________ Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
