HS siapa ya Bro? Kasihan sekali selalu berpikir negatif pada pemimpinnya... :(
2008/11/14 Richan S <[EMAIL PROTECTED]> > SAHAM?? > > bang hs wrote: > Sri Mulyani dan SBY bermain sandiwara menipu nasabah dengan ber-pura2 > berbeda pendapat. SBY pura2 suspensi dan Sri Mulyani pura2 melepas > suspensinya, tujuannya agar kontradiksi antara Sri Mulyani dan SBY menjadi > perhatian masyarakat yang diharapkan akan memborong saham2 yang > diperdebatkannya. Namun memang SBY dan Sri Mulyani keduanya buta akan > permainan saham sehingga hasilnya kocar kacir, harga sahamnya bukan jadi > naik tapi jadi jeblok karena orang jadi enggak percaya sama saham yang bisa > dicampuri oleh kekuasaan yang seharusnya diserahkan kepada pasar. Orang akan > curiga, kenapa cuma satu macam saham saja yang diributin untuk disuspensi > dan kemudian dilepas lagi suspensinya ??? > > Saham yang disuspensi itu artinya tidak boleh dijual di BEI, artinya kalo > tidak boleh dijual tentunya akan jadi rebutan, maklum kalo dalam pasaran > jual beli loakan memang barang sedikit harga naik, sayangnya kedua petinggi > ini memang benar2 buta, bahwa pasar saham sangat beda dengan permainan > jualan minyak. Kalo dagangan minyak justru barang ditahan/disuspensi harga > memang pasti naik, bedanya adalah orang yang sudah beli minyak maka > minyaknya tidak bisa dikembalikan karena biasanya digunakan sebagai > kebutuhan. Beda dengan saham yang bukan barang untuk digunakan melainkan > sebagai tabungan yang diharapkan bisa dijual lagi dengan harga yang lebih > tinggi. > > Demikianlah, kalo barang dagangan biasa disuspensi harganya naik, maka beda > dengan stock saham yang bila disuspensi akan mengagetkan para pemilik saham > ini sehingga berusaha cepat2 menjualnya yang akibatnya harga saham itu jatuh > kejurang. Memang dikala ekonomi baik, bisa jadi dengan disuspensi maka harga > sahamnya akan naik, tapi dikala ekonomi krisis seperti ini, maka pemilik > saham justru ber-bondong2 menjualnya karena tidak peracya kepada pemerintah > yang ternyata bisa melakukan suspensi. Memang permainan saham merupakan > barang baru di Indonesia. Akibat berbagai permainan2 spekulative yang > dilakukan oleh pejabat pemerintah ini, maka krisis ekonomi makin tidak > terkontrol. > > hs > > -- Salam, Philips Marbun Pulomas

