Itu nyang namanya politik.  Orang tua dulu bilang politik itu kotor, ada juga
nyang bilang politik itu kejam.
Syahganda? aktivis politik sejak di bangku kuliahan.  Terkena DO jamannya
wiranto jadi rektor.  kemudian ia aktif di LSM internasional, kalau tak salah
istrinya orang belanda. 
Ibunya pernah menulis di surat pembacanya kompas, isinya mempertanyakan
perubahan anaknya sebelum ia masuk ITB dan setelah beberapa taun ia kuliah di
ITB.
Noorcholis/gepeng juga aktivis politik sejak bangku kuliahan, kalo tak salah
ia adik kelas (beda 4 taun) dengan syahganda.
politiklah nyang membuat orang berubah, politik jugalah nyang membuat teman
jadi saling menghantam.
Benar tidaknya surat syahganda pun seakan bias, apa benar itu surat syahganda,
atau ada orang nyang sengaja mencatut suratnya syahganda.
Politik politik, benar kata kang Andrew mendingan makan-makan aja, jadi mau
nraktir saya makan di mana? Kalo kejauhan cukup kirimi saya money order... :-D

Pandir,
Propokator nyang nggak pernah pake surat-suratan


Andrew G Pattiwael <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
ya sepertinya :

Yang kristen ketakutan kalau si adi sasono yang sekarang ini berada di
pusat kekuasaan bermain-main api didalam sekam. si adi ditakutkan akan
merubah negara ini menjadi negara agama, lalu ngejar-ngejar yang kristen.

Sedang yang Islam masih terus ketakutan dengan si benny yang katanya
masih bermain strategi papan catur untuk menyudutkan umat islam yang
katanya didendami nya sampai mati...

jadi siapa yang sekarang kita takuti? takut kita sama si adi? takut kita
sama si benny? atau kita takut dengan kelaparan.....mana yang lebih
mengancam?  kelaparan yang telah membuat kita beringas sehingga
bisa diadu macam spion oleh orang-orang macam adi dan si benny
ini...(kalau memang mereka ini yang menjadi penggerak catur-caturnya)

jadi mau apa? masih terus aja bilang diprovokasi....masih terus aja
bilang ini salah si adi...ini salah si benny.....ah...mana selesai
permasalahan.....buat perubahan donk yang mendasar..

oiii...makan...makan....bagi pemerintahan yang baru, bersih, dan
berdemokrasi murni...tugas pertama anda adalah menyediakan PANGAN MURAH
yang dapat dibeli oleh MAYORITAS MASYARAKAT (yang sekarang sudah berada
dibawah ambang kemiskinan), bukan untuk menyediakan uang NEGARA untuk
menyelamatkan bank, kejadian si BAKRIE lalu...
Sediaiin uang dari kas negara (YANG BERASAL DARI RAKYAT) kembali untuk
kemakmuran rakyat jelata...bukan kemakmuran elitis....

bosen dengan masalah sama si adi dan si benny

MAKAN-MAKAN....



On Thu, 1 Apr 1999, Indi Soemardjan wrote:

> See....I told you so!
>
>
> ---------
>
> SEPERTINYA BAPAK YANG SATU INI (AS)PERLU DIPERHATIKAN SECARA KHUSUS.
> STRATEGINYA SEPERTI EYANG HARTO.
>
>
> Belakangan ini muncul heboh "Surat
> Syahganda", Sekjen Partai Daulat Rakyat (PDR) dan peneliti CIDES,
> lembaga
> kajian milik ICMI. Surat yang bocor ini menyiratkan agenda politik Adi
> Sasono dan PDR untuk mencalonkan Habibie menjadi presiden mendatang.
> Surat
> ini juga menyiratkan agenda politik PDR dan Adi Sasono sendiri. Berikut
> adalah kutipan dari apa yang dikatakan sebagai "surat syahganda"
> tersebut.
> ---------------------------------------------
>
> Kepada Yth,
> Mas Adi Sasono,
> Dirumah.
>
> Assalamu' alaikum.
>
> Saya sekeluarga sehat wal'afiat dan semoga Mas Adi sekeluarga demikian
> adanya serta senatiasa mendapatkan hidayahnya.
>
> Keadaan politik terakhir ini perkembangannya sangat cepat sekali dan
> karena
> kesibukan mas Adi , saya melaporkan hal-hal sebagai berikut sebagai
> tindak
> lanjut pembicaraan kita di Tanah Suci.
>
> 1. Untuk KPU saya sudah menggolkan Umar Husein masuk mewakili PDR . Saya
> pribadi ingin agar Mas Adi memperhatikan Umar Husein sebagai kader.
> Selebihnya peran Pak Syarwan yang selalu membantu juga layak untuk kita
> beri
> pujian soalnya kita kemarin udah 'last minute' lho mas.
>
> 2. Guna Kelancaran pencalonan bapak Habibie untuk Presiden mendatang ,
> saya
> sudah melakukan langkah langkah sebagai berikut,
>
> a) Saya sudah koordinasi dengan Bang Hariman Siregar untuk
> mengidentifikasi
> kekuatan-kekuatan yang mungkin bisa kita rangkul dan juga kekuatan
> kekuatan
> yang melawan. Hariman juga sudah koordinasi dengan Fanny dan sudah
> memerintahkan Bursah untuk melakukan operasi mendukung Pak Habibie lewat
> GPRI. Bursah akan meloby elite tentara supaya menerima kombinasi
> Sipil-Militer dengan mendorong isssue duet Presiden Habibie-Pak Wiranto
> (tentara ini kalo nggak diakalin emang susah). Sedikit ganjalan hanya
> dari 2
> Colis (Muzaki Colis dan Noorcholis/ge-
> peng) yang tidak bisa kompromi dan anti Habibie. Muzaki Colis ini binaan
> lama dari Tutut-Hartono sedang Noorcholis ini tangannya Arifin Panigoro.
> Hariman juga sudah memerintahkan Kastorius Sinaga untuk menjaga Tim 11
> bersama Bang Buyung serta aktif melakukan pemantauan terhadap Pemantau
> Pemilu. Ini penting mengingat ada gerakan Arifin Panigoro dan kawan
> kawannya
> yang akan menggunakan Pemantau Pemilu untuk menghantam hasil-hasil
> Pemilu
> 1999 nanti. Hariman juga nitip pesan supaya Mas Adi menekan Akbar
> Tanjung
> kenapa Golkar mengeluarkan 5 (lima) calon seharusnya kan calon tunggal.
>
> b) Di PDR sendiri kami cukup solid , hanya ada sedikit ganjelan dari
> Jumhur
> dan Eggy Sujana. Saya mohon agar Mas Adi memanggil mereka dan
> menyampaikan
> agar mereka ada di bawah komando saya. Sedang Radhar Tribaskoro dan Iwan
> Basri mohon bisa difungsikan di Depkop. Kami juga sudah mengontak
> seluruh
> PDR agar 3 bulan menjelang Pemilu mereka mengarahkan anggota-anggota dan
> binaannya untuk di bawah komando PDR dan kita akan segera mobilisasi
> untuk
> mempertahankan Pak Habibie. Pak Burhanudin juga sangat bagus kerjanya
> oleh
> karena itu mohon bantuan pendanaan untuk operasi ini.
>
> c) Untuk alumni ITB , saya minta mas Cacuk menginstruksikan ke Yusman
> agar
> meredam alumni ITB mantan DM 78 yang saat ini sangat mobile melawan Pak
> Habibie. Mereka itu ada dua kelompok yaitu IA 234 (markasnya di Mampang
> Prapatan) dan dikendalikan oleh Zulkarnaen serta Meilono. Sedang satunya
> adalah kelompok Heri Achmadi dan Rizal Ramli; kedua kelompok ini saling
> berantem satu sama lain. Saya sedang cari cara untuk memecah mereka,
> akhir
> Maret ini mereka akan kampanye di Inggris lewat seminar dan mereka akan
> buat
> opini International yang kira kira hasil seminar itu akan menyimpulkan
> Habibie tidak kredibel.
>
> d) Saya dapat informasi bahwa penyadap telepon Pak Habibie dan Pak
> Ghalib
> dilakukan oleh intelejen yang kemudian menjualnya kepada Arifin Panigoro
> dan Sofyan Wanandi. Kabarnya masing-masing keluar Rp 1 Milyar. Saya
> sendiri
> masih melacak siapa intelejen itu dan kepentingannya apa, saya dibantu
> oleh Pak
> Madani (?) (Tulisan kurang jelas,red)
>
> 3. Mengenai sikap Mas Amin akhir akhir ini saya juga prihatin saya sudah
> minta tolong sama Pak Abdillah Toha untuk memberi pengertian ke Mas Amin
> tapi kayaknya Nasrudin Madjid menghalang-halangi terus. Rasyid sampaikan
> ke
> saya, Nasrudin itu orangnya hanya butuh duit saja. Saya minta pendapat
> Mas
> Adi tentang hal ini supaya langkah langkah Mas Amin bisa seirama lagi
> dengan
> kita. Saya juga denger kabar kalo Mas Amin naik haji bersama Arifin
> Panigoro, khabarnya Meilono naik haji juga. Mereka lolos kena cekal
> karena
> dibantu Wiranto, apa benar khabar ini?
>
> 4. Tentang kasusnya bang Kivlan , saya beri input ke beliau supaya
> mendatangi Gus Dur . Bang Kivlan ini memang susah-susah gampang . Beliau
> itu
> cerdas dan kepemimpinannya juga bagus , tapi satu kelemahannya yaitu
> Uang.
> Saya bilang sebenarnya Gus Dur itu orangnya penakut jadi sebaiknya
> didatangi
> dan ditanyai apa maunya. Sekali kali kayaknya kita perlu ngerjain Gus
> Dur
> lho mas, soalnya kita sudah dikerjain terus ama dia .
>
> Sekian dulu laporan dari saya, mohon Mas Adi bisa mengatur waktu yang
> luang
> untuk kita bisa saling tukar pikiran secara lebih serius sekaligus
> koordinasi mengingat perkembangan politik yang cepat sekali.
>
> Wassalamua'alaikum Wr Wb
>
> Syahganda N.
> --
>


____________________________________________________________________
Get free e-mail and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1

Kirim email ke