Bang YW :
Maaf bang...agak kurang mundeng...ngitungnya gimana ya koq bisa jadi Indosat yang untung?
Kalau saya nelpon dari Jakarta ke Ambon...terus Indosat yang untung...he..he...tolong dijelasin dong...
Salam,
Hadeer
----------
> From: Yusuf-Wibisono <[EMAIL PROTECTED]>
>
> 1. Setelah saya pelajari lagi, pola naiknya, kenaikan
> pola tarif telpon domestik yg barusan dimunculkan
> adalah didesain utk kepentingan Indosat. Bagi Telkom,
> memang tampaknya sekilas menguntungkan, padahal tidak,
> malah agak menggembosi competitiveness Telkom.
> Untungnya Telkom itu cuma dalam jangka puendek banget,
> plek persis seperti kata YLKI.
> 2. Kalo benar yg dituju itu Telkom, maka kenaikan itu
> seharusnya terjadi: optimal naiknya di pulsa lokal doang.
> Dan di Sljj turun (atau tetap)! (Sedangkan yg lain-lain
> kayak abonemen dan pasang baru, menurut saya cuma bumbu
> doang).
>
> 3. Perkiraan saya ini sudah terkonfirmasi dg analisis
> dari Jardine Flemmings baru-baru ini.
>
> 4. Asal tahu saja, bentar lagi, Indosat akan diprivatisasi
> ke pihak asing, dan utk menaikkan valuenya, kemungkinan
> besar secara terbatas mereka akan diberi konsesi utk
> long-distance dan akses domestik lokal (lewat seluler).
>
> 5. Konsesi itu akan membuat prospek Indosat menarik
> bersamaan dg tarif yg baru itu (dan negatifnya Telkom
> di mata pelanggan, at least YLKI, sementara waktu).
> Dan kenaikan seluler juga akan menambah atraktif lagi
> prospek Indosat (pada saatnya nanti mereka dibolehkan
> main seluler).
>
> 6. Pada gilirannya nanti, (setelah Indosat sold),
> Pemerintah akan menjual Telkom. Kemungkinan, saat
> itu Telkom yg akan dibagusin (misalnya diberi keluasan
> cakupan ke bisnis internasional secara terbatas, dan
> akses seluler juga, dll).
>
> 7. In short, sekarang ada move demi Indosat (yg nota bene
> membebani rakyat). Setelah sukses, Indosat terjual, ada
> move demi Telkom (yg nota bene membebani rakyat juga),
> ... dst. Lha kapan ada move demi rakyat? You tell me...
> Mungkin nanti pada saat rakyat akan dijual (misalnya
> rakyat Timor-timur ;-) atau TKI/TKW, nggak tahu juga.
>
> 8. Yg jelas, sementara sekarang ini YLKI teriak-teriak
> menghadap Telkom, para decision maker tertawa terkencing-
> kencing... (karena tipuannya berhasil dan YLKI menghadap
> ke arah yg salah, tentunya dg argumen yg salah juga,
> karena dalam argumennya kata Indosat belum pernah disebut
> barang satu kali pun).
>
> ;-)
- Kenaikan Tarif Telpon (Domestik) Demi I... Yusuf-Wibisono
- Re: Kenaikan Tarif Telpon (Domesti... Efron Dwi Poyo (Amoseas Indonesia)
- Re: Kenaikan Tarif Telpon (Domesti... Hadeer
- Re: Kenaikan Tarif Telpon (Domesti... Yusuf-Wibisono
- Re: Kenaikan Tarif Telpon (Domesti... Keukeu Nurjannah Abdullah
- Re: Kenaikan Tarif Telpon (Dom... Alexander Hutapea
- Re: Kenaikan Tarif Telpon (Domesti... Hadeer
- Re: Kenaikan Tarif Telpon (Domesti... Yusuf-Wibisono
- Re: Kenaikan Tarif Telpon (Domesti... Yusuf-Wibisono
- Re: Kenaikan Tarif Telpon (Domesti... Hadeer
- Re: Kenaikan Tarif Telpon (Domesti... Hadeer
