At 06:00 07/01/99 EST, Irwan Ariston Napitupulu wrote:
> Bung Ridwan, terima kasih atas masukannya.
> Sekedar meluruskan, saya dan bung Yusuf tidak sedang
> melakukan perdebatan agama....:)
>
> Sekedar mengulang, tujuan saya bertanya via milis permias
> adalah untuk klarifikasi dimana nanti bila ternyata ada
> yg tahu dengan jelas bahwa hal itu tidak benar atau ada
> penjelasan lainnya, saya akan teruskan informasi/klarifikasi
> tersebut.
> Saya pun percaya diantara rekan2 saya yg beragama Islam
> disini juga banyak/sering mendengar berita2/isu2 tentang
> agama Kristen atau orang2 Kristen yg negatif. Khan tidak
> ada salahnya kita tanyakan di milis ini untuk klarifikasi
> mumpung di milis permias ini saya perhatikan anggota2nya
> lebih banyak yg berkepala dinginnya dan ngga emosian.
> Tujuannya ya jelas, yaitu mengklarifikasi suatu berita/isu
> sehingga diharapkan bila ternyata tidak benar lalu kita
> teruskan kerekan2 seiman lainnya agar tidak terjadi kesalah
> pahaman atas misinformation tersebut.
>
> Saya percaya banyaknya kesalahpahaman yg terjadi antara
> umat Islam dan Kristen itu umumnya karena kurangnya
> informasi yg kita miliki.
>
> Mungkin satu hal lagi yg perlu kita sadari disini adalah
> bila ada orang2/tokoh2 yg dibicarakan hendaknya jangan
> serta merta ditarik masalahnya ke masalah agama dari
> orang/tokoh tersebut.
> Ini yg saya perhatikan secara sadar atau pun tidak
> sadar kita lakukan sehingga melihat permasalahan
> tersebut menjadi kurang keobyektivitasan kita.
>
> Demikian saja penjelasan dari saya, bung Ridwan.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
Lae Irwan, (Horas!)
Terima kasih, saya sangat menghargai balasannya.
dan saya bisa mengerti apa maksud dan tujuan-nya.
Himbauan tsb sebenarnya bukan murni ditujukan kepada
Lae dan Mas Yusuf, tetapi kepada semua teman Permias@.
Saya hanya bisa berharap agar Teman-teman dapat mengerti
bahwa diskusi/debat Agama, tidak akan menghasilkan
apa-apa, bahkan pontensial menghasilkan kesalahpahaman.
Ini lebih dititik-beratkan kepada Negara Kesatuan RI
yang berazaskan : PANCASILA.