Saya kira tak beda jauh cara-cara mengelaknya dengan gaya orde baru.
Mengelak karena takut dan sembunyi dibalik budaya timur dan konstitusi.
Memang tidak ada manusia yg super di dunia ini kecuali SUPERMAN yang cuma
khayalan itu. Kalau MS punya modal segala-galanya pasti mau diajak debat dan
tidak perlu sembunyi dibalik budaya timur dan alasan konstitusi.

Maaf ini omongan orang ndeso.

Salam,

Gun











> Bung Sitorus,
>
> Saya kira anda terlalu jauh mengartikan apa yang ada dipikiran Mega
> Soekarno (MS). Alasan dia cuman satu kok ; debat itu "tak sesuai dengan
> budaya Timur."
>
> karena anda ini kan anak ITB yang mempunyai problem-solving skills,
> pergunakanlah skills anda itu.
>
>
> Jadi cuman ada dua alternatives dalam mengartikan statement MS
> tersebut;
>
> 1.  Apakah MS harus meninggalkan budaya timur-nya untuk berdebat?
>
> or
>
> 2. Apakah MS harus meninggalkan perdebatan untuk berbudaya timur?
>
>
> Kalo alternative satu mungkin MS nggak bisa tempuh karena (in my
> opinion) MS lebih mencintai budaya timurnya.
>
> Tapi kalo MS pilih alternative kedua, apakah  bukan merupakan salah
> satu kebudayaan timur juga bahwa wanita bukanlah seorang pemimpin.  I
> am not saying that she (or kaum wanita) can't be the president.
>
> I mean, let us be realistic, selama ini saya belum pernah dengar ada
> queen yang memerintah kerajaan besar di Indonesia.  Have you ever heard
> such a thing?
>
> Kalo si Tien itu dulu merintah Indonesia lewat Soeharto, wah itu sih
> lain lagi urusannya:-)
>
> Kalo memang MS mencintai budaya timur, kenapa MS hanya diam dalam kasus
> Purbalingga (terlepas apakah korban wanita Golkar atau bukan)? kenapa,
> kenapa, dan kenapa?
>
>
> peace
>
> Ali Simplido
>
>
>
>
>
> --- Frarev Sitorus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Mas...menurut Saya ...kata-kata ibu MS itu bukan
> > perdebatan yang
> > sebenarnya. Kalau perdebatan yang direkayasa
> > sedemikian rupa untuk tujuan
> > tertentu yang tidak sesuai dengan semestinya...pasti
> > Saya tolak kan. Jadi
> > lihat dulu konteksnya, siapa yang mengadakan
> > perdebatan ( netral atau
> > bukan?). Bukan berarti ibu MS menolak debat itu sama
> > dengan menolak debat
> > yang membangun.
> > :-)
> >
> > On Wed, 21 Apr 1999, Hadeer wrote:
> >
> > >
> > > Megawati : "Debat itu tidak sesuai dengan Budaya
> > Timur"
> > >
> > > Jadi kawan-kawan...janganlah banyak berdebat ya
> > ...!!
> > > Diam saja....pokoknya pasti kepilih dech jadi
> > presiden.... :-)
> > >
> > > :-)
> > > Hadeer
> --- Frarev Sitorus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Mas...menurut Saya ...kata-kata ibu MS itu bukan
> > perdebatan yang
> > sebenarnya. Kalau perdebatan yang direkayasa
> > sedemikian rupa untuk tujuan
> > tertentu yang tidak sesuai dengan semestinya...pasti
> > Saya tolak kan. Jadi
> > lihat dulu konteksnya, siapa yang mengadakan
> > perdebatan ( netral atau
> > bukan?). Bukan berarti ibu MS menolak debat itu sama
> > dengan menolak debat
> > yang membangun.
> > :-)
> >
> > On Wed, 21 Apr 1999, Hadeer wrote:
> >
> > >
> > > Megawati : "Debat itu tidak sesuai dengan Budaya
> > Timur"
> > >
> > > Jadi kawan-kawan...janganlah banyak berdebat ya
> > ...!!
> > > Diam saja....pokoknya pasti kepilih dech jadi
> > presiden.... :-)
> > >
> > > :-)
> > > Hadeer
> _________________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com

GUN




_______________________________________________________
Get your free, private email at http://mail.excite.com/

Kirim email ke