Siapa sih Yusril ini ?
Apa ini orang yang dulu gembar-gembor sewaktu
pembentukan Komite Reformasi oleh Pak Harto
bulan Mei 1998...???


At 08:51 22/04/99 -0400, FNU Brawijaya wrote:
>Ada yg menarik dari Yusril nih. Cuman satu yg bikin saya senyum-senyum,
>kalo gitu yg pas jadi presiden itu yg ahli di bidangnya, yaitu bidang politik
>dan tata negata.
>Artinya Yusril nunjuk diri sendiri bahwa dia yg paling pantas bikin UUD, eh,
>jadi presiden. Mosok sih...
>
>
>'-----------------------------------
>Wed, 21 Apr 1999 21:50:16 +0100
>[EMAIL PROTECTED]
>Taufik Widjaja menyampaikan :
>
>Subject: [pk-timur] Yusril: "UUD'45 Aneh dan Tidak Sakral"
>
>Ali@nsi Keadilan
>Nomor 08 / Tahun I 16 - 22 April 1999
>
>Yusril Ihza Mahendra, Guru Besar Ilmu Tata Negara UI "UUD'45 Aneh dan
>Tidak Sakral"
>
>UUD' 45 itu tidak sakral, bahkan itu dibuat dalam keadaan tergesa-gesa
>oleh Profesor Soepomo yang bukan orang pergerakan. Ia diajak hanya
>karena dirinya ahli hukum yang sudah profesor. Tetapi ia bukan ahli
>hukum tata negara, tapi ahli hukum adat. Masa ahli hukum adat disuruh
>membuat konstitusi? Ya hasilnya nggak benar itu!
>
>Kalau orang-orang sekarang berebut jadi presiden, saya adalah orang yang
>paling tidak mau jadi presiden! Kenapa? Karena presiden sekarang di
>bawah UUD 1945! Artinya presiden tidak punya program. Ia hanya
>menjalankan GBHN yang dibuat MPR! Harus nurut. Kalau tidak, disidang
>istimewakan. Misalnya kalau dalam GBHN dibilang harus membuat 12 ribu
>rumah kemudian presiden membuatnya 11.999 maka presiden akan
>disidangistimewakan.
>
>Oleh karena itu presiden RI yang dulu, dua-duanya akal-akalan. Pada
>zaman Soeharto, yang membuat rancangan GBHN adalah Wanhankamnas,
>diajukan ke MPR, modifikasi redaksional sana-sini lalu disahkan.
>Wanhankamnas itu ketuanya siapa? Soeharto sendiri. Zaman Soekarno, ia
>pidato 17 Agustus ternyata pidato itu diserahkan ke MPR, lalu oleh MPR
>disahkan sebagai GBHN! Pidatonya sendiri!
>
>Memang kalau orang pintar seperti Soeharto dan Soekarno nggak mau cuma
>melaksanakan GBHN, nggak punya program. Maka mereka akal-akalan.
>
>Oleh karena UUD '45 aneh maka pelaksanaannya juga aneh. Terserah tafsir
>konstitusinya. Itu yang saya katakan dalam pidato pengukuhan guru besar
>saya. Masak, suatu UUD yaitu UUD '45 melahirkan 3 sistem yang
>bertentangan satu sama lain? Tahun 1945-1949 melahirkan demokrasi yang
>bisa dikatakan liberal, tahun 1959-1965 melahirkan demokrasi terpimpin,
>tahun 1966-1998 melahirkan demokrasi pancasila. Ketiganya bertentangan
>satu sama lain. (ekky).
>----
>
>--
>               \\\|///
>             \\  - -  //
>              (  @ @  )
>------------oOOo-(_)-oOOo-----------
>FNU Brawijaya
>Dept of Civil Engineering
>Rensselaer Polytechnic Institute
>mailto:[EMAIL PROTECTED]
>--------------------Oooo------------
>           oooO     (   )
>          (   )      ) /
>           \ (      (_/
>            \_)
>
>

Kirim email ke