Salam bos moderator,
Meski jauh dari topik utama milist ini...namun menarik juga untuk
sekedar disimak....
Siapa tahu ada yg sakit hati krn ga terima dgn sindiran dari email
dibawah berarti "dia masih hidup"
dapat ngutil dari milist tetangga...
please enjoy email di akhir pekan
Abdul Kadir
1st World FSRU Golar Spirit
@ brasillia
muhammad rifai wrote:
>
> Sebenernya
> nggak rancu juga… yang saya baca, pemerintah kuwait mau memaksa semua
> perawat
> pulang ke Indonesia dengan alasan ijazah tidak bisa diverifikasi dan
> ini baru
> proses… karena masih proses, maka status jadi menggantung… ya… hold dulu
> semuanya… seperti persidangan kasus, kalau masih disidangkan ya mesti
> selesai
> sidang dulu meski terdakwa bilang… ya udah lah… hukum saja saya… ya mesti
> tunggu palu diketokkan tho…
> Yang saya sedihkan itu mengapa hal-hal semacam ini selalu
> saja terjadi… masih ingat kasus
> pencekalan maskapai kita ke eropa yang konon katanya kurang sigapnya kita
> menjawab surat dari uni eropa…. Telat… telat… (… kalau yang telat
> adalah boss…
> katanya karena bossnya telaten, lantas pantas jadi teladan …)
> Saya melihatnya ini adalah hasil korupsi yang mengakar… yang
> penting adalah uang, maka kalau ada sesuatu disertai pelicin….
> Jalannya seperti
> roket…sebaliknya, bagaimanapun pentingnya atau mendesaknya sesuatu tanpa
> pelicin, ya mandeg…
> Yang ada dikepala saya, surat-surat dari pemerintah sahabat
> tersebut terbang diantar pak pos, meski sudah dicap penting, urgent,
> dari boss
> tapi tanpa ada lampiran uang… terus diterima penjaga front office, …
> seharian
> surat itu tertumpuk di meja, semuanya ada sekitar 25 surat… dipilah
> pilih, yang
> ada lampiran 5 bendel distamp puenting banget… hari itu juga dianter
> ke big
> boss langsung… tidak lupa satu bendel masuk kantong… beberapa ada yang
> melampirkan 1 bendel… itu akan diantar esok hari… yang nggak ada
> pelicin… ntar
> aja… biar sekalian numpuk sama yang lain, barengan biar efektif, atau biar
> kelihatan banyak kerja…. Dua hari setelah itu, surat dari Kuwait
> mampir ke meja
> kedua… perlakuan sama… lalu ke meja ketiga… pejabat yang sudah agak boss…
> sambil nyruput wedang kopi, baca Koran lap lap lap.. Koran ditutup
> ditaruh di
> meja (padahal berita tentang surat yang nggak dibalas dari
> departemennya ada di
> halaman 13, tapi terlewat karena ternyata bapak pejabat ini Cuma lihat
> gossip dan
> head line)… setelah cukup baca Koran, buka computer baca e-mail… baru deh
> nyadar kalau ada kasus, diambil lagi deh itu Koran.. sembari bawa
> Koran, datang
> beliau ini ke anak buah… gubrak…. Marah marahlah beliau…. Mana itu
> surat…. Mana
> itu surat…jangan sampai terulang!!! Untung belum terlambat, besok para
> manajer
> ngumpul untuk bahas ini…… nggak ada yang berani ngomong… padahal surat itu
> sudah ngendon 2 hari di mejanya….. keesokan harinya, hari yang cerah,
> datanglah
> pengusaha kaya hendak menawarkan proyek, karena masih rencana maka
> pengusaha
> mengajaknya membicarakan proyek di restoran… lupa deh masalah yang
> kemarin…
> Sebulan kemudian datang lagi pak pos membawa surat, ada
> tulisan urgent lagi, karena kebiasaan yang mengharuskan ada uang
> pelicin agar
> surat bias dikategorikan bener bener urgent… ya terjadi lagi deh…
> Tahun berikutnya datang lagi surat yang sama… meski bossnya
> sudah diganti, karyawan juga udah beda… ternyata budaya nyogok masih
> saja ada…
> Apa ya pemerintah Kuwait mesti nganter sendiri suratnya
> sambil bawa uang sogokan… cape dech……
>
>
------------------------------------
Moderator tdk bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli
pengirim berita. Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[email protected]
mailto:[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/