Ada yg menarik dari Yusril nih. Cuman satu yg bikin saya senyum-senyum,
kalo gitu yg pas jadi presiden itu yg ahli di bidangnya, yaitu bidang politik
dan tata negata.
Artinya Yusril nunjuk diri sendiri bahwa dia yg paling pantas bikin UUD, eh,
jadi presiden. Mosok sih...
'-----------------------------------
Wed, 21 Apr 1999 21:50:16 +0100
[EMAIL PROTECTED]
Taufik Widjaja menyampaikan :
Subject: [pk-timur] Yusril: "UUD'45 Aneh dan Tidak Sakral"
Ali@nsi Keadilan
Nomor 08 / Tahun I 16 - 22 April 1999
Yusril Ihza Mahendra, Guru Besar Ilmu Tata Negara UI "UUD'45 Aneh dan
Tidak Sakral"
UUD' 45 itu tidak sakral, bahkan itu dibuat dalam keadaan tergesa-gesa
oleh Profesor Soepomo yang bukan orang pergerakan. Ia diajak hanya
karena dirinya ahli hukum yang sudah profesor. Tetapi ia bukan ahli
hukum tata negara, tapi ahli hukum adat. Masa ahli hukum adat disuruh
membuat konstitusi? Ya hasilnya nggak benar itu!
Kalau orang-orang sekarang berebut jadi presiden, saya adalah orang yang
paling tidak mau jadi presiden! Kenapa? Karena presiden sekarang di
bawah UUD 1945! Artinya presiden tidak punya program. Ia hanya
menjalankan GBHN yang dibuat MPR! Harus nurut. Kalau tidak, disidang
istimewakan. Misalnya kalau dalam GBHN dibilang harus membuat 12 ribu
rumah kemudian presiden membuatnya 11.999 maka presiden akan
disidangistimewakan.
Oleh karena itu presiden RI yang dulu, dua-duanya akal-akalan. Pada
zaman Soeharto, yang membuat rancangan GBHN adalah Wanhankamnas,
diajukan ke MPR, modifikasi redaksional sana-sini lalu disahkan.
Wanhankamnas itu ketuanya siapa? Soeharto sendiri. Zaman Soekarno, ia
pidato 17 Agustus ternyata pidato itu diserahkan ke MPR, lalu oleh MPR
disahkan sebagai GBHN! Pidatonya sendiri!
Memang kalau orang pintar seperti Soeharto dan Soekarno nggak mau cuma
melaksanakan GBHN, nggak punya program. Maka mereka akal-akalan.
Oleh karena UUD '45 aneh maka pelaksanaannya juga aneh. Terserah tafsir
konstitusinya. Itu yang saya katakan dalam pidato pengukuhan guru besar
saya. Masak, suatu UUD yaitu UUD '45 melahirkan 3 sistem yang
bertentangan satu sama lain? Tahun 1945-1949 melahirkan demokrasi yang
bisa dikatakan liberal, tahun 1959-1965 melahirkan demokrasi terpimpin,
tahun 1966-1998 melahirkan demokrasi pancasila. Ketiganya bertentangan
satu sama lain. (ekky).
----
--
\\\|///
\\ - - //
( @ @ )
------------oOOo-(_)-oOOo-----------
FNU Brawijaya
Dept of Civil Engineering
Rensselaer Polytechnic Institute
mailto:[EMAIL PROTECTED]
--------------------Oooo------------
oooO ( )
( ) ) /
\ ( (_/
\_)