Bro Darmawan,
Kalau soal minta PENDAPAT (comment)saya ttg si Paidjo
yg malang itu, saya bisa kasih sekarung (banyak). Tapi
kalau diminta PENDAPATAN (money) saya, saya pikir2
dulu dan mendingan saya purak2 tak membaca email bro
ini.
Kalau si Paidjo merasa hidupnya "berat", mendingan dia
ikut program Transmigrasi saja. Pemerintah akan
memberikan Tanah dua hektar, modal dan bibit hewan dan
tanaman utk si Paidjo. Nah biarkan si Paidjo
mengolahnya sendiri.
Kalo dibuka lapangan pekerjaan baru utk mereka, saya
kurang setuju. How delicious they are (Enak sekali
mereka). Bersaing dong mas Paidjo.
Terkecuali si Paidjo di modali utk buka usaha?, itupun
belum tentu sbg solusi. Soalnya sayapun butuh juga
modal utk buka usaha.
Jadi Pendapat saya adalah ikut Program Transmigrasi.

Trims,
Rgds.

--- george william <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> setelah membaca memang susah betul nasib negara kita
> saaat ini
> tapi kalau kita lihat, harga bbm dunia jg naik,
> tadi saya sempat hitung harga bbm di US dan
> Indonesia
> harga premium di indonesia itu senilai 6000,oo
> rupiah
> klo di US sekitar 11000,oo rupiah.
> kalau di lihat, negara sudah memsubsidi sekitar 4000
> rupiah
> daripada di kasih melalui blt, knapa tidak membuka
> lapangan pekerjaan 
> baru saja?!
> betul tidak kaka2??
> kalau misalnya 1 hari negra bisa memsubsidi sekitar
> 500.juta, 
> alangkah lebih baik digunakan untuk bikin usaha
> baru?!
> 
> terima kasih...
> 
> =)
> 
> 
> --- In [email protected], "Darmawan
> Triosa" 
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Paidjo adalah seorang petani beranak satu dan
> beristri satu. 
> penghasilannya sebulan hanya rp 1.000.000(baca
> cetiaw) dari 
> penghasilan yang cetiaw itu paidjo harus membeli
> sembako(beras,lauk 
> pauk dll) sekitar rp.700.000 agar dapurnya tetap
> ber-asap. Sisanya 
> yang rp.300.000 untuk keperluan bayar kontrakan,
> bayar listrik,air 
> transportasi anak nya sekolah, dll.
> > menu harian Paidjo dari anggaran yang rp.700.000
> ribu sebulan masih 
> bisa kebeli 25 kg beras, lauk pauk tahu tempe minyak
> goreng,sabun dll.
> > 
> > Hati Paidjo berbunga bunga tatkala namanya
> tercantum dalam daftar 
> penerima BLT(bantuan langsung Tunai) dengan asumsi
> penghasilan 
> menjadi rp. 1.100 000( rp 1,000.000 + rp.100.000)
> karena pemerintah 
> akan menaikan BBM dan sebagai kompensasinya paidjo
> mendapat perbaikan 
> likwiditas rp 100.000 dari pemerintah.tiap tiap
> bulan selama tiga 
> bulan
> > Pemerintah mengatakan Paidjo akan diuntungkan
> dengan adanya 
> kenaikan BBM.
> > Setelah BBm dinaikan Blt dibagikan si Paidjo
> pusing tujuh 
> keliling,pasalnya harga beras, harga tahu-
> tempe,cabe bawang, minyak 
> goreng  dan lain lain produk sembako naik melejit
> tajam sekitar 20 
> %   .jadi untuk mempertahankan kebutuhan Paidjo
> sebulan yang rp 
> 700.000 sudah tidak cukup lagi dengan jumlah itu,
> rata rata produk 
> sembako naik tidak kurang dari 20 %,jadi sipaidjo
> harus mengeluarkan 
> rp 840.000( rp 700,000  x 1, 20 %) sebulan 
> > untuk keperluan trasportasi .Pemerintah meminta
> angkutan umum tidak 
> boleh naik lebih dari maksimal 15 %,  akan tetapi di
> lapangan 
> angkutan umum sudah menaikan terlebih dahulu ,ada
> yang menaikan 
> sampai dengan 30 %.
> > jika transfortasi naik 15 % maka  pengeluaran
> paidjo untuk 
> transfortasi naik menjadi rp 115.000( rp
> 100.000+15.000)
> > masih sisa  rp.200.000 untuk keperluan
> listrik,air,kontrakan dll 
> yang sementara belum naik,tapi pasti akan naik
> lambat laun
> > Dari skenario diatas....kebutuhan dapur Paidjo 
> sebelum BBm 
> dinaikan dan sebelum mendapat BLT,rp 1.000.000 
> masih bisa membeli 25 
> kg beras lauk pauk dll.Tetapi setelah BBm naik dan
> Blt dibagikan  
> kebutuhan Paidjo sebulan tidak cukup lagi dengan rp
> .1.000.000 tetapi 
> sudah menjadi rp 1.155.000.penghasilan paidjo cuma
> rp 1.100.000
> (setelah mendapat BLT).jadi Paidjo masih harus
> berjuang keras agar 
> dapurnya masih cukup berasap,
> > Sambil duduk termenung Paidjo terngiang ngiang
> ,masih teringat 
> wapres Jusuf Kala  mengatakan orang miskin akan
> diuntungkan dengan 
> kenaikan BBm dan bantuan BLT.
> > Belum selesai masalah ini dibulan ke empat BLT
> sudah tidak 
> dibagikan lagi,karena BLT hanya dibagikan selama
> tiga bulan , Lalu 
> bagaimana nasib paidjo???? di bulan keempat
> penghasilannya turun 
> lagi  menjadi rp 1.000.000 sedangkan harga barang
> barang sudah kadung 
> melambung tinggi dan tidak mungkin akan turun
> lagi,nga peduli apakah 
> sipaidjo tidak terima BLT lagi.
> > Ada jutaan Paidjo  diindonesia yang akan mengalami
> nasib yang sama 
> sehubungan dengan  kenaikan BBM, Dan jeritan mereka
> diharga rp 
> 100.000 selama tiga bulan saja, selebihnya silahkan
> Paidjo berjuang 
> sendiri   .
> > 
> > Bagaimana comment Anda???
> >
> 
> 
> 



      

Kirim email ke