Kata "Penjajahan", orang membaca sekilas saja sudah bergidik
Kenapa harus susah-susah minta bangsa lain untuk urunan menjajah
(Lho ... aneh... orang kok minta dijajah... mana ada yang mau??)

Sama dengan KELINCI, saat itu dia pikir bukan hanya ditolong untuk membagi
roti malah kalau bisa minta tambah, kacang, pisang, pepaya, kue keju  asset
si KERA, eh ternyata spekulasinya salah??
Apalagi kalau mereka minta tolong kepada HARIMAU... habislah??

Apa masih kurang akibat penjajahan 32 tahun?

So, it is better to erase the word "penjajahan" from your fiction
dictionary!






Indi Soemardjan <[EMAIL PROTECTED]> on 15/01/99 08:54:11 AM

Please respond to Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>

To:   [EMAIL PROTECTED]
cc:
Subject:  CARA menarik untuk menggalang persatuan.




E e e....
Lha, namanya juga ide, jadi jangan sewot dulu. Ini kan cuma usul,
sekedar angan2, jadi jangan takut dulu.

Kira2 angan2 saya memang masuk akal kan, bahwa bangsa kita baru akan
bersatu jika ada penjajah datang dari antah berantah. Ingat jaman
kerajaan2 di Nusantara yang kerjanya saling comot wilayah kerajaan
tetangga sebelum VOC datang? Kerajaan2 tsb. baru bersatu setelah
menyadari keberadaan musuh umum (common enemy) yaitu VOC (kemudian
digantikan oleh Kerajaan Belanda).

Rasa percaya diri WNI akan bertambah bila ada rasa senasib disaat
terjajah. Jadi jangan Anda kira dengan penjajahan oleh bangsa lain kita
akan semakin lemah. Malah sebaliknya, kita bisa mengulangi persatuan
kerajaan nusantara dulu beratus2 tahun yang lalu. Dalam keadaan ekonomi
yang lemah sudah menjadi semakin mudah bagi bangsa lain untuk menjajah
kita. Pertahanan kita lemah, ekonomi kita lemah, jadi kita tinggal
tunggu saja siapa yang mau mengeluarkan uang untuk menjajah kita.

Tetapi....
Sudah saatnya KERA tsb. kita pergunakan untuk keuntungan kita. Kita
putarbalikkan kekuatan sang KERA untuk menggalang persatuan kita
kembali.

BTW,
Haruskah kita bersikap cerdik seperti KERA?
Bisakah kita bersikap lebih CERDIK daripada KERA yang Anda sebutkan?


INDI

[EMAIL PROTECTED] wrote:

> Apaaa lagi??
>
> Coba simak puisi anak-anak ini :
>    Dua ekor kelinci membagi sepotong roti
>    Minta tolong kepada kera
>    Ditimang-timang berat yang kanan digigit
>    Ditimang-timang berat yang kiri digigit
>    Lama-lama rotinya habis...
>    Dua ekor kelinci tinggal menangis ...
>
> Emangnya sudah hilang rasa percaya diri untuk menyelesaikan masalah
> sendiri
> ??
>

Kirim email ke