Amien Garap TKI Hongkong Jakarta, JP.- Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Prof Dr H Amien Rais MA meramalkan, dalam pemilu nanti tidak ada partai politik yang menang mutlak seperti pemilu di zaman Orde Baru. Partai-partai yang berpotensi besar pun mungkin hanya bisa memperoleh 30 persen suara. "Itu pun sudah termasuk paling hebat," kata Amien Rais kepada wartawan di kantor PP Muhammadiyah kemarin. PAN sendiri, lanjut Amien, dalam Pemilu 7 Juni 1999 nanti tidak mau memasang target muluk-muluk. Target PAN, menurut dia, dalam pemilu nanti hanya merebut 29�30 persen suara. Untuk mewujudkan ambisi itu, PAN akan menggarap dukungan dari warga Indonesia di luar negeri, termasuk para TKI di mancanegara. Untuk membuktikan keseriusan PAN menggarap pemilih di luar negeri, Amien kemarin berangkat ke Hongkong. Dia akan berdialog dengan TKI yang jumlahnya cukup besar. PAN melihat, jumlah TKI di Hongkong lebih dari 400 ribu orang, cukup lumayan jika bisa direbut. "Saya mendengar, para TKI di Hongkong tertarik bergabung dengan PAN," ujar Amien. Disebutkan, karena sulitnya satu partai menang mayoritas, koalisi antarpartai di masa mendatang sangat terbuka. PAN sendiri, lanjut dia, sangat mungkin berkoalisi dengan partai lain. Idealnya, koalisi itu dilakukan setelah pemilu. PAN akan melakukan koalisi terbuka dengan partai apa saja, termasuk Golkar, jika partai itu benar-benar bertobat. Amien lalu menjelaskan, koalisi yang dilakukan PAN nanti tentu disertai target minimal dan maksimal. Pengertian maksimal, papar dia, bagaimana PAN setelah berkoalisi tetap menjadi lokomotif atau pimpinan di depan. "Ibarat pesawat terbang, PAN harus menjadi pilotnya, yang bisa menentukan arah perjalanan pesawat tadi," kata Amien. (bh)
