Saya kira ketua DPR dan MPR harus dipisahkan, saya usulkan P'Amien di DPR
dan Cak Nur di MPR dan diwakil presiden mungkin HB X.

bRidWaN wrote:

>   Saya punya usulan yang lain (boleh dong yah..:)
>
>      Presiden         : Megawati
>      Wakil Presiden   : Nurcholis Majid
>      Ketua DPR/MPR    : Amien Rais
>      Ketua DPA        : Gus Dur
>      Ketua BPK        : Marie Muhammad
>      Ketua MA         : Baharuddin Lopa
>
>   Catatan :
>
>    1. Pemerintahan yang bersih memang merupakan impian kita,
>       oleh sebab itu UU Pemerintahan yang Bersih harus segera
>       diberlakukan sebagai pendukung kinerja Pemerintah yang
>       baru nanti.
>    2. Pemerintah ini dapat dianggap 'Pemerintah Transisi', dan
>       oleh sebab itu mereka harus memepersiapkan segala sesuatu
>       yang berhubungan dengan ke-Pemerintahan selanjutnya,
>       diantaranya pembinaan politik di dalam negeri serta
>       persiapan Pemilu 2004.
>    3. Mengenai Persoalan Ekonomi dan Sosial, sudah barang tentu
>       akan merupakan 'top-priority' yang harus mereka selesaikan
>       dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Salah satu jalan
>       adalah membentuk suatu TIM yang terdiri dari orang-orang
>       yang capable, reliable dan punya nama baik didunia
>       internasional.
>
>   Ini sekedar usulan pribadi, tentunya rekan rekan bisa
>   memperbaikinya atau bahkan bisa 'mencerca'-nya.....:)
>
>   Salam,
>   bRidWaN
>
> ---
> At 04:30 18/02/99 -0800, Priyo Pujiwasono wrote:
> >Salam Permias!
> >
> >Tampaknya memang tanpa adanya KOALISI antar partai-partai Pro
> >Reformasi....kemungkinan status quo bertahan masih sangat besar.
> >Jadi, tak usahlah saling kritik antar tokoh reformasi, siapa
> >yang paling capable, yang paling demokratis, yang paling etc-etc.
> >Bukankah tujuannya sama: TEGAKNYA REFORMASI, DEMOKRASI, DAN
> >KEADILAN di bumi Indonesia?
> >
> >Kalau begitu, bagaimana kalau komposisinya begini:
> > - Presiden: DR. AMIEN RAIS
> > - Wakil Presiden: MEGAWATI SOEKARNO
> > - Ketua MPR/DPR: GUS DUR atau SRI SULTAN HB X
> > - Ketua DPA: PROF. DR. NURCHOLISH MAJID
> >
> > Kalau kita tak bisa bersatu, ya terima sajalah: you get what you
> > deserve -- reformasi total mungkin gagal di tengah jalan & sekedar
> > jadi nostalgia dan utopia kita bersama.
> > Ikuti berita Jawa Pos di bawah ini (saya bukan disuruh Bung Ramadhan
> > Pohan untuk ngiklanin korannya lho...:-)
> >
> >Salam koalisi!
> >
> >Priyo Pujiwasono
> .........................deleted........................

Kirim email ke