hidup adalah pilihan....kalau mau berkarir di laut upgrade terus ijasahnya ...meski harus merayap sekalipun...saya punya kenalan ANT 1 yang berasal dari OS alias kelasi...tidak perlu saya sebut namanya..namun karena dia ada keinginan kuat maka bisa tercapai... jika gaji di perusahaan lama kecil loncat ke tempat lain namun harus tingkatkan skill english dan lainnya... sekali lagi semua itu pilihan hidup ...kita tinggal mau dimana menempatkannya masing-masing punya resiko dan benefit sendiri-sendiri. mau kerja di darat dengan UMR Rp 900 rb-1,000.000 atau kerja di kapal USD 300 -UP . jangan hanya bisa menyalahkan pihak lain (pemerintah...kpi...lembaga pendidikan...perusahaan pelayaran...agency/broker...bla--bla---bla)...tetap aja tidak akan menyelesaikan masalah... oke saatnya wake up...umur kita tidak lama rata-rata dibawah 70 th...manfaatkan maximal sisa usia anda dengan baik...ingat keluarga dirumah menunggu dengan setia. Bon Voyage
--- On Sun, 11/23/08, katamso katamso <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: katamso katamso <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: Bls: [pelaut] Shortage Seafarer To: [email protected] Date: Sunday, November 23, 2008, 4:59 AM Dan bagaimana nasib para rating? Apakah mereka akan di laut sampai mati? Ada ga pilihan hidup yang lain setelah lelah di laut? Karena ga bisa di pungkiri.... . Milist ini sering saya baca hanya membahas perwira ke atas Terus akan kemanakh kita yang sebagai rating? Apalagi yang mulai dari nol..... Tolong dong kasih solusinya bagi mereka yang rating Karena kalo boleh jujur... kita juga sebenarnya ingin seprti mereka yang selalu bisa kumpul sama keluarga di rumah Rating?jangan perwira aja yang di pikirin...mang yang bisa main internet perwira aja yaa.. jadi hanya mereka yang bisa sharing gitu???????? --- Pada Ming, 23/11/08, azis muslim <[EMAIL PROTECTED] com> menulis: Dari: azis muslim <[EMAIL PROTECTED] com> Topik: Re: Bls: [pelaut] Shortage Seafarer Kepada: [EMAIL PROTECTED] com Tanggal: Minggu, 23 November, 2008, 2:24 AM Dear mbak emma trimakasih tanggapannya dan mudah2an tulisannya yg akan datang lebih baik sesuai harapan amien....... ... ____________ _________ _________ __ From: EMMA CHRISTIN <BRAMANTYO_KU@ YAHOO.CO. ID> To: [EMAIL PROTECTED] com Sent: Tuesday, November 18, 2008 8:22:45 PM Subject: Bls: [pelaut] Shortage Seafarer PAK AZIS... RENUNGAN YANG BAIK... SAYA MEMBACA SAMPAI PELAN2 SEKALI... ITU KARENA, SELAIN ISINYA YANG BERMUTU (MENURUT SAYA) JUGA KARENA TULISANNYA YG TERLALU MEPET PAK... LAIN KALI TOLONG DI KASI PEMBAGIAN PARAGRAPH YAH PAK, BIAR KAMI2 YANG MEMBACA BISA SANTAI, GA TERLALU SERIUS..SAMBIL MINUM2 KOPI...DAN SANDARAN DI KURSI SANTAI YANG EMPUKK..SEHINGGA TULISAN BAGUS BAPAK BISA TERINGAT TERUS... -------SALAM DARI ISTRI PELAUT------ -- --- Pada Sel, 18/11/08, zais70 <[EMAIL PROTECTED] com> menulis: Dari: zais70 <[EMAIL PROTECTED] com> Topik: [pelaut] Shortage Seafarer Kepada: [EMAIL PROTECTED] com Tanggal: Selasa, 18 November, 2008, 5:24 PM Shortage Seafarer in my opinion Ketika mengikuti seminar tahunan di perusahaan tempat saya bekerja muncul isyu tentang "Shortage Seafarer" tapi itu hanya isyu dan belum ada penjelasan lebih lanjut atau bagaimana strategi perusahaan menghadapi masalah tersebut. Saya berfikir dan bertanya kepada diri sendiri bagian manakah diri saya? dan kemudian dikala merenung saya tersadar akan pilihan hidup saya dan bagaimana saya merencanakan hidup di masa depan. Memang saat ini saya masih bagian dari "Seafarer" meskipun rencana masa depan dan jika segalanya memungkinkan maka sayapun akan menjadi bagian dari "Shortage"Who' s know? Dan tahukah perusahaan kapan kita akan berhenti, Who's know? Apakah itu dan kemanakah mereka? ada banyak kemungkinan. Terbukanya peluang kerja , ini dimungkinkan karena: 1. Shipping business semakin bertambah dan akan terus berkembang karena tidak ada business transportasi yang lebih value able dari pada transportasi laut dan itu menyebabkan peluang kerja di darat dan di kapal semakin bertambah dan membutuhkan lebih banyak pekerja. 2. Pekerjaan di laut sebagai "Seafarer"tidak pernah menjadi pekerjaan favorit atau menjadi pilihan kerja untuk seumur hidup bagi setiap pelaut karena seatimenya terlalu lama. Mari kita bicarakan masalah yang kedua dan mudah2an bermanfaat bagi setiap orang yang berkaitan dengan bisnis tersebut. Kenapa "Seafarer"tidak pernah menjadi pekerjaan favorit atau menjadi pilihan kerja untuk seumur hidup bagi setiap pelaut? Menurut saya pribadi hal itu terjadi karena: Jika kita bicara pada hati kecil secara jujur maka pekerjaan "Seafarer"bukanlah kehidupan ideal yang di idamkan oleh semua orang tapi hal itu hanya pilihan hidup yang suatu saat akan berahir jika kesempatan yang lain sudah mendukung, karena sebagai manusia membutuhkan network, relationship dan sebaliknya setiap pelaut terbatas pada kedua hal tersebut meskipun banyak biaya yang sudah dikeluarkan untuk menjaga network dan mengembangkan jaringannya tapi tidak lebih baik dari pada propesi kerja yang lain karena mempunyai akses tidak terbatas dan bahkan tidak memerlukan biaya tambahan untuk menemukan networknya, meskipun saat ini dengan teknologi hal tersebut bisa teratasi tapi itu hanya sebagian dan sebagai manusia relationship yang kuat adalah membutuhkan pertemuan F2F dan jika tidak maka semuanya akan terasa bias/hambar karena kepercayaan sulit untuk diwujudkan (Tak kenal maka tak sayang), tetapi hal itu bisa teratasi jika saja seatime di atas kapal tidak melebihi waktu 4 bulan untuk "senior officer" dan yang paling ideal adalah 2 bulan di atas kapal dengan full allowance on leave maka setiap pelaut mampu mempertahankan propesinya sampai generasi berikutnya siap untuk menggantikan, (perkecualian untuk perusahaan yang sudah menjalankan program tersebut). Kenapa "senior officer"? karena ini adalah key person's dan key point dan dalam jangka waktu 5 tahun kedepan jika tidak dicermati dengan seksama maka akan kehilangan pelaut senior officer next generation di atas 45 tahun dan pada saat mendatang akan semakin kekurangan pelaut kenapa ? Mari kita bicara fakta, ada pilihan2 ketika seseorang memutuskan untuk berhenti sebagai pelaut: 1. Seseorang akan mengahiri karirnya jika sudah mencapai top management/top rank dalam bidangnya karena tidak ada lagi target yang akan dikejar. 2. Sesuatu yang tidak bisa dihindari bahwa pelaut senior officer pada saat ini masih dibawah 40 Thn atau rata2 umur 35 Thn karena generasi diatasnya sudah memutuskan untuk berhenti dan kebutuhan akan pelaut makin bertambah, mari kita bicara peluang pada umur tersebut seseorang yang sudah mencapai posisi senior officer pada umur 35 thn maka perhitungan kasar dengan penghasilan yang di dapat maka 5 - 10thn kemudian pelaut tersebut sudah mempunyai/memenuhi kebutuhan primernya dan bahkan sudah mempunyai modal untuk investasi, dan ahirnya pilihan profesi kerja yang lain menjadi lebih mudah dan menarik karena beban keuangan tidak lagi mengandalkan kepada pekerjaan yang akan di cari. 3. Pada umur 40-an umur yang cukup produktif untuk mencari pekerjaan yang baru dan untuk pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya maka pengalaman tersebut adalah cukup matang baik mencari pekerjaan lain atau mempunyai bisnis pribadi. Dampak buruk. 1. Seseorang akan mengahiri karirnya jika sudah mencapai top management/top rank dalam bidangnya karena tidak ada lagi target yang akan dikejar hanyalah menunggu dan menikmati penghasilan sampai keadaan memutuskan untuk alih propesi dan untuk spirit tidak perlu ditanyakan karena yang di jalankan hanyalah memenuhi kewajiban dan tanggung jawab, hal lain yang bisa menjadi spirit mengembangkan keucakapanya diatas kapal jika orang tersebut mempunyai target untuk dipekerjakan di perusahaanya dikantor tetapi kesempatan tersebut sangat terbatas dan pilihan kerja di darat pada perusahaan lain hal2 yang special tidak begitu diperlukan karena tidak ada raport pelaut dan susah untuk dibuktikan kepada pihak ketiga tentang kelebihan tersebut hanya pengalaman berlayar yang menjadi patokan. 2. Setiap perusahaan yang membutuhkan pekerja untuk dipekerjakan di kantornya pada dasarnya menginginkan pengalaman kerja yang sama dan hal itu menjadikan pelaut lebih cepat berhenti berlayar untuk mencari pengalaman. 3. Bayangkan jika setiap pelaut setelah menginjak umur 40 thn keatas memutuskan untuk berhenti berlayar maka cukupkah generasi berikutnya untuk menggantikannya. Buat teman-teman pelaut tulisan ini cuma sharing dan mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua dan jika ingin merespon maka berikanlah jawaban yang paling jujur sehingga menjadi nilai yang positif. Wrote by Azis, Bravo GPI ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Dapatkan alamat Email baru Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/ [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Dapatkan alamat Email baru Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/ [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Moderator tdk bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli pengirim berita. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
