Syalom...
Kalau semua orang memiliki kesungguh-sungguhan dan kerindungan yang mendalam, dan dengan penuh kerendahan hati, disertai dengan doa dan puasa, Untuk memohonkan kuasa dan tuntunan dari Roh Kudus, untuk mempelajari Kitab Suci (Alkitab), maka kita akan mengerti apa yang tertulis dalam Alkitab tersebut. Yakobus 1:5 Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, -- yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit --, maka hal itu akan diberikan kepadanya Contoh: 1. Daniel. Mereka berdoa dan berpuasa untuk memohonkan kasih sayang Tuhan untuk mengetahui mimpi dan arti dari mimpi Raja Nebukadnezar. 2. Rasul Paulus. Paulus pergi mengasingkan diri untuk mempelajari Alkitab. Kita ketahui pada waktu itu, belum ada tulisan EGW. Lalu bagaimana dengan posisi buku-buku yang di tulis oleh EGW? Kita ketahui, bahwa tulisan EGW, semuanya merujuk kepada Alkitab. Dan tidak ada yang bertentangan dengan apa yang tertulis di dalam Alkitab. Dan kita ketahui juga bahwa, tulisan-tulisan dari EGW itu, bukanlah hasil pikirannya sendiri. Melainkan di ilhamkan oleh Roh Kudus. Itu sebabnya tulisan EGW ini sering di sebut dengan "Pena Inspirasi" II Petrus 1:21 sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah. Regards Laut Sinaga ________________________________ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of James Maramis Sent: Wednesday, July 23, 2008 7:31 PM To: [email protected] Subject: [Pemuda Advent] Re: [Pemuda Advent] Back to Bible: (before was Apakah anda pengikut Lucifer??) maaf, jadi agak menyimpang dari topiknya nih. (aku buka topik baru aja deh klo gitu) ada teman yang kebetulan baca diskusi ini juga tiba2 nyeletuk, "Klo gitu perkataan bahwa dalam kita harus back to bible diganti dengan back to EGW writings dong?" apakah benar Bible itu tidak sempurna sehingga harus dikeluarkan 'penjelasan' yang lain? menurut pemahaman sahabat2 dari kaum muslim, kitab suci mereka (Al-Quran) merupakan pelengkap/penyempurna dari Bible. Kitab terakhir yang diturunkan menyempurnakan kitab sebelumnya. rgrds, jamz 2008/7/23 Darmawan Triosa <[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> >: coba deh anda lakukan survei... 7 orang kafir suruh baca alkitab...dan buat kesimpulan masing masing. dan liat hasilnya....bisa bisa 7 orang tersebut membuat kesimpulan sendiri sendiri gak ada yang sama........ itu berarti kalo manusia baca alkitab perlu tuntunan roh Kudus...... buku buku Ellen G white disebuat buku Roh Nubuat.... Karena buku buku itu adalah terang yang kecil yang menuntun kepada Terang yang besar(alkitab) Coba kita bayangkan,.....kalau seandainya....... tidak ada buku E.GW..dari mana orang advent bisa tahu hari sabat itu suc,hari perhentian, hari yang diberkati ???, baca alkitab doang ??? Jutaan orang kristen(diluar advent) baca alkitab ..apakah mereka tahu dan yakin bahwa sabat itu suci????? tak satupun orang yang baca alkitab tanpa tuntunan Roh kudus dapat mengerti...

