...

>Terima kasih Mas YW. Saya akan jadikan bahan pertimbangan usulan anda.
>Mohon maaf kalau jadinya 'memaksa' anda untuk capai-capai nulis. 'ngasih
>tahu' orang yang belum tahu itu katanya ada pahalanya lho ......

Yw: Mungkin ada, tapi dikit. :-)
    Ya, dikit juga lumayanlah.

>Anda kelihatannya kurang begitu memperhitungkan PK, padahal menurut saya
>cukup potential lho. Gimana kalau saya perhitungkan hanya 5 partai sesuai
>dengan usul anda dengan memasukkan PK instead of Golkar?

Yw: Di luar yg lima. Memang ada lagi the-next 6, let see, kalo 'gak salah:
    1. PK itu (tapi ini juga 'dicurigai' ada afiliasi/persiapan-koalisi
       dg yg the big-5, kalo nggak kurang menggigit);
    2. PKP (Ini Golkar Baru versi 2 (?)) (not for Simpatisan Parte ABG!)
    3. PBB (memperkuat ide-ide PAN (?))
    4. Daulat Rakyat (Golkar Baru versi 3 (?))
    5. PKU (Golkar Baru versi NU (?) atau PKB versi 2 (?)
    6. PDKB (PDI-P versi 2 (?)).

    Yg ini semua programnya dianggap lumayan sip juga (kalo enggak,
    mereka nggak mungkin masuk second tiers). Saya cuma
    tahu garis besarnya (kecuali PKP, saya tidak tahu apapun).
    Dan mereka dianggap 'fleksibel' (utk berkoalisi dg whoever yg
    menang, atau at least ada 'calon mempelainya' di yg the big-5).

    Siapa tahu, kalo anda memperhitungkan PK, nggak tahunya
    itu adalah PKB dg baju 'intelek'? Atau partai lain, tapi 'mood'
    programnya sama dg PAN?

>Again thank's so much.
>
>Salam,
>Budi

Kirim email ke