Dear mbak emma trimakasih tanggapannya dan mudah2an tulisannya yg akan datang 
lebih baik sesuai harapan amien..........




________________________________
From: EMMA CHRISTIN <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, November 18, 2008 8:22:45 PM
Subject: Bls: [pelaut] Shortage Seafarer


PAK AZIS...

RENUNGAN YANG BAIK...
SAYA MEMBACA SAMPAI PELAN2 SEKALI...

ITU KARENA, SELAIN ISINYA YANG BERMUTU (MENURUT SAYA) JUGA KARENA TULISANNYA YG 
TERLALU MEPET PAK...

LAIN  KALI TOLONG DI  KASI PEMBAGIAN PARAGRAPH  YAH PAK, BIAR KAMI2 YANG 
MEMBACA BISA SANTAI, GA TERLALU SERIUS..SAMBIL MINUM2 KOPI...DAN SANDARAN DI 
KURSI SANTAI YANG EMPUKK..SEHINGGA TULISAN BAGUS BAPAK BISA TERINGAT TERUS...

-------SALAM DARI ISTRI PELAUT------ --

--- Pada Sel, 18/11/08, zais70 <[EMAIL PROTECTED] com> menulis:
Dari: zais70 <[EMAIL PROTECTED] com>
Topik: [pelaut] Shortage Seafarer
Kepada: [EMAIL PROTECTED] com
Tanggal: Selasa, 18 November, 2008, 5:24 PM

Shortage Seafarer in my opinion

Ketika mengikuti seminar tahunan di perusahaan tempat saya bekerja

muncul isyu tentang "Shortage Seafarer" tapi itu hanya isyu dan belum

ada penjelasan lebih lanjut atau bagaimana strategi perusahaan

menghadapi masalah tersebut.

Saya berfikir dan bertanya kepada diri sendiri bagian manakah diri

saya? dan kemudian dikala merenung saya tersadar akan pilihan hidup

saya dan bagaimana saya merencanakan hidup di masa depan. Memang saat

ini saya masih bagian dari "Seafarer" meskipun rencana masa depan dan

jika segalanya memungkinkan maka sayapun akan menjadi bagian dari

"Shortage"Who' s know? Dan tahukah perusahaan kapan kita akan berhenti,

Who's know? 

Apakah itu dan kemanakah mereka? ada banyak kemungkinan.

Terbukanya peluang kerja , ini dimungkinkan karena:

1.      Shipping business semakin bertambah dan akan terus berkembang

karena tidak ada business transportasi yang lebih value able dari pada

transportasi laut dan itu menyebabkan peluang kerja di darat dan di

kapal semakin bertambah dan membutuhkan lebih banyak pekerja.

2.      Pekerjaan di laut sebagai "Seafarer"tidak pernah menjadi pekerjaan

favorit atau menjadi pilihan kerja untuk seumur hidup bagi setiap

pelaut karena seatimenya terlalu lama.

Mari kita bicarakan masalah yang kedua dan mudah2an bermanfaat bagi

setiap orang yang berkaitan dengan bisnis tersebut.

Kenapa "Seafarer"tidak pernah menjadi pekerjaan favorit atau menjadi

pilihan kerja untuk seumur hidup bagi setiap pelaut?

Menurut saya pribadi hal itu terjadi karena:

Jika kita bicara pada hati kecil secara jujur maka pekerjaan

"Seafarer"bukanlah kehidupan ideal yang di idamkan oleh semua orang

tapi hal itu hanya pilihan hidup yang suatu saat akan berahir jika

kesempatan yang lain sudah mendukung, karena sebagai manusia

membutuhkan network, relationship dan sebaliknya setiap pelaut

terbatas pada kedua hal tersebut meskipun banyak biaya yang sudah

dikeluarkan untuk menjaga network dan mengembangkan jaringannya tapi

tidak lebih baik dari pada propesi kerja yang lain karena mempunyai

akses tidak terbatas dan bahkan tidak memerlukan biaya tambahan untuk

menemukan networknya, meskipun saat ini dengan teknologi hal tersebut

bisa teratasi tapi itu hanya sebagian dan sebagai manusia relationship

yang kuat adalah membutuhkan pertemuan F2F dan jika tidak maka

semuanya akan terasa bias/hambar karena kepercayaan sulit untuk

diwujudkan (Tak kenal maka tak sayang), tetapi hal itu bisa teratasi

jika saja seatime di atas kapal tidak melebihi waktu 4 bulan untuk

"senior officer" dan yang paling ideal adalah 2 bulan di atas kapal

dengan full allowance on leave maka setiap pelaut mampu mempertahankan

propesinya sampai generasi berikutnya siap untuk menggantikan,

(perkecualian untuk perusahaan yang sudah menjalankan program tersebut).

Kenapa "senior officer"? karena ini adalah key person's dan key point

dan dalam jangka waktu 5 tahun kedepan jika tidak dicermati dengan

seksama maka akan kehilangan pelaut senior officer next generation di

atas 45 tahun dan pada saat mendatang akan semakin kekurangan pelaut

kenapa ?

Mari kita bicara fakta, ada pilihan2 ketika seseorang memutuskan untuk

berhenti sebagai pelaut:

1.      Seseorang akan mengahiri karirnya jika sudah mencapai top

management/top rank dalam bidangnya karena tidak ada lagi target yang

akan dikejar. 

2.      Sesuatu yang tidak bisa dihindari bahwa pelaut senior officer pada

saat ini masih dibawah 40 Thn atau rata2 umur 35 Thn  karena generasi

diatasnya sudah memutuskan untuk berhenti dan kebutuhan akan pelaut

makin bertambah, mari kita bicara peluang pada umur tersebut seseorang

yang sudah mencapai posisi senior officer pada umur 35 thn maka

perhitungan kasar dengan penghasilan yang di dapat maka 5 - 10thn

kemudian pelaut tersebut sudah mempunyai/memenuhi kebutuhan primernya

dan bahkan sudah mempunyai modal untuk investasi, dan ahirnya pilihan

profesi kerja yang lain menjadi lebih mudah dan menarik karena beban

keuangan tidak lagi mengandalkan kepada pekerjaan yang akan di cari.

3.      Pada umur 40-an umur yang cukup produktif untuk mencari pekerjaan 

yang baru dan untuk pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya maka

pengalaman tersebut adalah cukup matang baik mencari pekerjaan lain

atau mempunyai bisnis pribadi. 

Dampak buruk.

1.      Seseorang akan mengahiri karirnya jika sudah mencapai top

management/top rank dalam bidangnya karena tidak ada lagi target yang

akan dikejar hanyalah menunggu dan menikmati penghasilan sampai

keadaan memutuskan untuk alih propesi dan untuk spirit tidak perlu

ditanyakan karena yang di jalankan hanyalah memenuhi kewajiban dan

tanggung jawab, hal lain yang bisa menjadi spirit mengembangkan

keucakapanya diatas kapal jika orang tersebut mempunyai target untuk 

dipekerjakan di perusahaanya dikantor tetapi kesempatan tersebut

sangat terbatas dan  pilihan kerja di darat pada perusahaan lain hal2

yang special tidak begitu diperlukan karena tidak ada raport pelaut

dan susah untuk dibuktikan kepada pihak ketiga tentang kelebihan

tersebut hanya pengalaman berlayar yang menjadi patokan.

2.      Setiap perusahaan yang membutuhkan pekerja untuk dipekerjakan di

kantornya pada dasarnya menginginkan pengalaman kerja yang sama dan

hal itu menjadikan pelaut lebih cepat berhenti berlayar untuk mencari

pengalaman.

3.      Bayangkan jika setiap pelaut setelah menginjak umur 40 thn keatas

memutuskan untuk berhenti berlayar maka cukupkah generasi berikutnya

untuk menggantikannya.

Buat teman-teman pelaut tulisan ini cuma sharing dan mudah-mudahan

bermanfaat bagi kita semua dan jika ingin merespon maka berikanlah

jawaban yang paling jujur sehingga menjadi nilai yang positif.

Wrote by Azis,

Bravo GPI 











____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/

[Non-text portions of this message have been removed]

    

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Moderator tdk bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli 
pengirim berita. Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke