Bung Lutfi,
Terima kasih atas informasinya.
Saya sebenarnya sedang mencari tahu informasi
ini, guna peningkatan ibadah saya sendiri,
terutama didalam bulan Ramadhan.
Mungkin ada yang bisa memberikan info tambahan ?
At 14:02 18/12/98 +0700, Lutfi M. wrote:
>Tidak ada penunjuk pasti kapan Lailatul Qadar itu terjadi.
>Tetapi berdasarkan dalil-dalil hadits, terjadinya pd tanggal
>ganjil. Ada satu hadits yg. menjelaskan bahwa Rasulullah SAW
>meningkatkan ibadahnya mulai tgl. 19 Ramadhan.
>
>Mengenai shalat Lailatul Qadar, setahu saya tidak ada.
>Juga Lailatul Qadar Biasa & Akbar.
>Yg. ada shalat Tarawih, sunnah rawatib (setelah shalat wajib),
>tahajjud, dan sunnah lainnya yg. dijelaskan oleh Nabi.
>Cara-cara sholat sunnat tersebut tentu sudah standar.
>Kalau 2 rakaat, tentu 1x salam dst.
>
>Tradisi di masjidil Haram, ketika tgl. 27 Ramadhan masjid tsb.
>penuh dg. jamaah dari penjuru dunia yg. bershalat Tarawih dan
>sbg.nya. Bisa dilihat banyaknya jamaah yg. datang (bahkan ada yg.
>mengatakan melebihi Haji) yg. jutaan orang.
>
>> ----------
>> From: BRIDWAN[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>> Sent: Friday, December 18, 1998 8:25 AM
>> Subject: SEMBAHYANG LAILATUL QODAR
>>
>> Rekan-Rekan,
>> Didalam menyongsong bulan suci Ramadhan, saya
>> teringat pada suatu tulisan mengenai hal ini.
>>
>> Menurutnya ada 2 Lailatul Qodar :
>>
>> 1. Lailatul Qodar Biasa.
>> Pada malaman tangal 7 Ramadhan, 9, 11, 13,
>> 15, 17, 19, 21, 23, 25 dan 29 Ramadhan.
>> 2. Lailatul Qodar Akbar.
>> Pada malaman tanggal 27 Ramadhan.
>>
>>
>> Perbedaannya adalah pada jumlah Rakaat, dimana Lailatul
>> Qodar biasa 4 Rakaat, sedangkan Lailatul Qodar Akbar
>> adalah 12 Rakaat (salam 6 kali).
>>
>> Apakah ada yang bisa menyempurnakannya ingatan saya ini ?
>>
>>
>> Salam,
>> BRIDWAN