Iya dehh, Mas Moko, saya cuman pengen tau aja argumen atas opini anda,
bukannya mau nglarang anda beropini.

> Saya bilang bahwa kalimat tersebut adalah rasis, itu opini saya.
> Saya tidak menilai orangnya (saya tidak kenal pribadi kok), tetapi
> saya menilai apa yang ditulis, apa arti kalimat itu buat saya. Itu
> pendapat saya pribadi, orang boleh setuju atau tidak, seperti saya
> tidak setuju opini anda bahwa "orang Amerika paling rasis" dari
> argumen seperti itu (you can do better than that). Jadi .. apanya
> yang yang "maksain" itu, I have my opinion (karena 'risih' dengan
> kalimat tersebut) dan saya yakin ada pula yang punya opini lain ...
> that's perfectly all right. Setiap pernyataan selalu mengundang
> opini orang lain, sejalan atau berlawanan. Bukan soal setuju atau
> tidak saja, tetapi argumen apa yang mendukung setuju atau tidak
> setuju nya itu. itu yang lebih penting lagi. Inilah esensi sebuah
> forum diskusi. Kalau nggak bisa menerima ya payah ... don't go to
> the kitchen if you can't stand the heat. Masalahnya adalah, apakah
> kita ini bisa 'accomodate" opini yang berbeda tersebut. Ini yang
> menunjukkan tingat 'demokrasi' satu bangsa, sebuah komunitas, atau
> dalam hal ini, kelompok kecil di mailing list ini.


Iya dehh Mas Moko, kalo emang saya suka ngatur-ngatur. Saya cuman pengen tau
aja argumen atas opini anda, tadinya saya kirain kuliah anda tentang rasisme
engga ada hubungannya soalnya tetep aja engga menjawab pertanyaan saya
kenapa koq "it is a racist's remark".

> Sangat menarik bahwa Bung Vincent yang begitu "kesal" pada Andrew
> yang katanya suka "ngatur-ngatur" itu, pada saat yang sama (tanpa
> sadar barangkali :-) suka ngatur-ngatur apa yang musti saya tulis,
> kapan sebaiknya tulisan itu ditayangkan. What an irony! Ini contoh
> klasik dari apa yang oleh teman bule yang 'paling rasis' itu
> disebut sebagai simptom "free speech for me but not for thee". Oh
> well ....


Tadinya saya cuman pengen tau napa koq menurut Mas Moko tulisan Mas Jaya "is
a racist's remark", dengan maksud mendiskusikan mengapa orang-orang tertentu
menganggap tulisan2/perkataan2 tertentu adalah rasis. Bukannya untuk pamer
siapa lebih tahu tentang rasisme, siapa bisa beri kuliah paling panjang,
siapa bisa mengutip orang paling banyak, dan yang pasti bukan untuk menang
kalah.

Mohon maaf kalo anda merasa saya menghalangi anda beropini dan menghalangi
anda memberi kuliah di permias mailing-list ini.


Salam,

Vincent Sitindjak
Norman, OK

Kirim email ke