Terima kasih,
saya tidak hanya meminta maaf kepada Oom,
saya juga meminta maaf kepada anggota mailing list
yang sempat membaca tulisan-tulisan saya yang tidak
berkenan.

cheer,

ida

>
>Permintaan maaf saya terima. Saya juga minta maaf juga deh.
>Lain kali jangan suka main cap-capan lagi ya... Itu kan
>personal. Mungkin tante boleh deh mengembangkan sense untuk
>membedakan mana yg personal dan yg bukan, biar punya keahlian
>sejuta plus satu. Saya juga mesti belajar, juga semua orang.
>Saya rasa di sini kita sama-sama belajar. Jadi
>nggak perlu saling kemaki atau model sok-sok-an lainnya
>lah.... tentu yg terakhir ini bukan untuk tante ida.
>
>BTW, aku tahu maksud puisi terakhirmu lho, jadi yaaaa
>..... sak karepmu lah. Yo wis lah.... Segitu dulu.
>
>
>
>On Feb 9, 10:39pm, Notrida Mandica wrote:
>> Subject: Re: Sketsa Politik
>> DEAR DENMAS JAYA,
>>
>> Saya minta maaf kalau saya akhirnya menyebabkan sedikit kronik.
>> Saya tidak menyangka kalau tanggapan-tanggapan di mailing list ini
>> ditanggapi sebagai personal affairs.
>> Saya janji akan lebih hati-hati lagi.
>> BTW, kata SEJUTA itu hanya kata antar teman saja...tidak ada yang
perlu
>> dibanggakan atau dikonflikkan.
>> Let me say that:
>>
>> I AM NOTHING
>> I GROW WITH NOTHING
>> I POSSES NOTHING
>> I PRAISE NOTHING
>> MY ESSENCE IS NOTHING
>> THERE IS NOTHING TO TALK ABOUT ME
>> BECAUSE IN AND OUT
>> I AM ALWAYS NOTHING
>>
>>
>> cheer,
>>
>> ida
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> >Sudah fitrahnya bahwa manusia dibatasi kemampuannya.
>> >Menyebutkan diri sebagai mempunyai SEJUTA bidang kemampuan
>> >adalah sifat kesombongan yang tiada taranya. Bila menyebut
>> >orang lain mempunyai SEJUTA bidang kemampuan, jelas ybs
>> >mempunyai maksud-maksud lain. Di jaman reformasi ini sikap
>> >kiss ...h mungkin perlu direformasi juga. Orang-orang seperti
>> >inilah yg menjadikan Habibie pemimpin dari banyak perusahaan
>> >(jaman ORBA). Lupa bahwa kepandaian BJH juga terbatas, jadilah
>> >banyak yg morat-marit. Seandainya dibatasi dengan IPTN saja
>> >mungkin sudah berkibar tuh perusahaan. Lagian mana saya tahu sih
>> >kepiawaian tante ida yg lain. Umumin dong....jadinya kita nyadar...
>> >Iya nggak? Nggak ya? Ya sudah.....
>> >
>> >BTW, bukankah sangat kontradiktif. Orang lain pengen anonim kok
>> >dicela, sebaliknya memberi cap Ken Starr yg jelas memasang bendera-
>> >nya tinggi-tinggi sebagai STAR? What a pity....
>> >
>> >
>> >Helson Siagian wrote:
>> >> Harus kita akui (mungkin anda nggak termasuk "kita") bahwa
perpuisian
>> >> adalah salah satu bidang dari SEJUTA bidang yang dikuasai oleh
Daeng
>> atau
>> >> Tante Ida (saya yakin Ida nggak setuju saya menyebutkan hal ini).
>> >> Disamping itu, dia eh Ida tetap pakai nama aslinya.
>> >>
>


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

Kirim email ke