--- In [email protected], 
Ass
Kebetulan saya kenal dengan ybs (eks Dumai n Waingapu), sama2 satu SK 
oktober 06 ,satu Direktorat, cuma beda nasib (he2).Secara pribadi 
saya tidak menyalahkan mereka, toh yang ngusul subditnya,karena 
melihat kinerjanya cukup baik (dua2nya programer eks DIA). Cuma 
masalahnya pejabat itu kalo udah seneng ama orang dia akan 'abis-
abisan' nahan ybs, gak mo cari SDM  yang lain.KENAPA??KARENA DATA 
BASE KEPEGAWAIAN KITA BELUM DILAKSANAKAN DENGAN BAIK, jadi kawan lain 
yang gak kenal namun punya kemampuan yang sama(bahkan lebih) nyaris 
tidak terdengar!!. jadi wajar aja, nyari yang udah tau dibanding 
mutasiin orang yang belum tau kemampuannya(karena info SDM kita yang 
lemah tadi)...... SO,,,TANYA KENAPA????




















"sulisti_uknow" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mas, anak yang mana daripada pindah ke dumai tapi yang mana 
daripada 
> gak berangkat terus ada SK lagi ke yang mana daripada pusat itu 
dari 
> Cirebon yah...atau mungkin dia punya saudara di yang mana dari pada 
> Cirebon....atau mungkin dia kelahiran yang mana daripada 
> cirebon..atau mungkin minimal dia pernah ke yang mana namanya 
> daripada cirebon yah...?? cuma nanya doang...daripada yang mana 
> namanya tidak nanya..iya khan...yang mana namanya daripada 
> bingung..iya nggak...
> 
> > Assalamu'alaikum, WrWb
> >    
> >   Rekan-rekan...., Bicara soal diskriminasi dan fakta..
> >   Kejadian yang mirip dengan "KPPN Waingapu" terjadi juga di 
> dumai..
> >   Ada nama pegawai yang mutasi ke KPPN Dumai  (berdasarkan SK 
> Oktober 2006 kalo gak salah), dia gak pernah datang ke KPPN Dumai, 
> hanya SKPP nya aja yang datang, tiba-tiba namanya muncul lagi di 
> Kepdirjen KEP-06/PB.1/UP.9/2007 bahwa dia pindah dari KPPN Dumai ke 
> kantor pusat lagi..
> >    
> >   lho kok bisa gitu..??
> >    
> >   Orangnya gak pernah datang ke KPPN Dumai, setelah sekitar 6 
> bulan gak datang2 juga sekarang yang datang SK mutasi dia ke Kantor 
> Pusat dinyatakan Pindah dari KPPN Dumai..??
> >    
> >   Jadi bingung nie...
> >   padahal baru beberapa waktu yang lalu "orang pusat" menjanjikan 
> untuk mengatur pola mutasi, lebih adil dan lebih "terprogram"..
> >   tapi kenyataannya kok "gak mirip sekali dengan yang mereka 
> orasikan"..
> >   menurut saya, malah menggambarkan pola mutasi yang "agak" 
> diskriminatif...
> >   semoga tidak pake prinsip... "Siapa 'Dekat' mutasi ke pusat"
> >    
> >   TanNya KenNapa??
> >    nyuwun pangapunten bilih wonten tutur ingkang kalepatan 
> utawa "agak" kasar...
> >    
> >   WassalamuÂ'alaikum, WrWb
> >    
> > 
> > 
> >  
> > ---------------------------------
> > No need to miss a message. Get email on-the-go 
> > with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>


Kirim email ke