nah..ini yang benar. That's a good idea bro Jhon. Semoga bisa dipahami, mana kritik yang menyudutkan, mana yang membangun. Dan saya rasa yang tidak kalah penting adalah, ketahuilah masalah itu sebenar2nya sebelum melepaskan kritikan.
Tapi sebelumnya, boleh gak saya tanya utk brother LD, terkadang kritik anda sangat pedas untuk organisasi, apakah anda tau betul duduk persoalannya, atau hanya dengar info dari orang lain, atau anda sudah mengadakan penyidikan khusus mengenai persoalan yang selalu digaung2kan. Well brother, saya hanya takut, kalau saja saya bukan org yg mengerti dikit mengenai organisasi, kemungkinan sy sudah pilih cabut dari gereja. Seperti yang brother LD dengar, *saya jg dengar seperti itu*. Brother, jika kita mau organisasi kita berubah, dimana kita agak sukar untuk merubahnya, mari kita doakan organisasi kita, kita buat KKR khusus untuk org yang kita rasa perlu dengarkan. namanya KKR Khusus Org Advent :) Supaya kita yang didalam ini akan diperbaharui imannya. Jangan lupa Bro, Pdt juga manusia, mereka butuh kebutuhan Jasmani disamping kebutuhan Rohani. Mgkn tidak seperti Brother yang bisa mencari lebih dari satu jenis pekerjaan, mereka menggantungkan sepenuhnya kehidupan jasmani mereka kepada organisasi. Jadi terkadang pencobaan itu datang terasa lebih hebat untuk mereka, doakanlah supaya pendeta2 kita tidak begitu. saya bukan orang organisasi, saya hanyalah orang awam sama spt brother jhon, sepertinya saya cuek dengan urusan organisasi advent, namun doakan jgn smp sy menjadi cuek. May God Bless You. Nobel - Makassar 2008/12/17 Jhon Sriven <[email protected]> > Ajakan yang sangat menarik: > > Let's think like Christ do.... > > Let's criticize like Christ did... > > Ada dua kelompok besar dalam soal kritik mengkritik di komunitas GMAHK: > > *1) Individu/kelompok yang terlalu lantang mengkritik sangat keras yang > terkadang tidak lagi mengindahkan norma-norma sopan-santun dan bersikap > menghakimi secara tidak proporsional.* > > Bagaimanakah Yesus mengkritik? Yesus selalu memberi kritik (termasuk > kritik pedas) dengan motif kasih, agar orang yang dikritik bisa berubah. > Nah, sebelum dan saat kita mengkritik, tanyakan terlebih dahulu pada hati > kecil, apakah motif saya? Membongkar aib seseorang agar semua orang tau > kesalahan Tuan Polan atau dengan motif kasih agar orang tersebut berubah? > Jika motifnya kasih, tentu saja perlu mengikuti nasihat Yesus: tegur empat > mata, bawa dua atau tiga orang tua-tua jemaat bersama anda untuk menegur, > dan kalau tetap tidak berubah, bawakan dalam komite sidang. > > *2) Individu/kelompok yang cenderung berdiam diri saat melihat > praktek-praktek yang menyimpang. Orang-orang ini berpikiran bahwa hal itu > bukan urusannya atau bahwa dirinya tidak pantas mengkritik karena dirinya > juga belum sempurna. > * > Pertanyaan: Di kelompok manakah posisi anda? Kelompok satu atau kelompok > dua? Dimanakah seharusnya kita menempatkan diri? Opsi 1 atau opsi 2? Atau > adakah opsi lain? > > Mari kita kembali ke: Think as Christ do and criticize as He did > > Apakah Kristus berdiam diri saat praktek-praktek menyimpang terjadi di > kaabah/gereja? Tidak sama sekali. > > Yesus mengkritik tatacara memelihara Sabat yang diajarkan dan dipraktekkan > Imam-imam, > Yesus mengkritik para pemimpin agama yang tidak mempraktekkan kasih dengan > benar lewat perumpamaan tentang orang Samaria yang baik hati, > Yesus mengkritik kemunafikan dan kesombongan para pemimpin jemaat dan > orang-orang kaya lewat kisah doa seorang janda dan doa seorang tokoh > penting di kaabah, > Yesus mengkritik dan mengobrak-abrik kebobrokan moral para imam Yahudi > serta jemaat saat mengobrak-abrik jualan para pedagang di halaman kaabah, > Yesus mengkritik pedas orang-orang kaya saat mengatakan bahwa lebih mudah > bagi seekor unta masuk lewat lobang jarum daripada seorang kaya masuk dalam > kerajaan sorga, > Yesus mengkritik Nikodemus (tokoh agama) dengan mengatakan bahwa dia harus > dilahirkan kembali > Yesus mengkritik moralitas dan kemunafikan pimpinan dan anggota jemaat saat > mereka hendak melempari seorang wanita berzinah. Beberapa referensi > mengatakan bahwa Yesus menuliskan di tanah daftar dosa-dosa mereka. > Contoh-contoh bagaimana Yesus mengkritik bisa sangat panjang jika > diteruskan. > > Yesus menunjukkan teladan bahwa yang salah harus disebut salah alias harus > ditegur. Maaf kalau saya tidak ingat ayatnya, namun ada ayat yang > menyebutkan bahwa apabila seseorang kita ketahui bersalah dan kita tidak > menegurnya maka orang itu akan dihukum karena kesalahannya tapi kita yang > tidak menegurnyapun akan dituntut pertanggungjawaban atas keselamatan orang > tersebut. Tetapi kalau kita sudah menegur, maka kita sedang menyelamatkan > nyawa kita sendiri. > Ini berarti bahwa sebagai orang kristen yang baik, menegur seseorang yang > berbuat salah bukanlah sebuah pilihan yang sama-sama baik. Menegur adalah > kewajiban menurut alkitab. > > Sebagian orang berdalih, janganlah mengkritik kalau diri sendiri juga masih > punya kekurangan. Benarkah demikian? Kita semua punya banyak kekurangan. > Jika kritik hanya diperbolehkan untuk orang yang hidup suci maka tidak akan > pernah ada kritik yang diijinkan. Kritik sangat perlu untuk saling > mengingatkan, saling membangun dan saling mendukung pertumbuhan iman. > > Namun, bagi yang tekun mengkritik marilah kita selalu mengingat syarat > penting yang harus ada saat mengkritik: Tegurlah dengan motif kasih dan > sedapat mungkin lakukan secara bertahap mulai dari teguran empat mata. > > Jika bukan dengan motif kasih, jika bukan dengan niat untuk mengingatkan > seseorang untuk kembali kepada jalan yang benar yang di ridhai Allah, > marilah kita kunci mulut kita dari mengkritik atau menegur, agar kita jangan > berdosa terhadap Tuhan dan terhadap saudara seiman kita. > > Mari Mengkritik (kritik membangun tentunya), Yesus akan datang segera. > > Salam kasih saudaramu seiman, > > > Jhon Sriven > Anggota awam > > > --- On *Tue, 12/16/08, Nobel Sutresman <[email protected]>* wrote: > > From: Nobel Sutresman <[email protected]> > Subject: [PemudaAdvent] Kritik pedas membangkitkan > Permusuhan??Persahabatan??Perdamaian??Perpecahan?? > To: [email protected] > Date: Tuesday, December 16, 2008, 11:13 PM > > itu kalau berpikir seperti dunia..let's think like Christ. kadang2 kita > mengkritik orang farisi dan orang yahudi yang suka mengkritik kehidupan > murid-murid Yesus, intinya apa? yaitu untuk menjatuhkan popularitas Yesus > dan murid2nya. kita mengkritik kehidupan dimana kita sendiri menghidupkan > kehidupan seperti itu. bagaimana mungkin to live a life like Christ, kalau > kita sendiri menghidupkan kehidupan penuh kritik. > > Apa yang seharusnya anda dan saya buat ? > > Mari kita bangkitkan semangat juang kita untuk memperbaiki organisasi. > Tidak perlu orang lain tau apa yang terjadi di organisasi kita, sebagai > generasi muda anda harus memperbaiki mindset anda dulu sebelum anda bisa > mengkritik dan memberikan masukan. sebenarnya saya pribadi lebih senang > masukan daripada kritikan. Ide andalah yang harusnya anda kemukakan disini > di milis ini, bukan kritikan pedas akan apa yang terjadi, melainkan solusi. > Apa solusinya. Kalau pegawai2 konfrens ada melakukan kesalahan, apa yang > seharusnya mereka buat, supaya mereka tidak melakukan hal yang sama?? kita > bukan hakim agung, kita bukan polisi utusan Tuhan. Kita manusia biasa, dan > ingat manusia biasa masih berdosa. Mohon Kritikan anda, berupa kritikan yg > membangun, lebih tepatnya masukan dan ide. bukannya malah memaparkan > keburukan seseorang, karena kalau mau melihat keburukan... akan lebih byk > keburukan yg tampak daripada kebaikan. sebagai latihan..do it honestly : > > 1. Tuliskan 20 Kejelekan teman anda > 2. Tuliskan 10 Kebaikan yang pernah ia buat pada anda > > Mana yang lebih gampang terisi ??? > > mari cari solusi, ide pengembangan, bukannya memaparkan masalah dan > kebobrokan. let's build up > > Regards, > > > Nobel - Makassar > > > > 2008/12/16 James Maramis <james.maramis@ gmail.com<[email protected]> > > > >> Semoga bermanfaat. >> >> salam, >> jamz >> >> Menuai Kritik, Menjawab Kritik >> >> "Anda dapat menuliskan apa saja, tapi hanya dengan menerima kritik, >> maka dunia akan tahu bahwa Anda dapat menulis lebih baik lagi." >> -- Oliver Goldsmith, penulis dan penyair, 1730-1774 >> >> KUPING jadi merah. Mata terasa panas. Hati pun mendidih. Itulah >> gejala saat kritik mengena. Seperti pukulan uppercut mengenai ulu >> hati. Tak enak rasanya. Hasilnya ada dua: kembali bangkit dan >> membenahi semua kekurangan seperti yang dilontarkan dalam kritik. >> Atau sebaliknya, ada yang langsung lunglai, lemas bagaikan tak >> bersendi. Ya, suatu kritik, pedas atau tidak, ternyata tak semua >> orang dapat mengelolanya dengan baik. >> >> Itulah efek dari kritik. Semua tergantung pada orang yang menerima >> kritik itu. Telinga yang tidak sensitif bisa membuat segalanya >> berantakan. Sekadar menyebut contoh, mengenai apa yang dilakukan >> pelatih sepak bola Steve McClaren. Pelatih Tim Inggris tersebut >> berkali-kali diberi masukan, saran, dan pendapat, namun toh dia >> tetap dablek. Hasilnya, Inggris knock out. Tersisih dari ajang Piala >> Eropa tahun 2008. Akibatnya? Seluruh rakyat Inggris menangis. >> >> Sebaliknya, Raymond Domenech, pelatih sepak bola Prancis begitu >> meresapi kritik yang berhamburan ke arahnya. Tim Ayam Jantan >> asuhannya dikritik tak memiliki kepemimpinan di lapangan hijau. >> Kritik itu ditindaklanjutinya. Dia pun memanggil kembali Zinedine >> Zidane, pemain gaek. Hasilnya sungguh memukau, Tim Perancis melaju >> hingga final Piala Dunia 2006 di Jerman. >> >> Mari kita kembali ke dunia nyata. Kritik bukanlah hal yang asing >> dalam kehidupan sehari-hari. Bos yang selalu memaksakan kehendak >> tanpa mau menerima masukan dari karyawan, Pemda yang tak mampu >> mengatasi banjir yang terjadi dari tahun ke tahun, atau Walikota >> yang tak juga mampu membenahi jalan yang bopeng, patutlah disembur >> kritik. Tujuannya tentulah mulia, untuk mengubah keadaaan menjadi >> lebih baik. Itulah maksud dan tujuan sesungguhnya dari sebuah >> kritik. >> >> Apa saja yang di depan mata bisa menjadi bahan kritik. Sampah yang >> menumpuk, kemacetan di jalan, dan semua hal yang terlihat atau >> terdengar. Kritik seperti kripik, renyah dan enak dikunyah, meski >> belum tentu orang lain bisa menerimanya. Apapun kritik dan entah >> dengan cara bagaimanapun kritik itu sampai hingga ke telinga, >> haruslah disikapi dengan bijak. >> >> Bagaimana kalau kita sendiri yang mendapat kritik? Belum tentu kita >> menerima dengan lapang dada. Seorang pembuat film di negeri ini >> shock ketika karyanya dibantai habis oleh seorang wartawan di media >> massa. Upaya yang dibuat berhari-hari, bahkan berminggu-minggu >> akhirnya kandas di tangan seorang kritikus. Salahkah dia kalau >> kemudian mutung? Wajar saja. Namun, seperti mendapatkan pujian, >> menerima kritik merupakan bagian lain dari suatu hasil karya. >> Seperti setelah membuat kue, kita tinggal menunggu ocehan orang: >> enak atau bikin muntah. >> >> Jadi, apa pun tindakan dan perbuatan yang kita lakukan, sudah >> semestinya akan disertai dengan pendapat pro atau kontra. >> Masalahnya, bagaimana kita bisa mengelola kritik itu menjadi suatu >> penuntun untuk mencapai hasil yang lebih baik atau malah sebaliknya >> bikin kita tengkurap dan ogah bangun lagi. >> >> Seburuk apa pun kritik yang sampai ke telinga kita, semestinya >> disikapi dengan dua hal. Kritik merupakan bagian dari satu upaya >> penyempurnaan. Dan, ini yang juga penting, rasa sayang dari orang- >> orang sekitar kita. Mereka atau entah siapapun itu orangnya, ingin >> kita bisa bertindak lebih baik, lebih baik, dan lebih baik lagi. Tak >> usah sempurna: tapi paling tidak bisa mendekati sesuai dengan kritik >> yang mereka sampaikan. >> >> Kritik merupakan bagian dari proses belajar agar seseorang menjadi >> bertanggung jawab atas tindakan dan ucapannya. Kualitas hidup >> seseorang pada akhirnya juga ditentukan bagaimana ia menanggapi >> kritik tersebut. Karena ia menyadari, bahwa dengan kritik itulah, ia >> dapat memperbaiki kualitas hidupnya menjadi lebih baik. Menyerap >> kritik yang disampaikan pihak lain, membuat kita juga bisa >> memberikan kritik di lain hari pada orang lain dengan jalan yang >> lebih elegan, dan tentunya, membawa kebaikan untuk semua. Semoga. >> (241108) >> >> Sumber: Menuai Kritik, Menjawab Kritik oleh Sonny Wibisono, penulis, >> tinggal di Jakarta >> >> 2008/12/15 Michael Sanprasdo <msanpra...@yahoo. com<[email protected]> >> > >> >> maranatha >>> sejauh saya mempelajari, bahwa ajaran yang paling sesuai dengan Alkitab >>> ada di GMAHK >>> dan seperti yang saudara james maramis, kita sudah akan lebih mudah untuk >>> memberikan >>> kebenaran yang sebenarnya kepada mereka. karena sejauh yang saya >>> pelajari, doktrin >>> yang paling banyak berbeda dengan kita adalah masalah orang mati. berarti >>> beberapa >>> ajaran yang selama ini susah untuk kita perkenalkan sudah mereka miliki. >>> >>> --- On *Mon, 15/12/08, Nobel Sutresman <nobel...@gmail. >>> com<[email protected]> >>> >* wrote: >>> >>> From: Nobel Sutresman <nobel...@gmail. com <[email protected]>> >>> Subject: Re: [PemudaAdvent] GEREJA KINGMI MENYUCIKAN HARI SABAT...DI >>> JAYAPURA >>> To: pemuda_advent@ yahoogroups. com <[email protected]> >>> Date: Monday, 15 December, 2008, 3:19 PM >>> >>> >>> yo bro bro.. >>> >>> PEACE Man.. G Hampir kehilangan iman gw nehh gara2 baca postingan seperti >>> orang yang gak kenal TUHAN aja.. untung g rencana mo cabut dari milis model >>> seperti ini. Saudara Moderator, apa gak bisa membangun sisi positif dan >>> kenapa kalo lihat milis ini lebih banyak sisi negatif ya ??? membuat kita >>> saling berprasangka satu sama lain. Ada yang tau pura2 bodoh, ada yang gak >>> tau apa2 tapi sok tau. intina, belum tentu yang anda sangka itu benar :) kan >>> masih sangkaan..PEACE BRO, lihat dari sisi positifnya suatu masalah atau >>> kebusukan tidak perlu diungkit2, karena semakin sampah diungkit, akan >>> mencemari udara sekitarnya, bukan artinya mentolelir kesalahan tapi berusaha >>> memperbaiki kesalahan yang seringkali terjadi, yaitu mengungkit2 kesalahan, >>> kejelekan, kebusukan, dari sesuatu yang masih kabar angin, kalo disingkat >>> percaya gosip getu lohh..dan kalau misalnya itu benar dan kenyataan, maka >>> seperti kata rasul paulus, tegur orang itu empat mata, jgn pake milis >>> tegurnya, kita yang di timur gak tau apa2, malah menjatuhkan iman nehh..GBU >>> Bro... >>> >>> 2008/12/8 James Maramis <james.maramis@ gmail.com<[email protected]> >>> > >>> >>>> mungkin salah satu poin dari sdr Lomboan adalah adanya aliran lain >>>> berbakti di hari sabat memang menjadi 'lahan empuk' (mengutip email sdr >>>> harris budi) untuk menginjil akan kebenaran (yang kebetulan dibawa oleh >>>> GMAHK). tapi dia juga mengingatkan bahwa selama ini organisasi seperti >>>> membuka pintu depan lebar2 tapi juga membuka pintu belakang 'seluas2nya' >>>> dengan tindakan beberapa oknum pengurus gereja, anggota gereja, dll. >>>> >>>> mari kita ambil positifnya, memang benar ada beberapa hal yang >>>> menjelekan nama organisasi, tapi bukan berarti gara2 nila setitik rusak >>>> susu >>>> sebelanga kan? >>>> >>>> semoga diskusi ini bisa jadi introspeksi diri buat diri kita masing2, >>>> "apakah saya si - NILA itu?" >>>> rgrds, >>>> jamz >>>> 2008/12/9 harris budi <harrisb...@yahoo. com <[email protected]>> >>>> >>>>> Dgn adanya sekte lain yg berkunjung ke Gerejanya pada setiap hari >>>>> Sabat, maka ini adalah peluang empuk bagi SDA untuk meraup jiwa-jiwa. >>>>> >>>>> ------------------------------ >>>>> *From:* friendly purba <friendlypurba@ yahoo.com<[email protected]> >>>>> > >>>>> *To:* "msanpra...@yahoo. com <[email protected]>" <msanpra...@yahoo. >>>>> com <[email protected]>> >>>>> *Cc:* "pemuda_advent@ yahoogroups. com <[email protected]>" >>>>> <pemuda_advent@ yahoogroups. com <[email protected]>> >>>>> *Sent:* Monday, December 8, 2008 6:17:09 PM >>>>> *Subject:* Re: [PemudaAdvent] GEREJA KINGMI MENYUCIKAN HARI SABAT...DI >>>>> JAYAPURA >>>>> >>>>> Bukn hanya sbg anggota Gmahk sbg syrt ke yg membawa kita masuk sorga. >>>>> Tapi kalau GMAHK sebagai greja yang di nubuatkn saya percaya, >>>>> marilh kita bangga menjdi advent.. Walau itu bkn satu2nya syarat masuk >>>>> sorga.. >>>>> Paling tdak kita sudah di rel yg benar.. >>>>> Jd walaupn ada sekte yg laen menguduskan Sabat, itu bukn masalh bg >>>>> kita.. >>>>> Biarlah orang tsb beribadh menurt yg mereka imani, tp sebisa mungkn ttp >>>>> kita sampaikn kbenaran yg sesungguhnya. . >>>>> >>>>> Yesus brkt: mash bnyk dombaku yg diluar kandang, jd mari kita ttp setia >>>>> supaya domba2 tsbt berolh keselamtn.. >>>>> >>>>> Michael Sanprasdo wrote: >>>>> > maksud saya .... sesuai dengan Alkitab, bukan yang lain. tx. syalom! >>>>> --- On Sun, 7/12/08, samuel bangngu <say_m...@yahoo. com> wrote: From: >>>>> samuel bangngu <say_m...@yahoo. com> Subject: Re: [PemudaAdvent] >>>>> GEREJA KINGMI MENYUCIKAN HARI SABAT...DI JAYAPURA To: >>>>> pemuda_adv...@yahoogroups. com Date: Sunday, 7 December, 2008, 2:39 PM >>>>> > marilah kita hidup seturut dengan ajaran Tuhan Yesus bukan ajaran >>>>> kita....... >>>>> > >>>>> > Thanks >>>>> > Sammy --- On Sun, 12/7/08, Michael Sanprasdo <msanprasdo@ yahoo. >>>>> com> wrote: >>>>> > From: Michael Sanprasdo <msanprasdo@ yahoo. com> Subject: Re: >>>>> [PemudaAdvent] GEREJA KINGMI MENYUCIKAN HARI SABAT...DI JAYAPURA To: >>>>> pemuda_advent@ yahoogroups. com Date: Sunday, December 7, 2008, 2:26 >>>>> PM >>>>> > Saat ini sudah banyak di indonesia gereja yang murni merayakan hari >>>>> sabat, tanpa ada hari ibadah yang lain dan doktrin yang hampir serupa >>>>> dengan >>>>> Advent, cth GYS, Isa Almasih, Smyrna, dll. >>>>> > yang paling penting adalah, apakah kita sudah menguduskan hari sabat >>>>> yang benar, karena banyak juga yang sudah menguduskan sabat sebelum >>>>> advent. >>>>> Seventh day Baptis, Yahudi, dll. >>>>> > marilah kita hidup sesuai dengan ajaran kita. >>>>> > New Email addresses available on Yahoo! Get the Email name you've >>>>> always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else >>>>> does! >>>>> > New Email names for you! >>>>> > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and >>>>> @rocketmail. >>>>> > Hurry before someone else does! >>>>> > >>>>> >>>>> >>>>> >>>> >>> >>> ------------------------------ >>> Get your preferred Email name! >>> <http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/> >>> Now you can @ymail.com and @rocketmail.com. >>> >> >> > > >

