Seingat saya, jaman Colombus saja belum banyak orang mau jadi Pelaut.
Mereka takut masuk jurang karena disangka Bumi kita saat itu kaya meja
bukannya bulat kaya sekarang. Terpaksa kapten Ocol eh Colo meminta
ratu spanyol untuk mengijinkan dia membawa para tahanan kelas berat
untuk menjadi abknya. Jelas tanpa lewat BST dulu apalagi pemeriksaan
kesehatan. Yang penting mungkin ya jelas ada anggauta badan, mata ,
telinga ya sudah beres.
Makananpun dibawa yang bener bener fresh alias segar termasuk binatang
penghasil susu, telur dan apalagi ya ?
Ini sih sekedar intro aja. Dan nyatanya jaman kiwari alias sekarang
masih ada juga yang mau jadi Pelaut nggak usah pake pemeriksaan
kesehatan segala.
Tapi kok kenapa ada yang harus pakai pemeriksaan kesehatan segala sih ?
Mungkin, (ini kata saya lho) karena kita nggak berlayar sendirian.
Jadi urusan "kita" akan menjadi juga urusan orang lain. Apalagi kalau
sudah dikaitkan dengan asuransi. Merekalah yang banyak menentukan
ketatnya standard pemeriksaan yang pada dasarnya sdh diatur oleh
persyaratan minimum "bendera kapal" dan/atau standard ILO/WHO yang
saat ini di Indonesia dikenal sebagai standar Perla.
Sekian semoga bermanfaat
------------------------------------
Moderator tdk bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli
pengirim berita. Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/