Buat Informasi teman-teman,
tanpa berusaha membela teman saya, atau keinginan saya pribadi untuk
ber-KKN (Saya sudah Tobat!!) tetapi saya pernah dan masih sampai sekarang
begaul dengan ANAK JENDRAL, MANTU JENDRAL, KEPONAKAN JENDRAL yang
hidup TIDAK BERKEMEWAHAN, Hidup susah karena Krismon, ikut digebukin
di Korps Kadet Amerika, Kerja sambil sekolah, kerja berat sambil ngerjaiin thesis....
SALUT gua sama mereka, walau bapak berbintang, menteri lagi, tapi tetap
rendah hati dan hidup susah.....Sayang mereka-mereka ini hanyalah
sekelompok kecil anak-anak kolong yang tidak ikut-ikut trend "AKU ANAK
JENDRAL ABRI" yang pernah dan mungkin masih ada di Indonesia kita ini.
Hanya sekelompok kecil.... hanya sekelompok kecil saja
Sekelompok kecil yang tidak mendapatkan penghargaan dan kehormatan
Karena image yang telah diciptakan oleh kelompok besarnya.
Andrew Pattiwael
On Thu, 21 Jan 1999, Indra Adrisudiro wrote:
> Fakta menunjukkan:
>
> (1) Mahasiswa diterima di PTN
> * via UMPTN (dengan kriteria-kriteria tertentu)
> * via KKN (bokapnye jendral, bos Bank BNI,
> etc.)
> (2) Beasiswa S1, S2, S3, S4, dst. di BPPT, Bappenas,
> dll.
> * via seleksi murni (benar-benar kompetisi)
> * via KKN
>
> Nah sekarang nggak usah ribut nyari siapa yang bener
> dan siapa yang salah. Sebenarnya yang jelas-jelas
> salah adalah nggak adanya aturan main yang jelas.
> Seandainya pun ada, sanksi atas penyelewengan aturan
> mainnya yang nggak ada.
>
> Karena pemerintahan yang sekarang nggak bisa diarepin
> merubah aturan main yang sudah terlanjur berlaku.
> Mudah-mudahan "Indonesia: The Next Generation" bisa
> memasukkan aturan main ini ke dalam UU, Keppres, atau
> apalah namanya.
>
> Intinya: saya ingin melihat Indonesia suatu saat punya
> hukum atau aturan tentang Equal Opportunity
> Institution (Company, University, etc.) regardless of
> race, sex, sex opinion, sex affiliation, disability,
> religion, shape of body, age, etc. (tambahin sendiri
> deh). Jadi kalau bisa 100% rekrutmen (beasiswa,
> karyawan, etc.) didasarkan atas merit, dan bukan atas
> alasan/kriteria yang dibuat-buat.
>
> :-)
>
> PS: I don't really agree to Affirmative Action Plan,
> soalnya kok kesannya golongan minoritas minta
> dikasihani.
>
> _________________________________________________________
> DO YOU YAHOO!?
> Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com
>