Adri Amiruddin Wrote:
>Pertama, nama saya bukan andri tapi enggak pakai "n"
Waduh...anda benar.., saya salah tulis nama anda. maafkan saya ya bung
Adri...:-)
Adri Amiruddin wrote:
>Kedua, ada banyak berita mengenai berbagai kerusuhan. Saya hanya
mencoba >memberikan informasi yang lain, yang tidak beredar dalam forum
yang saya >ikuti.
Terima kasih sekali atas informasi yang anda berikan tersebut.
Mudah-mudahn saja informasi tersebut bisa berguna bagi rekan-rekan yang
lainnya.
Adri amiruddin wrote:
>Ketiga, masalah fair atau tidak saya tidak terlalu mau perduli. Karena
itu >bersangkutan erat dengan pengertian fair dalam versi masing-masing
>orang/kelompok kepentingan. Kalau fair dan tidak terus dibahas, saya
>khawatir banyak yang tersinggung seperti posting yang lain-lain
sebelumnya >Lama-lama jadi debat kusir.
Saya tidak meminta kepedulian anda kok bung Adri. Saya tau anda hanya
sekedar menyalin kembali berita yang anda terima dari Ambon. Saya hanya
sekedar ingin mengingatkan bahwa alangkah tidak bijaksananya menimpakan
kesalahan hanya kepada satu pihak saja. seharusnya masing-masing pihak
saling introspeksi diri dan segera memperbaiki hubungan, agar kerukunan
dapat kembali terjalin.
Adri Amiruddin wrote:
>Keempat, informasi tersebut saya sampaikan kepada rekan-rekan permias
agar >dijadikan bahan pertimbangan dalam melihat gejala sosial di
Indonesia.>Email yang saya postingkan tersebut sebetulnya berasal dari
Ambon. Tadinya >saya minta diforwardkan kepada seorang teman yang
menerimanya, tapi sampai >saat ini belum didapat. Jadi saya ketik ulang
dari hard copy yang saya >punya.
Sekali lagi terima kasih atas kesediaan anda menyalin berita tersebut,
yang mungkin saja berguan bagi rekan permias yang lainnya.
Adri Amiruddin:
>Keempat, reply ini tidak dimaksudkan untuk membantah M. Rosadi.
Harapannya supaya tidak jadi debat kusir. Masalah artinya bagi penerima
email ini >sangat bergantung pada yang membacanya sesuai persepsi dan
nilai serta >kepentingan anda masing-masing.
Saya juga tidak ingin berdebat kusir dengan anda,hanya sekedar ingin
memberikan penjelasan saja, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman
diantara kita. Adapun email saya yang sebelumnya, tidak dimaksudkan
untuk membantah berita yang anda salin itu, sekedar memberikan tanggapan
saja kok. Boleh dong saya mengeluarkan pendapat atas sesuatu hal atau
berita tertentu..., siapa tau tanggapan saya itu bisa juga berguna bagi
rekan-rekan permias yang lainnya dalam menilai suatu berita...:-)
Mohamad Rosadi
Virginia, USA
>Adri Amiruddin
>[EMAIL PROTECTED]
>
>----------
>: From: Mohammad Rosadi <[EMAIL PROTECTED]>
>: To: [EMAIL PROTECTED]
>: Subject: Re: Kerusuhan di Ambon (3)
>: Date: 26 Januari 1999 11:34
>:
>: Assalamualikum wr.wb
>:
>: Sekedar ingin menanggapi email yang dipostingkan oleh Bung andri
dibawah
>: ini.
>:
>:
>: Berita Postingan:
>:
>: -------------------------- Delete------------------------------------
>:
>:
>: >Tapi perkembangan akhir-akhir ini kerukunan antar umat beragama di
>: Maluku, khususnya antar Agama Kristen dan Agama Islam sudah mulai
>: luntur. Secara sadar dapat dianalisa bahwa kelunturan umat beragama
di
>: Maluku disebabkan karena adanya unsur-unsur kefanatikan agama yang
>: dibawa oleh pihak luar dan secara jujur pihak luar ini dapat
disebutkan:
>: Suku Bugis-Makassar, Buton,>Padang dan Jawa. Ajaran-ajaran
kefanatikan
>: merekalah yang mempengaruhi masyarakat asli Maluku yang beragama
Islam
>: telah ter-kooptasi dengan ajaran-ajaran kefanatikan mereka (mohon
maaf
>: bukannya kami sengaja ekstrim untuk menjelekkan saudara-saudara kami
>: selaku orang Maluku yang beragamaIslam, tapi kami ungkapkan ini demi
>: tegaknya kembali hidup kerukunan beragama selaku saudara dalam satu
>: budaya Pela-Gandong). Dan ini bukanlah kami diskriminatif, tapi
>: kenyataan inilah yang terjadi.
>:
>: M.rosadi menanggapi:
>:
>: Pernyataan di atas ini sepertinya kurang fair. Tidak adil rasanya
>: menyatakan bahwa masyarakat pendatang di maluku sebagai penyebab
>: terjadinya kerusuhan yang terjadi belakangan ini.(saya menangkap
maksud
>: yang demikian). Dan lebih tidak adil lagi menimpakan "ajaran
>: kefanatikan"(sepertinya definisi kefanatikan yang disebutkan disini
>: mempunyai arti negatif)kepada pihak islam saja. bukankah di pihak
>: kristen (dalam masyarakat maluku) juga terdapat orang-orang yang
fanatik
>: (dalam artian negatif),yang bisa jadi punya andil cukup besar
terhadap
>: terjadinya kerusuhan..?????
>:
>: Berita Postingan:
>:
>: >Secara sadar dapat dikatakan bahwa seandainya kali selaku Asli
Maluku
>: Agama >Kristen dan Agama Islam tanpa ter-kooptasi dengan kefanatikan
>: yang ada >sampai kapan pun tidak mungkin terjadi peristiwa yang
sangat
>: memalukan ini.
>:
>: M.Rosadi menanggapi:
>: Secara tidak langsung sebenarnya penulis email diatas ini mengakui
bahwa
>: kefanatikan (dalam artian negatif)dapat terjadi pada umat di kedua
belah
>: pihak, kristen dan Islam.
>:
>: Berita postingan:
>: >Pe4ngalaman telah membuktikan bahwa konflik SARA yang terjadi di
Maluku
>: di waktu-waktu lalu sampai saat ini selalu dipicu oleh mereka-mereka
>: yang tidak pernah mengenal budaya kerukunan umat beragama masyarakat
di
>: Maluku.
>:
>: M.rosadi menanggapi:
>:
>: Dalam beberap kasus bisa saja demikian. Tapi saya kurang yakin kalo
>: semua konflik SARA yang terjadi di maluku SELALU dipicu oleh pihak
>: pendatang(yang dikatakan tidak pernah mengenal budaya kerukunan umat
>: beragama masyarakat di Maluku). Tidak semua kaum pendatang di maluku
itu
>: penjahat kan.., sebagaimana halnya tidak semua orang maluku itu
>: preman..????? Setiap golongan masyarakat tentunya menyimpan
benih-benih
>: yang baik dan jahat...., so jangan cepat men-'judge' suatu kejahatan
>: merupakan "trade mark" dari suatu kelompok/golongan.
>:
>:
>: Wassalam
>: Mohamad Rosadi
>: Virginia
>:
>:
>:
-----------------------------delete-----------------------------------
>:
>: ______________________________________________________
>: Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com