Guys:

Rupanya para pelaku keonaran di Republik Indonesia merasa geram, karena
manipulasi pidato Theo Syafei terbukti kurang tepat guna dan kurang berdaya
guna untuk membakar Indonesia - yang terpancing untuk marah dan bergerak
hanyalah gerombolan kelas teri (Gogon, dkk). Karena waktunya tinggal sedikit,
para jahanam itu langsung main kasar. Tonjok sana dan sini. Apalagi ada
kemungkinan tersingkirnya Partai Golkar dari dunia politik resmi.

Saya menduga - di detik-detik terakhir - akan muncul larangan bagi Partai
Golkar untuk mengikuti Pemilu. Terlalu sering Partai Golkar berusaha main
curang menghadapi Pemilu 1999 nanti. Dan berkali-kali Rudini memberi isyarat
mengenai kewenangan KPU untuk melarang suatu partai dari kesertaannya dalam
Pemilu 1999. Sangat mungkin sekali, bahwa partai-partai yang sebal dengan
kepongahan Partai Golkar akan meminta KPU melarang Partai Golkar untuk ikut
dalam Pemilu. Pemungutan suara dalam KPU sangat memungkinkan hal ini.
Skenario ini bukan tidak terpikirkan oleh pelaku keonaran itu, sehingga para
pelaku keonaran itu makin menjadi-jadi. Berbagai usaha dilakukan agar pelaku
keonaran itu sempat duduk-duduk dulu mengambil nafas setelah ditendang jatuh.
Ada keinginan untuk menunda Pemilu 1999 agar si Onar 1 masih bisa nafas
sebentar (atau kentut sebentar - terserah maunya yang mana...). Si Onar 1
juga kesal sekali karena kendaraan pribadinya justru sekarang ini dipakai
menjadi kendaraan pihak-pihak lain - terbukti dengan adanya Golkar ICMI,
Golkar HMI, dan berbagai Golkar lainnya yang berebut tangga ke atas dan
bukannya membantu pihak yang terjungkal untuk duduk lagi.

Ingat cerita saya tentang para penyamun yang memasuki gua harta dan terbuai
sambil bersenang-senang dalam gua sementara pintu gua harta itu akan segera
tertutup sebentar lagi. Sudahkah Anda mendengar keinginan Yorrys bergabung
dengan PKB dan ditolak dan kemudian dia melangkah ke PAN? Rupanya YR tidak
ingin terjepit dalam gua itu. Tapi masih banyak yang masih ingin meraup
sebanyak-banyaknya sebelum pintu benar-benar tertutup.

Awal tahun 1998 kemarin juga ada beberapa rekan di mailing list ini khawatir
dengan berita penyadapan internet oleh aparat keamanan. Perkiraan saya waktu
itu ialah akan tergulirnya "binatang besar" yang memerintahkan
penyadapan-penyadapan itu, sehingga tidak usah khawatir dengan adanya
penyadapan-penyadapan itu.

Sekarang kita tunggu saja ditendangnya Partai Golkar dari kesertaannya dalam
Pemilu 1999.

Rgds,


Alexander Lumbantobing

Kirim email ke