In a message dated 12/21/98 8:17:02 PM Eastern Standard Time, [EMAIL PROTECTED]
writes:

> I am very sorry if any of you were offended by my numerous citations on
>  Christianity and Christmas.
>
>  I was trying to present something that could be discussed together, and
>  I did not mean to bring a new disagreement in this forum. What I meant
>  to do was encourage all of us scholars to be more critical at new things
>  we never heard before (some may be true, and some may be untrue) and it
>  is just very unfortunate that some of you found those issues offensive.
>
>  I myself did NOT completely believe very single things they say.
>  If I did, I would not have asked for your opinion on those issues.
>  If I did, I would have done far more outrageous things to the public.
>  If I did, I would certainly be held liable for the controversy.
>
>  Again, I apologize for such unthoughtful actions.
>

Bung Indi, banyak sekali hal2 baru memang yang mungkin saya,
anda, atau pun kita disini belum mengetahuinya dan bisa jadi
membuat kita keheranan setelah mengetahuinya.

Anda mungkin akan terkejut/terheran2 kalau dikatakan bahwa
kata "Allah" itu dasarnya sudah ada sejak ribuan tahun sebelum
masehi yang merupakah bagian dari dewa2 yang disembah.
Benar atau tidaknya hal ini, silahkan anda mencari tahunya
dari orang2/sumber2 yang anda percayai.

Saya adalah seorang pribadi yg menyadari sepenuhnya keterbatasan
saya dalam memiliki atau mengetahui informasi. Itulah sebabnya
saya selalu membuka diri akan informasi2 yang ada baik itu informasi
yg benar atau pun yg salah, informasi yg sesuai dengan saya atau pun
yg bertentangan dengan saya. Jangan pernah menutup diri akan
kebenaran dan kebenaran tersebut bisa terdapat dalam tumpukan
ketidakbenaran. Inilah salah satu prinsip yang saya pegang.

Selalu hargailah pilihan hidup atau keimanan seseorang, apapun itu.
Hal ini mungkin yang perlu ditumbuhkembangkan (nyontek bahasanya
Harmoko) dalam masyarakat kita.

Keimanan orang Islam di mata orang Kristen adalah salah.
Keimanan orang Kristen di mata orang Islam adalah salah.
Parahnya adalah orang2 yg sudah menyadari hal ini masih
ribut2 mempersoalkan/memperkarakan apalagi sampai
bakar2an atau pun bunuh2an....:)

Dalam semangat NATAL ini ingin saya menyampaikan suatu
titipan buat kita semua:
"Peace Christ be with us."

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Kirim email ke