Saya setuju saja tidak membatasi diskusi apapun,
tetapi saya agak risih kalau kita sudah mulai
berdebat masalah 'agama'.
Ngomong-ngomong saya koq agak-agak deg-deg an
menunggu hasil tgl 28 Januari re: UU Politik.
Salam,
bRidWaN
At 12:24 11/01/99 -0600, HARRY A AZIS wrote:
> Karena itu, menurut saya, diskusi apapun atau kampanye
> apapun dari siapapun di list seperti Permias ini tidak
> perlu dibatasi2 atau dikuatir kuatirkan. Karena saya
> termasuk yang percaya, hampir semua diantara kita jeli
> kalau melihat sesuatu, seperti Bung BRidwan. Kita
> tampaknya sudah terlatih untuk tidak hanya membaca
> sesuatu sebagai "taken for granted"(kulit mukanya saja).
>
> Mereka yang tulisannya "tidak ingin ditertawai" sebaiknya
> berpikir sebelum menulis. Hehe... seperti iklan ki Manteb
> saja, teliti sebelum membeli....:)
>
> Wassalam,
> Harry Azhar Azis
>On Sun, 10 Jan 1999, bRidWaN wrote:
>
>> Wah bung Harry,
>> Sebetulnya saya hanya ikut-ikutan mengomentari
>> Partai Keadilan di-Permias@ ini.
>> Ternyata anda yang lebih jeli lagi.....:)
>>
>> Salaam,
>> bRidWaN
>>
>> At 10:56 09/01/99 -0600, HARRY A AZIS wrote:
>> > Salam,
>> > Rupanya Bridwan cukup jeli membaca penomena politik,
>> > tidak cukup membaca "kulit muka"nya saja. Walau setelah membaca
>> > "isi", soal interpretasi bisa saja tetap berbeda di antara
>> > para pembacanya.
>> >
>> > Wassalam,
>> > Harry Azhar Azis
>
>