In a message dated 2/15/99 4:03:30 AM !!!First Boot!!!, [EMAIL PROTECTED] writes: << tapi jangan lupa bahwa dalam situasi chaos di muka gawang, bola liar bisa berubah menjadi gol spektakular. ############## Benar Bhima. Inilah yang acap dilakukan Romario Faria (Flamengo & Brazil) pada Piala Dunia 1994 USA. Atau sekarang pada Roberto Carlos (Real Madrid & Brazil)-- terutama ditopang oleh tendangan geledek dia. Mirip dengan Carlos, Christian Ziege (AC Milan & Jerman) juga sering memanfaatkan scrimage di depan gawang. Kalau Gabriel "Batigol" Batistuta (Fiorentina & Argentina)-- gol itu selalu memantul sekali di lapangan atau bola langsung menerpa jaring gawang, kira-kira semeter di atas permukaan rumput). Sedangkan dari tim Juara Piala Dunia 1998, gol itu terlahir lewat Zinedine Zidane (Juventus & Perancis). Sementara bagi Tim Oranye, gol itu kerap dibikin Patrick Kluivert. Memang dahsyat dan spektakuler!!!!!! Zamannya PSSI jaya, barangkali kita bisa meenyebut Anwar Ramang, Andi Lala, Tumsila (PSMS) Johanes Hauri (Persipura), dan terakhir Syamsul Arifin (Persebaya & Niac Mitra). Kalau zaman Kurniawan Julianto sekarang-- saya belum menemukan bintang yang dimaksud Bhima di atas (Bhima Sakti sendiri khan gelandang tengah... :-)) dan jarang berada di dekat gawang lawan. salam! tamadhan pohan
