Kok saya belum paham sama bahaya komunis dan antek yahudi. Bisa lebih
mendalam bahasannya oom?

Eko Ridho Ruwyanto wrote:
>
> Ungkapan gerombolan kelas teri (Gogon dkk), tampaknya menunjukan
> kredibilitas dan wawasan dari si penulisnya yang tidak tahu menahu
> permasalahan di  negeri ini.
> Semua kita di Indonesia saat ini sudah paham peta konstelasi politik yang
> ada.......bahwasanya KOMUNIS ingin kembali berkuasa......ajaran mereka yang
> mengatasnamakan rakyat diatas segalanya bahkan Tuhan sekalipun sehingga
> dengan tangan dingin mengadu umat beragama di Indonesia, dan daerah daerah
> lain yang punya potensi pertentangan.
>
> "Dialetika Pertentangan "..........!
>
> Namun perlu diketahui saat ini mereka mendapat dana bantuan yang cukup besar
> dari konglomerat-konglomerat dan penjahat ekonomi  (Baca antek-antek Yahudi
> ) yang khawatir akan dikejar-kejar bila Pemilu Berhasil
> Jurdil..............,
> Lucunya Yahudi justeru menggunakan Komunis untuk bisa kembali berkuasa di
> Indonesia......!,
> Walaupun demikian saya tetap optimis bahwasanya
> Tuhan bersama orang-orang yang beriman, karena pada dasarnya pertentangan
> antar anak manusia sudah ada sejak keturunan pertama ADAM, dan apakah
> manusia akan terpengaruh SETAN untuk membuat kehancuran di muka bumi
> sehingga tidak ada lagi Kasih kepada sesamanya lantaran perbedaan yang
> mereka miliki itulah pengikut-pengikut SETAN.......Tapi Ujung-Ujung nya
> ya......MATERI ...............dan...............MATERI....padahal hidup cuma
> seperti orang yang tidur suatu saat akan bangun dari mimpi-mipinya dan
> menghadapi kehidupan yang sebenarnya...di....Surga atau Neraka....!
>
> > ----------
> > From:         Alexander Lumbantobing[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Reply To:     Indonesian Students in the US
> > Sent:         Monday, April 19, 1999 10:05 PM
> > To:   [EMAIL PROTECTED]
> > Subject:      Re: [bincang] istiqlal di bom
> >
> > Guys:
> >
> > Rupanya para pelaku keonaran di Republik Indonesia merasa geram, karena
> > manipulasi pidato Theo Syafei terbukti kurang tepat guna dan kurang
> > berdaya
> > guna untuk membakar Indonesia - yang terpancing untuk marah dan bergerak
> > hanyalah gerombolan kelas teri (Gogon, dkk). Karena waktunya tinggal
> > sedikit,
> > para jahanam itu langsung main kasar. Tonjok sana dan sini. Apalagi ada
> > kemungkinan tersingkirnya Partai Golkar dari dunia politik resmi.
> >
> > Saya menduga - di detik-detik terakhir - akan muncul larangan bagi Partai
> > Golkar untuk mengikuti Pemilu. Terlalu sering Partai Golkar berusaha main
> > curang menghadapi Pemilu 1999 nanti. Dan berkali-kali Rudini memberi
> > isyarat
> > mengenai kewenangan KPU untuk melarang suatu partai dari kesertaannya
> > dalam
> > Pemilu 1999. Sangat mungkin sekali, bahwa partai-partai yang sebal dengan
> > kepongahan Partai Golkar akan meminta KPU melarang Partai Golkar untuk
> > ikut
> > dalam Pemilu. Pemungutan suara dalam KPU sangat memungkinkan hal ini.
> > Skenario ini bukan tidak terpikirkan oleh pelaku keonaran itu, sehingga
> > para
> > pelaku keonaran itu makin menjadi-jadi. Berbagai usaha dilakukan agar
> > pelaku
> > keonaran itu sempat duduk-duduk dulu mengambil nafas setelah ditendang
> > jatuh.
> > Ada keinginan untuk menunda Pemilu 1999 agar si Onar 1 masih bisa nafas
> > sebentar (atau kentut sebentar - terserah maunya yang mana...). Si Onar 1
> > juga kesal sekali karena kendaraan pribadinya justru sekarang ini dipakai
> > menjadi kendaraan pihak-pihak lain - terbukti dengan adanya Golkar ICMI,
> > Golkar HMI, dan berbagai Golkar lainnya yang berebut tangga ke atas dan
> > bukannya membantu pihak yang terjungkal untuk duduk lagi.
> >
> > Ingat cerita saya tentang para penyamun yang memasuki gua harta dan
> > terbuai
> > sambil bersenang-senang dalam gua sementara pintu gua harta itu akan
> > segera
> > tertutup sebentar lagi. Sudahkah Anda mendengar keinginan Yorrys bergabung
> > dengan PKB dan ditolak dan kemudian dia melangkah ke PAN? Rupanya YR tidak
> > ingin terjepit dalam gua itu. Tapi masih banyak yang masih ingin meraup
> > sebanyak-banyaknya sebelum pintu benar-benar tertutup.
> >
> > Awal tahun 1998 kemarin juga ada beberapa rekan di mailing list ini
> > khawatir
> > dengan berita penyadapan internet oleh aparat keamanan. Perkiraan saya
> > waktu
> > itu ialah akan tergulirnya "binatang besar" yang memerintahkan
> > penyadapan-penyadapan itu, sehingga tidak usah khawatir dengan adanya
> > penyadapan-penyadapan itu.
> >
> > Sekarang kita tunggu saja ditendangnya Partai Golkar dari kesertaannya
> > dalam
> > Pemilu 1999.
> >
> > Rgds,
> >
> >
> > Alexander Lumbantobing
> >

Kirim email ke