Salam pelaut,
Salam juga buat senior sy Pak akbar saleh...munas KPI pernah dibikin grup di 
facebook, bisa di search di facebook, atau add facebook saya 
[email protected], kemudian seach di grup yg saya ikuti. Munas 
terakhir masih memilih presiden KPI periode kemarin untuk memimpin KPI.
TrimakasihSalam HangatBedjan 37

To: [email protected]
From: [email protected]
Date: Sun, 10 Oct 2010 02:02:10 +0000
Subject: Re: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia.


















 



  


    
      
      
      Salam sejahtera , mengamati posting masa depan KPI sy ex pelaut ber 
ijasah terakhir MPB 1 dan gantung ijasah thn 90 dan pernah berkiprah selama 
lebih 10 thn di organisasi  GAFEKSI dengan jabatan teringgi Wakli Ketua Umum. 
saya baru beberapa minggu  bergabung di milist ini dan sangat miris membaca 
bbrp posting yg merugikan pelaut baik off atau rating di zalimi oleh para 
avonturier berkedok agent dll pertanyaan saya dimanakah KPI apa yg KPI lakukan 
untuk pelaut ,sebagai sarana pressure ke institusi terkait KPI hrsnya bisa 
berperan lebih jauh , mau tanya kapan KPI munas terakhir dan siapa pengurusnya 
sekarang, saya berharap bisa berbuat sesuatu untuk rekan2 pelaut .  Wassalam.   
 Akbar saleh, P3B angk IV


Sent from my BlackBerry®


powered by Sinyal Kuat INDOSAT





-----Original Message-----


From: Mohammad Khoiruddin <[email protected]>


Sender: [email protected]


Date: Sat, 9 Oct 2010 19:48:21 


To: <[email protected]>


Reply-To: [email protected]


Subject: Re: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia.





Dear Popeye


Dalam era full reformasi boleh boleh saya rating memimpin sebuah organisasi.


Yang terpenting bagaimana memberi kepercayaan dan memajukan suatu organisasi


KPI,memngayomi,melindungi dan memberi perlindungan di bawah payung hukum di 
Indo nesia.Syukur 2 KPI bisa mencarikan cannel kerja di dalam maupun di luar 
negeri.....


Seperti di philipina contohnya KPI philipina bisa memback up company bila ada 
masalah terhadap crew'snya.Kalau memang tugas berat ini bisa di emban Rating 
yaaaa monggo ... lanjutkan....saya mendukung dan berdoa agar ke depan KPI punya 
taring di Indonesia. Jangan hanya sebagai simbul saja atau parahnya sebagai 
tempat tongkrongan para penganggur pelaut.....





--- Pada Sab, 9/10/10, Daniel kanhau <[email protected]> menulis:





Dari: Daniel kanhau <[email protected]>


Judul: Re: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia.


Kepada: [email protected]


Tanggal: Sabtu, 9 Oktober, 2010, 9:47 AM























 











  








    


      


      


      Baru oom tau ya yang pemimpin di KPI bekas oiler kacian











________________________________





From: Nasruddin Hamid <[email protected]>





To: [email protected]





Sent: Sat, October 9, 2010 9:50:59 AM





Subject: Re: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia.











Dear All,





Disini sy cuma ingin berkomentar sesuai dgn kenyataan yg ada tdk pro dgn rating 





ataupun perwira sesuai dgn kenyataan yg ada KPI kita memang bisa dikatakan krg 





aktif di banding dgn Kesatuan Pelaut di negara2 lain bahkan byk mslh pelaut2 





indonesia yg tdk bisa di tangani oleh KPI mlh bukan sedikit Pelaut Indonesia 





saat ini lbh memilih meminta bantuan atau melaporkan masalahnya kepada ITF jd 





suatu tugas yg besar yg hrs dilakukan untuk KPI kita untuk lbh aktif dan 
tanggap 











dlm menghadapi dan membantu menyelesaikan segala masalah yg di hadapi oleh 





Pelaut2 Indonesia.











Bravo Pelaut Indonesia.











________________________________





From: "[email protected]" <[email protected]>





To: [email protected]; [email protected]





Sent: Sat, October 9, 2010 8:26:03 AM





Subject: Re: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia.











kenapa di pimpin oleh mantan oiler kayak yg bapak bilang???itu namax bpk udh 





anggap sepele sama kami2 yg rating ini.anda sepertix mulai menciptakan celah 





antara perwira n rating.perlu bpk ketahui utk mencapai perubahan itu kita hrs 





bersatu.jgn lihat perwira atau rating.klu pun rating yg terpilih jadi 





pengurus,bpk sbg perwira yg katakanlah bpk ini mgkn ANT/ATT I hrs memberikan 





masukan,dukungan agar supaya yg kita inginkan tercapai.satu poin utk bpk,jgn 





pernah anggap remeh sama bawahan.anda harus tahu itu,anda perwira.terimakasih





Sent from my BlackBerry® smartphone from du











-----Original Message-----





From: "almajusi999" <[email protected]>





Sender: [email protected]





Date: Fri, 08 Oct 2010 14:44:41 





To: <[email protected]>





Reply-To: [email protected]





Subject: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia.











Saya ingin mengajak rekan2 untuk berpikir tentang masa depan Kesatuan Pelaut 





Indonesia yang oleh Pemerintah diakui sebagai trade union resmi pelaut 
Indonesia 











tapi dalam kenyataannya hanya berbuat sangat minim buat kesejahteraan pelaut.





Kalau di dunia penerbangan terjadi kecelakaan pesawat sampai Captain Marwoto 





Komar ditahan polisi, persatuan pilot langsung bereaksi sangat keras sehingga 





akhirnya Mahkamah Agung pun memutus perkara kecelakaan penerbangan di luar 





wewenang peradilan umum dan membebaskan sang pilot.





Nah bagaimana di dunia pelayaran ? padahal di dunia pelayaran sedari dulu sudah 





ada Mahkamah Pelayaran ?. Sudah banyak Captain pelayaran niaga yang dipenjara 





karena kapalnya mengalami musibah, tapi Kesatuan Pelaut Indonesia boro2 mau 





mengurus mereka, yang terjadi adalah diam seribu bahasa !.





Saya bukan mau membangkitkan feodalisme, tapi dalam organisasi atau paguyuban 





pelaut ini lha mbok harusnya kita bisa membawa diri dalam hiarki kesenioran. 





Yang terjadi sekarang ini pimpinan Kesatuan Pelaut Indonesia digenggam kuat2 





oleh seorang yang tidak pernah menjadi perwira alias officer. Bayangkan dalam 





Kesatuan Pelaut Indonesia banyak sekian ANT-I/MPB-I, ATT-I/AMK-C, tapi didikte 





oleh seorang mantan oiler !. Pantas saja Kesatuan Pelaut Indonesia kagak ada 





nyali buat naik-naik sampai ke Sekretariat Negara dan Mahkamah Agung buat 





membela nasib para pelaut, lha wong bekas oiler, dibentak sama petugas pos jaga 





saja langsung balik kanan !.





Saya bukan bermaksud menghina profesi oiler atau ABK lain, tapi ini memang 





kenyataan, kalau anda menghadap resmi ke suatu kantor Pemerintah, posisi anda 





sebagai seorang Captain Polan, Master Mariner ANT-I, MBA, Letkol Wamil Purn., 





tentu akan sangat berlainan dengan posisi anda sebagai Tuan Polan, mantan koki 





Holland American Lines.





Ini realitas yang tidak bisa dipungkiri, dan di mana saja masalah hiarki ini 





dengan imbas2 sosialnya akan selalu ada.





Aneh tapi nyata, sepertinya di Kesatuan Pelaut Indonesia tidak ada anggotanya 





yang perwira ! Padahal di situ banyak yang Captain ANT-I/MPB-I yang sekaligus 





pernah jadi Pamen Wamil di TNI-AL pula, tapi yang mimpin organisasi malah 
mantan 











oiler.





Kalau di Singapore organisasi officer dengan ABK dipisah. Di kita boleh2 saja 





disatukan, tapi hendaknya yang duduk dalam kepemimpinan pandai2 menempatkan 





dirilah di mana posisi kita seharusnya!.





Bukan untuk apa2, tapi demi kemajuan organisasi dan kesejahteraan pelaut 
beserta 











keluarganya. 











[Non-text portions of this message have been removed]











------------------------------------











1.    Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas 





asli pengirim berita.





2.    ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.





Yahoo! Groups Links











[Non-text portions of this message have been removed]











[Non-text portions of this message have been removed]

















    


     





    


    








 











  























[Non-text portions of this message have been removed]










[Non-text portions of this message have been removed]






    
     

    
    






                                          

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

1.      Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas 
asli pengirim berita.
2.       ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke