Obat Alternatif Radang Gusi

Peneliti dari Fakultas Kedokteran gigi, Universitas Indonesia (FKG-UI), Lies 
Zubardiah M. Qosim, menemukan obat alternatif baru yang berasal dari daun 
"Lawsonia inermis Linnaeus" atau dikenal sebagai daun inai atau henna sebagai 
obat alternatif untuk radang gusi.

Lies Zubardiah, dalam keterangan persnya mengatakan, penelitian ini membuktikan 
peranan daun Lawsonia inermis Linnaeus atau dikenal sebagai daun inai atau 
henna yang oleh masyarakat pedesaan tertentu di Indonesia sering digunakan 
sebagai obat penyembuh luka kulit di badan. 

Ia menjelaskan penelitian obat mulut alternatif ini menggunakan berbagai macam 
pengujian, seperti uji fitokimia, uji antibakteri terhadap "Streptococcus 
sanguinis", uji toksisitas akut, uji sitotoksisitas, uji penyembuhan gingivitis 
pada hewan coba dan manusia, serta uji penyerapan warna pada gigi. 

Hasil penelitian itu ditemukan bahwa daun hena yang mengandung golongan senyawa 
antibakteri, seperti flavonoid, minyak atsiri, saponin, steroid, triterpen, dan 
tanin, yang terbukti ampuh melawan bakteri S. sanguinis, dapat menurunkan 
konsentrasi plak, tidak bersifat toksit pada manusia, dan menyembuhkan 
gingivitis. 

Hasil penelitian yang sedang dalam proses Hak atas Kekayaaan atas Intelektual 
(HAKI) ini, merupakan salah satu bentuk obat alternatif yang lebih aman untuk 
pengobatan radang gusi pada anak- anak dan dewasa. 

Seperti diketahui, salah satu jenis gangguan kesehatan pada gigi dan mulut 
adalah gingivitis (radang gusi). Gingivitis adalah jenis penyakit periodontal 
yang paling sering ditemukan pada 80 persen anak usia 11-13 tahun di 
negara-negara berkembang dan bersifat kronis. 

Jika dibiarkan berlanjut, gingivitis dapat menjadi periodontitis (peradangan 
jaringan penyangga gigi), sehingga gigi menjadi goyang dan mudah lepas. Faktor 
etiologi utama gingivitis adalah plak bakteri, yang mampu merusak jaringan 
penyangga gigi dimulai dengan kerusakan pada gingiva (gusi). 

"Streptococcus sanguinis" merupakan salah satu bakteri yang paling banyak 
dijumpai di dalam plak. Plak melekat erat pada gigi dan hanya dapat dihilangkan 
melalui pembersihan dengan sikat gigi dan alat pembersih interdental. Senyawa 
yang bersifat antibakteri dibutuhkan untuk membantu menghilangkan peradangan.




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

1.      Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas 
asli pengirim berita.
2.       ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke