Tidak ada penunjuk pasti kapan Lailatul Qadar itu terjadi.  Tetapi
berdasarkan dalil-dalil hadits, terjadinya pd. tanggal ganjil.  Ada satu
hadits yg. menjelaskan bahwa Rasulullah SAW meningkatkan ibadahnya mulai
tgl. 19 Ramadhan.
Mengenai shalat Lailatul Qadar, setahu saya tidak ada.  Juga Lailatul Qadar
Biasa & Akbar.

Yg. ada shalat Tarawih, sunnah rawatib (setelah shalat wajib), tahajjud, dan
sunnah lainnya yg. dijelaskan oleh Nabi.

Cara-cara sholat sunnat tersebut tentu sudah standar.  Kalau 2 rakaat, tentu
1x salam dst.

Tradisi di masjidil Haram, ketika tgl. 27 Ramadhan masjid tsb. penuh dg.
jamaah dari penjuru dunia yg. bershalat Tarawih dan sbg.nya.  Bisa dilihat
banyaknya jamaah yg. datang (bahkan ada yg. mengatakan melebihi Haji) yg.
jutaan orang.


> ----------
> From:         BRIDWAN[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent:         Friday, December 18, 1998 8:25 AM
> Subject:      SEMBAHYANG LAILATUL QODAR
>
> Rekan-Rekan,
> Didalam menyongsong bulan suci Ramadhan, saya
> teringat pada suatu tulisan mengenai hal ini.
>
> Menurutnya ada 2 Lailatul Qodar :
>
>     1.  Lailatul Qodar Biasa.
>         Pada malaman tangal 7 Ramadhan, 9, 11, 13,
>         15, 17, 19, 21, 23, 25 dan 29 Ramadhan.
>     2.  Lailatul Qodar Akbar.
>         Pada malaman tanggal 27 Ramadhan.
>
>
> Perbedaannya adalah pada jumlah Rakaat, dimana Lailatul
> Qodar biasa 4 Rakaat, sedangkan Lailatul Qodar Akbar
> adalah 12 Rakaat (salam 6 kali).
>
> Apakah ada yang bisa menyempurnakannya ingatan saya ini ?
>
>
> Salam,
> BRIDWAN
>

application/ms-tnef

Kirim email ke