Mantap...
Judulnya Tell The World, tapi isi Tell Anything.....hehehehehehe..
 
End-end this (akhir-akhir ini) saya lihat banyak orang mengalami kesulitan 
menentukan pilihannya utk menginjil. Padahal menginjil banyak pilihannya, ada 
yg berat, ada yg sedang dan ada yg ringan. Ketiga fase tsb tergantung dari 
penilaian manusianya sendiri.
His name also people (namanya juga manusia), keinginan utk memilih tingkat 
penginjilan yg enak dan nyaman tentulah ada. 
Bagi saya, menginjil yg paling enak (very delicious) adalah menginjil lewat 
internet. Cukup dgn mentransfer, men-cc atau bcc tulisan2 rohani, kesehatan, 
kesaksian2 yg menguatkan ke banyak orang. Gampang bukan?
Dgn menginjil lewat internet, seperti yg kita lakukan ini, kita tdk kena panas 
matahari sebab kita berada diruangan ber AC. Kita tidak kehausan dan tidak 
mengeluarkan tenaga, sebab hanya kesepuluh jari kita doang yg bergerak. 
Kita tidak mengorbankan uang kita sebab gratis dari kantor. Apa yg kita lakukan 
sekarang ini adalah juga bagian dari penginjilan.
Oleh karena itu, barangkali perlu dikoreksi kembali apabila ada yg mengatakan 
bhw orang SDA kurang tertarik melakukan penginjilan.
 
Rgds,


--- On Fri, 7/18/08, Richan S <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Richan S <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Pemuda Advent] Re: TELL THE WORLD
To: [email protected], [EMAIL PROTECTED]
Date: Friday, July 18, 2008, 10:00 AM






Bang Nobel..saya pernah ke makassar bareng rombongan Balikpapan tahun 2003 klo 
ga salah.

back : bukannya saya tidak tertarik dengan topik.. Tell The World
masalahnya lingkup kita berbeda-beda, tentu teknik penerapannya juga beda-beda.

komen tuk di bawah, bos setahu saya tidak ada mahkota yang polos, semua mahkota 
harus berbintang.
sebab tidak ada yang masuk ke surga yang mahkotanya blank tak berbintang.
sekarang apakah kutipan itu yang memotifasi kita untuk mengabar injil. saya 
pribadi tidak..saya tidak mau kejar2 bintang hehehe

dengan pola pikir seperti itu, maka kita akan mulai hitung2 an bintang hehehe
klo blum ada yang dibabtis oleh kita, maka kita akan takut2 dan kwatirrrr slalu 
dalam hidup.
klo sudah banyak yang bibabtis maka boleh nyantai dahhh hehehe

motifnya harus berubah..
kita menginjil karena belas kasihan kepada mereka..sama seperti Jesus berbelas 
kasihan kepada kita.
kasihan mereka tidak selamat gara-gara ga kenal Jesus, kita sebagai agen dan 
duta bertanggung jawab memperkenalkan Jesus.

saya selalu bilang ke teman-teman,
Kalian tidur saja, tidak usah pun kalian menginjil atau kalian tidur-tiduran 
saja di rumah yang pasti pekabaran Ijil ini pasti selesai !! dan tepat pada 
waktunya.
ketika selesai, ...berbahagialah orang yang sudah turut serta melakukan tugas 
dan tanggung yang diberikan Kristus.
menangislah orang yang tidak melakukan apa-apa namun pekerjaan sudah selesai.

orang bekerja mendapat upah, yang tidak bekerja mendapat ganjarannya.

Menaburlah sebanyak-banyaknya, jangan menanam...capek !! hehehe

Salam,
Richan S




[EMAIL PROTECTED] net.id wrote: 


betul pak Haris, Sy santai kok :) 

rekan Milister, mgkn tidak tertarik mengenai pembahasan bagaimana 
menginjil keluar. Tapi apakah purpose daripada milist ini? kita semua 
tau kejadian2 akhir zaman ini sudah dinubuatkan, semua org akan 
melakukan tindakan yang mengarah kepada kemurtadan. supaya jgn terjadi 
demikian kepada kita2 disini, marilah kita saling menguatkan. Kadang2 
kita sudah terlalu asyik membahas masalah2 kecil, menggigit dan humanis 
(e.g Berpulang ke rumah bapa) sampai2 kita melupakan masalah2 besar (e.
g masih banyak teman dan keluarga saya yang belum mengenal Tuhan). 

Dear Uni, bukannya saya senang berargumen dengan anda :) saya sahabat 
anda kok. Saya pernah seperti saudara, saya senang melihat hal2 kecil 
yang menggelitik, yang salah tapi diacuhkan..sy juga aktif di 
kepemudaan di Makassar terutama :) senang rasanya melihat semangat2 itu 
muncul, tapi alangkah lebih senangnya kalau power yang anda miliki, 
diarahkan kepada penginjilan ntuk menjangkau orang2 yang belum mengenal 
kebenaran. 

Kalau menurut pak Haris kita tidak akan tertarik, well let's see...
saya tahu banyak dari anggota milist ini pasti merindukan untuk menjadi 
pengabar2 injil, tapi saja mereka belum tau bagaimana cara memulai, 
sama seperti saya. Saya juga rindu menjadi pengabar injil, tapi saya 
masih sulit mengatur waktu. Saya rindu mengabar injil, tapi apakah 
kelompok kecil saya bisa berkembang ? Bagaimana dengan waktu untuk 
keluarga saya ? 

nah rekan2 milister, banyak sekali yg bisa dibahas dalam milist ini 
selain dengan kejadian2 akhir zaman (we all know that) 
1. kita ga boleh minum kopi kenapa? simple answer gak sehat, jgn 
rusakkan tubuh kita dgn barang2 yg gak sehat
2. Berpulang ke rumah bapa? any better ideas ? 
3. Minum bir, anggur, extra joss? Mau coba nggak? apa anda akan 
terpengaruh mau mencoba hal2 itu? tidak diharamkan kok? nah bingung 
kan? sekali lagi simple answer kebanyakan anggur, alkohol, caffeine 
akan merusak tubuh anda. Coba makan pepaya 1 biji setiap hari dalam 
beberapa minggu kalo badan anda gak kuning. terlalu banyak gak bagus. 

intinya prinsip kesehatan harus dipegang teguh

What can we discuss here about Tell The World. :) mmmhhh mana seh 
moderatornya :). okay, what to discuss about tell the world :
1. Bagaimana memulai kelompok kecil ? Kiat2 ?
2. Bagaimana mengajak orang untuk ikut kelompok kecil? tanpa bersifat 
memaksa?
3. Pelajaran apa saja yang bisa dibagikan di kelompok kecil? ada yg 
lebih menarik?
4. Apakah ada yg mau jadi sponsor di kelompok kecil kami?
5. Ada yang mau bagikan kesaksian ?

Let's discuss...saya aja masih kesulitan berpikir konsep kelompok 
kecil itu sendiri. Maunya sih mengabarkan injil. 

Satu lagi : saya pernah mendengar khotbah dari seorang pendeta kita, 
satu pernyataannya yang menggelitik saya, "akankah sy masuk sorga 
dengan mahkota yang polos, sementara mahkota orang lain dihiasi dengan 
banyak bintang?" Mari kita sukseskan program "TELL THE WORLD" melaui 
milis ini.

P.S Diskusi lain tetap jalan juga ga apa2 :) No Offense bro/sis :) GBU 
ALL

Nobel Sutresman
Jemaat Durian
Makassar


 














      

Kirim email ke