Saya kira diskusi masalah ini sudah kelewat batas.
Demi kembali ke diskusi yang sehat saya rasa perlu untuk menyelesaikannya
dengan segera.

Dengan ini saya meminta MAAF bila segala ucapan saya banyak yang
menyinggung sebagian dari rekan-rekan.

Terima kasih

Salam,
Jaya


Note: Bila masih ada yang mau mengungkit-ungkit, dapat dianggap berusaha
      mengalihkan perhatian peserta milis dari subjek semula yaitu kritik terhadap
      pemerintah. Untuk itu perlu dicurigai.... (dicurigai sbg apa ya?).
      Nah, beres tho....hehehe........



'-----------------------------------------------------------
Moko Darjatmoko wrote:

> At 12:53 PM 5/15/1999, Vincent Sitindjak wrote:
>
> |Kuliah tentang racism di paragraph berikut ini engga relevan banget. Anda
> |yang maksain bahwa dua kalimat Mas Jaya yang anda kutip diatas adalah
> |racist's remarks (berdasarkan konteks yang salah), saya engga melihatnya
> |sebagai rasis, therefore there is no need for you to lecture me on racism,
> |especially when you use Americans as examples. Americans are among the most
> |racist people in the world. They have to "tag" one another with race:
> |"African American", "Asian American", "Italian American", etc.
>
> Saya bilang bahwa kalimat tersebut adalah rasis, itu opini saya.
> Saya tidak menilai orangnya (saya tidak kenal pribadi kok), tetapi
> saya menilai apa yang ditulis, apa arti kalimat itu buat saya. Itu
> pendapat saya pribadi, orang boleh setuju atau tidak, seperti saya
> tidak setuju opini anda bahwa "orang Amerika paling rasis" dari
> argumen seperti itu (you can do better than that). Jadi .. apanya
> yang yang "maksain" itu, I have my opinion (karena 'risih' dengan
> kalimat tersebut) dan saya yakin ada pula yang punya opini lain ...
> that's perfectly all right. Setiap pernyataan selalu mengundang
> opini orang lain, sejalan atau berlawanan. Bukan soal setuju atau
> tidak saja, tetapi argumen apa yang mendukung setuju atau tidak
> setuju nya itu. itu yang lebih penting lagi. Inilah esensi sebuah
> forum diskusi. Kalau nggak bisa menerima ya payah ... don't go to
> the kitchen if you can't stand the heat. Masalahnya adalah, apakah
> kita ini bisa 'accomodate" opini yang berbeda tersebut. Ini yang
> menunjukkan tingat 'demokrasi' satu bangsa, sebuah komunitas, atau
> dalam hal ini, kelompok kecil di mailing list ini.
>
> |Ya kalo emang Andrew feel disgusted by injustice treatment mendingan pergi
> |ke Kosova aja bareng NATO sana buat belain orang Albania, daripada
> |ngatur-ngatur orang tentang apa yang baik dan tidak baik di mailing-list
> |ini.
> |
> |And, please, save your lecture about racism (such as one in the following
> |paragraphs) for the more appropriate curcumstances. Jaya's remarks were not
> |racist, they only become racist when you want them to be. You, my friend,
> |already have a preconceived idea about Jaya (that he is a racist), therefore
> |anything he says--that has even the slightest suggestion--will be racism to
> |you. You already have prejudice against him, that's why you interpreted his
> |writing the way you did. Just read it as it is--without prejudice, then you
> |won't see any racism, apalagi Mas Jaya dah terangkan maksudnya dengan
> |penggunaan kata 'tauke'.
>
> Sangat menarik bahwa Bung Vincent yang begitu "kesal" pada Andrew
> yang katanya suka "ngatur-ngatur" itu, pada saat yang sama (tanpa
> sadar barangkali :-) suka ngatur-ngatur apa yang musti saya tulis,
> kapan sebaiknya tulisan itu ditayangkan. What an irony! Ini contoh
> klasik dari apa yang oleh teman bule yang 'paling rasis' itu
> disebut sebagai simptom "free speech for me but not for thee". Oh
> well ....
>
> Saya jadi ingat apa yang dikatakan Noam Chomsky dalam salah satu
> seminarnya -- ketika ditanya bagaimana posisi dia tentang "freedom
> of speech", jawabnya:
>
>   "If you're in favor for freedom of speech, that means your
>    precisely in favor for freedom of speech for views you
>    despise ... otherwise, you're *not* in favor of freedom of
>    speech. So. you're gonna have two positions in freedom of
>    speech, and you decide which position you want."
>
> Moko/

--
Salam,
Jaya


--> I disapprove of what you say, but I will
    defend to death your right to say it. - Voltaire

               \\\|///
             \\  - -  //
              (  @ @  )
------------oOOo-(_)-oOOo-----------
FNU Brawijaya
Dept of Civil Engineering
Rensselaer Polytechnic Institute
mailto:[EMAIL PROTECTED]
--------------------Oooo------------
           oooO     (   )
          (   )      ) /
           \ (      (_/
            \_)

Kirim email ke