aku prihatin krn pderita aids/hiv makin banyak aja... qta perlu banget tu menjaga kesehatan dan jngan malu-malu untuk bertanya... klu perlu ke dokter jangan ke mbah dukun krn yang dia tahu cuma kembang 7 rupa aja... musyrik tau... jgan menjauhi pnderitanya krn mereka butuh teman dan suport lagian mereka juga manusia dan tak perlu untuk di cerca krn tiada yang sempurna di dunia ini.
________________________________ From: eli tabiah adityas <[EMAIL PROTECTED]> To: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> Cc: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Saturday, November 29, 2008 4:43:04 PM Subject: RE: [pelaut] Re: INFO SEPUTAR HIV/AIDS Kalo nurut saya sich pencegahan yang paling murah bahkan mgkin ga perlu biaya adlh dg tidak memakai narkoba apapun bentuknya n brhubungan badan hanya dengan istri/suami sendiri. bbudiman wrote: > Logikanya sih gitu ya. Kalau mau lebih jelas bisa mengunjungi > situs > www.ypi.or.id dan banyak situs lainnya dari lsm yg peduli hiv dll > Dari pengalaman saya mengurus Pelaut 15 tahun, baru satu kasus yang > saya temui kasus HIV positip. Inipun bukan karena hasil medical check > up karena MCU yang digunakan tidak melibatkan pemeriksaan HIV. > Ybs diketahui HIV+ saat sakit dikapal. > Sejauh yang saya tahu HIV+ tidak dicover PnI > Kalau saja secara rata rata saya mengirimkan 1000 pelaut pertahun, > berarti kemungkinannya bisa dibilang sejauh ini 15 x 1000 : 1 alias > 15000 : 1 > Nggak jauh jauh amat kali ya dari keberadaan penderita HIV+ di DKI > Jakarta per Oktober 2008 dari sekitar > 10 juta penduduk ada 4000 penderita = 10.000 : 4 > Ini sih jangan dibuat perdebatan ah, ngitungnya kan kaya ngitung > jengkol. Intinya kita harus "ngeuh" alias "sadar" bahwa sang HIV+ > jelas menjadi masalah dan harus ditangani secara serius. Kita kan > istilahnya kalau Belanda belon didepan mata tenang2 aja. > ini saya kutipkan berita terakhir kompas: > Jakarta, Kompas -DKI Jakarta berada di ambang bahaya epidemi HIV/AIDS. > Jumlah pengidap HIV/AIDS bertambah dua kali lipat dalam kurun waktu > dua tahun sepuluh bulan. > Jika tidak segera dikendalikan, jumlah warga yang tertular virus > mematikan itu diperkirakan mencapai 85.460 orang pada tahun 2012. > Menurut Gubernur Fauzi Bowo, Senin (3/11) di Balaikota DKI Jakarta, > pada akhir 2005, jumlah warga yang diketahui mengidap HIV/AIDS > mencapai sekitar 1.800 orang. > Jumlah pengidap itu berlipat ganda menjadi 3.607 orang pada Oktober > 2008. "Pertambahan jumlah pengidap HIV/AIDS sampai dua kali lipat ini > sangat mengkhawatirkan. > Perlu tindakan nyata dari semua unsur masyarakat dan pemerintah untuk > menghambat pertambahan jumlah pengidap," kata Fauzi pada pembukaan > Rapat Kerja Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) DKI Jakarta. > Ketua Harian KPA DKI Jakarta Rohana Manggala mengatakan, data jumlah > pengidap HIV/ AIDS itu adalah puncak gunung es di mana jumlah pengidap > sebenarnya jauh lebih besar. > Berdasarkan perhitungan dengan model Asian Epidemic Modelling, jumlah > pengidap HIV/AIDS pada tahun 2008 sebenarnya mencapai 41.240 orang. > Apabila tidak dikendalikan, jumlah pengidap HIV/AIDS sebenarnya akan > mencapai 85.460 orang pada 2012. Jumlah itu sangat menakutkan karena > dapat lebih cepat menyebar dan menulari lebih banyak orang lagi. > Rohana mengatakan, KPA dan semua pemangku kepentingan dalam > penanggulangan penyebaran HIV/AIDS sedang menyiapkan strategi dan > langkah-langkah pencegahan agar penyakit yang menyerang sistem > kekebalan tubuh tidak menyebar terlalu cepat. > Jika langkah-langkah itu diterapkan, penyebaran HIV/ AIDS diharapkan > dapat ditekan menjadi 46.870 orang atau mencegah sekitar 38.590 orang > dari penularan baru. > Fauzi Bowo meminta agar langkah-langkah yang disepakati dalam rapat > kerja KPA dapat segera diterapkan. Semua anggota KPA diharapkan > langsung bekerja dan tidak berhenti pada seminar dan diskusi saja. > Pencegahan > Sekretaris KPA Nasional Nafsiah Mboi mengatakan, langkah yang paling > efektif untuk menekan pertambahan jumlah pengidap HIV/AIDS adalah > dengan pencegahan. > Langkah ini yang paling murah dan memiliki efektivitas paling tinggi. > Upaya pengobatan membutuhkan dana yang sangat besar dan tidak akan > mengurangi jumlah pengidap. > Sebagai gambaran, saat stok obat antiretroviral (ARV) habis, KPA > Nasional mengalokasikan Rp 1,2 miliar untuk menyediakan tiga jenis > obat ARV selama dua bulan. > Padahal, obat ARV ada sembilan jenis. Selain itu, upaya pengobatan > membutuhkan banyak dana untuk menyembuhkan penyakit infeksi ikutan dan > tes di laboratorium. > Menurut Nafsiah, penularan dengan menggunakan jarum suntik mencapai 55 > persen dari total pengidap. Penularan melalui hubungan seks dengan > waria 34 persen, dengan pekerja seks komersial (PSK) langsung atau > yang di lokalisasi mencapai 10,2 persen, dan dengan PSK tidak langsung > atau PSK yang lokasinya tidak menetap 5,7 persen. > Dengan diketahuinya pola penularan HIV/AIDS, KPA harus lebih proaktif > untuk mengampanyekan penggunaan kondom untuk setiap hubungan seks yang > berisiko. > Komunitas pengguna narkoba dengan jarum suntik juga harus lebih sering > dijangkau agar mereka tidak menggunakan jarum secara bergantian. > Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Jakarta Pusat > Hakim Siregar mengatakan, temuan kasus orang terinfeksi HIV/AIDS di > Jakarta Pusat merupakan yang paling tinggi di DKI Jakarta. > Namun, demi alasan keamanan pasien, jumlah totalnya tidak > dipublikasikan. "Selain penderita warga lokal, kami juga mewaspadai > banyaknya warga negara asing. Dari beberapa kasus yang terungkap, > mereka terlibat dalam perdagangan narkoba dan pengguna potensial > pekerja seks komersial," kata Hakim. > ----------nnnn- --------- ------- > semoga bermanfaat > klender, jumat subuh 28 nop 2008 > --- In [EMAIL PROTECTED] com , eli tabiah adityas <[EMAIL PROTECTED] ..> > wrote: >> >> Apakah darah orang yg terinfeksi HIV bisa lgsg terdeteksi dg tes darah? >> Mgkn saya yg salah penafsiran bahwa darah yg terinfeksi HIV baru > bisa terdeteksi stlh 4~6 th sejak terinfeksi. >> Jadi, kalo sekarang terinfeksi, 4~6 th kmudian baru bisa terdeteksi > dg tes darah. >> Kalo waktu tes darah dinyatakan +HIV, artinya sudah terinfeksi 4~6 > th lalu. >> Gimana? >> >> salam >> elite >> >> bbudiman wrote: >> > INFO SEPUTAR HIV/AIDS >> > HIV, yang merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus > adalah >> > virus penyebab AIDS. >> > * HIV terdapat didalam cairan tubuh seseorang yang telah >> > terinfeksi seperti didalam darah, air mani atau cairan vagina. >> > * Sebelum HIV berubah menjadi AIDS, penderitanya akan terlihat >> > sehat dalam waktu kira-kira 5 � 10 tahun. >> > * Walaupun tampak sehat, mereka dapat menularkan HIV pada orang >> > lain melalui hubungan seks yang tidak aman, transfusi darah atau >> > pemakaian jarum suntik secara bergantian. >> > AIDS, yang merupakan kependekan dari Acquired Immune Deficiency >> > Syndrome adalah kimpulan berbagai gejala menurunnya kekebalan tubuh >> > yang disebabkan oleh HIV. >> > * Orang yang mengidap AIDS amat mudah tertular oleh berbagai macam >> > penyakit, karena sistem kekebalan didalam tubuhnya telah menurun. >> > * Sampai sekarang belum ada obat yang dapat menyembuhkan AIDS. >> > * Agar dapat terhindar dari HIV/AIDS, anda harus tahu bagaimana >> > cara penularan dan pencegahannya. >> > HIV dapat ditularkan melalui 3 cara yaitu : >> > Hubungan seks (anal, oral, vaginal) yang tidak terlindung dengan > orang >> > yang telah terinfeksi HIV. >> > Penggunaan jarum suntik secara bergantian. >> > Ibu hamil mengidap HIV kepada bayi yang dikandungnya. >> > * HIV tidak ditularkan melalui jabatan tangan, sentuhan, ciuman, >> > pelukan, menggunakan peralatan makan/minum, gigitan nyamuk, memakai >> > jamban yang sama atau tinggal serumah. >> > * Biasanya tidak ada gejala khusus pada orang-orang yang >> > terinfeksi oleh HIV dalam waktu 5 sampai 10 tahun. Setelah itu, AIDS >> > mulai berkembang dan menunjukkan tanda-tanda atau gejala-gejala >> > seperti berikut : >> > o Kehilangan berat badan secara drastis. >> > o Diare yang berkelanjutan. >> > o Pembengkakan pada leher dan/atau ketiak. >> > o Batuk terus menerus. >> > Tes HIV >> > Hanya melalui penglihatan tidak dapat diketahui apakah seseorang > sudah >> > terinfeksi HIV atau tidak karena pada kenyataannya, pengidap HIV >> > umumnya terlihat sangat sehat. Satu-satunya cara untuk mengetahiu hal >> > ini adalah melalui tes darah HIV. >> > Tes ini harus memenuhi beberapa persyaratan yaitu : >> > Bersifat rahasia >> > Atas persetujuan dari orang yang akan di tes >> > Bersifat sukarela atau tidak boleh dipaksa >> > Disertai dengan konseling >> > ------------ - semoga bermanfaat ------------ ------ >> > artikel diatas diambil dari: >> > http://www.depkes. go.id/index. php?option= articles& > task=viewarticle &artid=156& Itemid=3 >> > >> > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Moderator tdk bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli pengirim berita. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
