Dear Permias and Readers, Ambon manise di kenangan sepanjang pantai pasir putih kaki-kaki tak bersandal meninggalkan gambar telapak deru angin pulau pantai mencium tubuh-tubuh pengagumnya ada kenikmatan menguyur jiwa dahaga sepoi angin asin merangkul lembut raga-raga tak berbaju memberi lindungan dari terpaan tawa alam Ambon manise, manise dalam kenangan senyum gadis-gadis dan perjaka-perjaka kecil memenuhi lembar-lembar diari tak ada celah di antara goresan tangan penulis yang haus sapaan para pelaut membangunkan ikan-ikan pantai berlari mereka dikejar oleh jala tak ada celah di antara tali yang membiarkan mereka Ambon manise biarkan kenangan itu menyatu dengan nirwana keindahannya tak akan pernah luput oleh kikisan waktu manise si Ambon menjulang tak terbatas di kenangan waktu ida ______________________________________________________ Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
