بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ Sama Sama Pak
Manusia Bertanya : Kenapa aku diuji ? Qur'an Menjawab : Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:" Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? (Al-Ankabuut : 2). Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang2 sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang2 yang dusta. (Al-Ankabuut : 3) Manusia Bertanya : Kenapa aku tidak diuji saja dengan hal-hal yang baik ? Qur'an Menjawab : .... boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Al-Baqarah : 216) Manusia Bertanya : Kenapa aku diberi ujian seberat ini? Qur'an Menjawab : Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ... (Al-Baqarah : 286) Manusia Bertanya : Bolehkah aku frustrasi ? Qur'an Menjawab : Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya) , jika kamu orang-orang yang beriman. (Ali Imraan : 139) Manusia Bertanya : Bolehkah aku berputus asa ? Qur'an Menjawab : .....dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir. (Yusuf : 87) Manusia Bertanya : Bagaimana cara menghadapi ujian hidup ini? Qur'an Menjawab : Hai orang2 yg beriman, bersabarlah kamu & kuatkanlah kesabaranmu & tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) & bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung. (Ali Imraan : 200) Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'. (Al-Baqarah : 45) Manusia Bertanya : Bagaimana menguatkan hatiku? Qur'an Menjawab : ..Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal.. . (At-Taubah : 129) -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Sun, 29 Jul 2012 18:31:39 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [pelaut] Kontemplasi Terimakasih buat ikhwan abu bahri... Semoga kita para pelaut senantiasa menjadikan RASULULLAH.SAW sebagai panutan dalam menjalani kehidupan yg penuh cobaan ini... Salam Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "AbuBahri" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 29 Jul 2012 15:11:38 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [pelaut] Kontemplasi بسم الله الرحمن الرحيم. Sahl bin Sa'ad menuturkan, "Jibril pernah datang menemui Nabi seraya berkata, "Hai Muhammad! Hiduplah sesukamu, sesungguhnya kematian pasti akan menjemputmu. Cintailah siapa saja yang engkau senangi, sesungguhnya engkau pasti akan berpisah dengannya. Dan beramallah semaumu, sesungguhnya engkau akan menuai balasannya". Kemudian Jibril berpesan, "Hai Muhammad, kemuliaan seorang Mukmin terletak pada shalat malam dan kehormatannya adalah pada saat ia tak lagi bergantung pada manusia." (HR. Thabrani dan dinilai hasan oleh Syaikh al-Albâni dalam silsilah ahâdîtsis shahîhah, no. 831). -----Original Message----- From: "bbudiman" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 29 Jul 2012 14:35:17 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [pelaut] Kontemplasi Kontemplasi November 18, 2009 in Life Saya nyaris tidak pernah meditasi. Tapi sering kontemplasi. Karena menurut saya kontemplasi itu maha penting. Untuk mencegah kita hidup terlalu menuruti kebiasaan (habits). Konon meditasi itu banyak menolong. Tapi saran orang, meditasi itu perlu mengosongkan pikiran. Dan saya selalu kesulitan mengosongkan pikiran. Jadi susah. Maka saya mengganti meditasi dengan doa dan kontemplasi. Kontemplasi itu mirip dengan meditasi tapi tidak sepenuhnya mengosongkan pikiran. Kontemplasi lebih pada merasakan kehadiran Tuhan, memikirkan dan merenungkan konsep kehidupan. Mengevaluasi diri. Menghayati jalannya hidup kita. Sebenarnya saya sudah lama dengar konsep kontemplasi. Tapi baru belakangan saya menyadari kebutuhan saya akan kontemplasi ini. Ceritanya, saya baru sadar betapa kita hidup sering seperti robot. Menjalankan algoritma. Menjalankan kebiasaan. Habits. Saya ambil contoh, bertahun-tahun saya selalu mengambil rute yang sama dari rumah ke kampus dan kembalinya. Selalu rute itu. Dulu sebelum ada jalan layang, rute saya selalu dari Gunung Batu, ke terusan Pasteur, Wastukencana, Tamansari, Kebon Binatang dan belok ke Ganesha. Kembali nya juga lewat rute yang sama. Sampai suatu hari saya memutuskan untuk pulang lewat Siliwangi, Cipaganti, Cemara, Karang Setra, Setrasari, Surya Sumantri, baru ke Gunung Batu. Dan rute ini sering lebih lancar ketimbang macet di Tamansari bawah. Saya masih ingat perasaan saya waktu ganti rute, seakan-akan saya pindah kota. Lebih segar. Ternyata ada banyak sekali yang kita lakukan itu adalah kebiasaan. Habits. Tidak mikir lagi. Tidak ada evaluasi. Seperti robot. Memang semua habits itu banyak berguna. Kita bisa cepat melakukan sesuatu. Tidak pusing. Tanpa mikir. Dan sudah terlatih. Tapi habits itu bisa membuat kita terjebak, tidak maju, merasa stagnan, dan bahkan seakan-akan hidup tanpa kemajuan. Jalan keluarnya adalah kontemplasi. Melalui kontemplasi, kita merenungkan siapa kita, apa panggilan hidup kita, apa sebenarnya dunia ini, apa kedudukan kita di dunia ini. Melalui kontemplasi, saya bisa bebas mempersoalkan semua kepercayaan dan asumsi saya mengenai hidup ini. Melalui kontemplasi, saya bisa mengenali semua yang menghantui hidup saya, dan mencari jalan untuk mengusir hantu-hantu itu. Melalui kontemplasi, saya bisa membangun penerimaan dan citra diri yang lebih mulia. Melalui kontemplasi, saya bisa memilih jalan-jalan baru yang ingin saya tempuh. Melalui kontemplasi, saya menyadari betapa beruntungnya saya, betapa banyak berkat saya. Kontemplasi ini menghasilkan hal-hal yang istimewa dan ajaib dalam kehidupan kita. Jadi kalau anda merasa hidup anda sesak, lumpuh, tidak menarik, tidak berkembang, tidak ada kemajuan, maka anda sedang terjebak dalam hidup dari kebiasaan, hidup otomatis, hidup robotik. Saya ingin mengajak anda untuk melakukan kontemplasi setiap hari. Merenungkan apa hakekat hidup anda. Maka hidup anda akan berkembang dan menyenangkan… http://azrl.wordpress.com/2009/11/18/kontemplasi/ [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ 1. Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli pengirim berita. 2. ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
