dicurangi dulu, tentulah tidak aneh untuk ber-
curiga dan was-was. Apalagi bila dianggap
Pemerintah kini adalah sama dan sebangun
dengan yang sebelumnya.
Saran saya lebih baik berjuang dan memonitor
pelaksanaan pengesahan RUU Politik yang ditargetkan
selesai tanggal 28 Januari, agar sesuai dengan apa
yang seharusnya berlaku, yaitu 'JURDIL".
Memang DPR yang bertugas saat ini masih DPR hasil
Pemilu 1997, yang dianggap produk Orde Baru, tetapi
paling tidak mereka tidak bisa begitu saja bertindak
didalam mempertahankan ke-mayoritasan-nya.
Setelah UU POLITIK yang jurdil tadi diberlakukan,
maka diharapkan akan dibentuk Tim Pengawas yang
independen, baik dari dalam negeri, maupun dari
luar negeri.
Disini saya berharap, bagi siapa yang kalah akan
menerima kekalahannya dengan lapang, bahkan ikut
membantu Golongan yang menang untuk ikut membangun
Negara kita, meskipun sebagai pihak Oposisi.
Terlalu bermimpikah saya ? Semoga Tidak.....:)
Salaam,
bRidWaN
At 19:16 11/01/99 +0700, Hadeer wrote:
Yth :=peace=-
Banyak sekali pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan oleh baik
para rekan Permias maupun di media bahwa Pemilu harus adil, jujur
dan bersih. Seperti contoh pada media Kompas hari ini 11 Januari
1999 di halaman muka, salah satu calon peserta Pemilu menyatakan
bahwa :
==
Jangan Curangi Pemilu. ....Pemerintah jangan sekali-kali mempunyai
pikiran dan itikad untuk berbuat curang dalam pemilu atau menyalah
gunakan kekuasaan untuk memanipulasi kedaulatan rakyat.
Jika kecurangan dan pencurangan tetap dilakukan, sangat sulit bagi
pihak manapun untuk meredam amarah rakyat yang tidak mustahil akan
meledak dalam bentuk yang sangat memilukan....
(Kompas 11 Januari 1999)
==
Saya mencoba untuk berpikir dan melihat dari sisi lain
pernyataan tersebut, yaitu :
KOK YAKIN SEKALI MAU MENANG PEMILU...
Ini lah letak bahaya nya...Partai ini sangat yakin sekali
akan menang pemilu atau paling tidak mengalahkan pemerintah
(baca GOLKAR) dalam pemilu... bahaya nya adalah pada saat
Partai ini kalah....mereka akan buta mata tidak bisa menerima
kenyataan...karena sudah sangat yakin dari awal akan menang
pemilu....POKOKNYE GUE HARUS MENANG.....
Akhirnya...yang terjadi adalah :
Pernyataan - pernyataan ancaman yang dari awal sudah di katakan
akan terjadi (baca berita diatas).....akan menjadi kenyataan....
pada saat mereka kalah.....
Inilah ciri - ciri Partai yang akan kalah... siap kuda - kuda
dengan ancaman-ancaman....
NB:
Mbok ya tidak usah pake ngancam - ngancam segala....udah kaya'
jagoan aja ya :-) Tong Kosong Bunyinya Nyaring :-)
Yang namenye jagoan kan harus diam, tenang, elegant, nggak banyak
ngomong, nggak ngancam-ngancam :-) tahu - tahu menang aja....
