Tiba-tiba Nia Andina Berubah Jadi Laki-laki
   
  Nia yang dilahirkan sebagai perempuan (lihat foto) sekarang berubah menjadi 
Nizar yang berkelamin laki-laki.
  /
   Selasa, 9 September 2008 | 07:22 WIB
  TANGERANG, SELASA - Hari ke-4 puasa Ramadhan, Kamis (4/9) lalu, tampaknya 
menjadi hari bersejarah bagi Nia Andina (14). ABG (anak baru gede) yang 
terlahir sebagai perempuan ini kaget karena tiba-tiba ada yang menonjol pada 
alat kelaminnya seperti alat kelamin laki-laki.

  Hari itu, seusai berbuka puasa, tanpa sebab yang dia tahu, tiba-tiba ada 
perubahan drastis pada alat kelamin di tubuhnya. Saat itu, Nia hendak berangkat 
shalat tarawih. Karena ada perubahan pada alat kelamin tersebut, dia bingung 
apakah harus bergabung dengan jemaah laki-laki atau jemaah perempuan. Juga 
apakah dia harus menggunakan mukenah atau baju koko dan bersarung.

  Akhirnya Nia memutuskan tidak berangkat shalat tarawih di masjid kampungnya, 
Jalan Maulana Hasanudin RT 02 RW 02 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan 
Cipondoh, Tangerang.

  Sukarsih, bibi Nia, penasaran ketika mengetahui keponakannya itu tidak 
tarawih. Sukarsih lantas menanyakan alasan anak bungsu dari pasangan Guntur 
Gunawan (48) dan Neneng Rohayatin (45) itu tidak tarawih.

  "Saya bingung mau tarawih di masjid bareng ibu-ibu atau sama bapak-bapak," 
tutur Nia kepada Sukarsih. "Memangnya kenapa?" tanya sang bibi. "Saya punya 
(maaf) titit," jawab Nia, seraya meminta sang bibi untuk tidak mengungkapkan 
pembicaraan itu kepada orangtuanya.

  Sukarsih yang mendengar jawaban tersebut heran dan tidak percaya. Apalagi 
Sukarsih sering memandikan Nia saat dia kecil, dan yakin keponakannya itu 
perempuan.

  Hanya saja, sempat terbersit tanda tanya di benak Sukarsih ketika melihat 
tingkah laku keponakannya itu yang lebih suka bermain sepak bola atau dolanan 
dengan anak lelaki lainnya.

  Keesokan harinya, karena penasaran, Sukarsih membawa Nia ke Puskesmas 
Cipondoh, Tangerang, untuk diperiksa. Hasil diagnosa sementara, Nia dinyatakan 
laki-laki. Namun, puskesmas menganjurkan Nia diperiksa lebih lanjut ke RSUD 
Tangerang. RSUD Tangerang pun memberikan hasil diagnosa yang sama. Untuk lebih 
menguatkan observasinya, RSUD merekomendasikan Nia diperiksa di Rumah Sakit 
Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

  Di RSCM,  kelamin Nia di-USG. Hasil pemeriksaan, Sabtu (6/9), menyebutkan 
bahwa Nia memiliki penis sepanjang 3 cm, testis positif dengan volume 6 ml.
  Namun, saat Sukarsih meminta RSCM mengeluarkan surat pernyataan jenis kelamin 
Nia adalah laki-laki, pihak rumah sakit menyatakan bahwa untuk itu harus 
dilakukan pemeriksaan kromosom yang memakan biaya sekitar Rp 2,5 juta.

  Karena keterbatasan biaya, akhirnya keluarga memutuskan menunda pemeriksaan. 
"Dari mana kami dapat uang sebanyak itu?" tanya Sukarsih. Kendati demikian, 
yakin dengan hasil USG yang menyebutkan jenis kelamin Nia adalah laki-laki, 
oleh orangtuanya Nia lantas dibawa ke tukang sunat H Samui di desa setempat 
pada Sabtu (6/9) itu juga. Nia dikhitan.

  Selain itu, Nia juga dibawa ke seorang tokoh agama setempat, H Syahroni. 
Sejak saat itu, nama Nia Andina pun diganti oleh ustadz H Syahroni dengan nama 
baru, yaitu Nizar Ramadhan.

  Tak pelak berita tentang perempuan berubah menjadi laki-laki segera tersebar 
luas. Warga Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Tangerang, pun 
geger. Ada yang kaget, terkagum-kagum, dan banyak pula yang tidak percaya 
terhadap perubahan yang dialami Nia.

  Namun, bagi Nia sendiri, kejadian tersebut dianggapnya sebagai anugerah. 
Sebab, Nia yang sudah dianggap wanita sejak dilahirkan, memang lebih senang 
bermain dengan laki-laki. Nia yang sejak kecil selalu mengenakan jilbab saat 
bersekolah juga merasa lebih menyatu jika berkumpul bersama teman-temannya yang 
lelaki. "Saya justru tidak sreg berada di antara teman-teman perempuan," aku 
Nia.

  Nia dilahirkan 14 tahun silam di Cirebon dari rahim Neneng Rohayatin, dengan  
bantuan seorang bidan desa. Saat lahir, bentuk alat kelaminnya seperti alat 
kelamin anak perempuan pada umumnya. Tak terlihat tanda-tanda dia berkelamin 
ganda. 
  Namun, seiring dengan pertambahan usia dan pertumbuhan fisiknya, Nia ternyata 
lebih suka bermain dengan anak-anak lelaki. Meski dalam data diri di rapor 
sekolahnya jelas disebut sebagai perempuan, perilaku Nia tomboi. Kendati 
demikian, sejauh itu dia tak merasakan ada hal yang aneh.

  Dengan jenis kelamin dan nama baru, orangtua Nia (yang kini jadi Nizar 
Ramadhan) memutuskan memindahkan sekolah anaknya dari SMP Muhammadiyah 4 
Cipondoh. Siswa kelas III SMP itu kini sekolah di lingkungan Pondok Pesantren 
Al-Mubarok, Cipondoh. (warkot)

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"Guyon Yuk !!" group.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED]
For more options, visit this group at 
http://groups.google.com/group/pelawak?hl=en
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<image/jpeg>>

<<image/gif>>

Kirim email ke