Saya mah tidak dukung YLKI...waktu beras naik, pupuk naik, telur naik, YLKI ada dimana?
Perasaan yang diurus YLKI cuma tarif telepon, pam, sama listrik. Koq kelihatannya cuma sekumpulan orang pembela orang kaya.

Saya mendukung telkom untuk melihat kembali Tarif Lokal 3 nya. Sebenarnya kan ini yang jadi inti permasalahan. Secara ekstrim hanya orang cikokol di Tangerang yang menelpon orang di Karawang Bekasi yang terkena Lokal 3. Atau orang di Cinere menelpon orang di Cilincing. Tapi sebenarnya kan pemakaian secara mayoritas kan terjadi dipusat bisnis jakarta. Lagipula mana ada kota yang lebih besar dari 30 km kecuali di Jakarta. Jadi kota - kota lain kan sebenarnya tidak terkena peraturan ini. Koran dan YLKI aja yang memblow up. Naik rata-rata 24% buat kelangsungan hidup telkom mah nggak apa-apa. Daripada Telkom mati terus ada orang Singtel yang beli Telkom, terus malah jadi naik 50% lebih ruwet lagi masalahnya. Nanti malah dibawa kesidang WTO.

Kalau peraturan ini tidak dilihat (bagi Lokal 3) ... untuk selanjutnya yang mau cari pacar, sebaiknya ditanya dulu "eh tinggal nya dimana?", "Pulangnya searah nggak jalannya dengan saya, biar irit jalannya, kan banyak macet" he...he.....

Gimana Bang YW....saya koq malah membela telkom ya....hidup telkom.... :-)

Hadeer

----------
> From: bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [ylki-l] Informasi Posko "BOIKOT" kanaikan tarif Telepon diYLKI
> Date: 25 Februari 1999 9:14
>
> Saya juga mendukung semua langkah YLKI......
> Maju terus YLKI !!
>
> Sebagai tambahan saran, mungkin ada baiknya rekan2
> di millis ini membuat suatu TIM yang akan bertugas
> memberikan masukan/usulan  mengenai langkah2 bagi Telkom
> meng-efisiensikan organisasinya.....
>
> Fair enough kan ?
> Daripada hanya mengumpat dan menggerutu saja...:)
>
> Maklum, mungkin ada beberapa Pejabat di Telkom (mungkin loh),
> yang kurang menguasai permasalahan nya, apalagi mencari
> solusi nya. Solusi menaikan harga adalah solusi yang
> paling belakang (seharusnya).
>
> Kalau kita berbisnis, tentu ada 'business-risk', sebab itu
> kita juga harus mempunyai Plan A, Plan B dst nya, seandainya
> terdapat hal-hal yang bisa mengacaukan the Original Plan..
> Jadi semacam Contingency Plan...
>
> Bukan Harga jual dinaikan, apalagi didalam keadaan 'khusus'
> seperti saat ini, dan apalagi misi Telkom seharusnya adalah
> memberikan kesejahteraan kepada masyarakat......
> Itu sebabnya Telkom diberikan hak monopoli, dan seharusnya
> Monopli ini mulai dipikirkan untuk dihapuskan, karena tidak
> sesuai dengan UU 1945 pasal 33.....
>
> Salam,
> bRidWaN
>
>
> ==========================================
> At 11:45 24/02/99 -0800, buyung fr wrote:
> >salut utk YLKI...
> >tapi saya ngga setuju turun ke jalan, bikin susah masyarakat lain.
> >mending yg dilaksanakan usulan YLKI yg mau kerjasama dg YLBHI itu.
> >dg kata lain, boikot pembayaran tagihan telpon, dan kalo kita
> >di'apa-apa'in telkom, YLBHI yg akan membantu...
> >itu pendapat saya, loo...
> >mudah2an YLKI bisa mendapat lebih banyak lagi tanda tangan...
> >
> >regards,
> >buyung fr

Kirim email ke