Dengan bersandarkan pada asas praduga tidak bersalah sebelum pengadilan
memutuskan, maka ada beberapa pertanyaan rasional yang perlu dijawab untuk
mengetahui kebenaran KKN yang dimaksud:
1. Sepuluh tahun terakhir Pak Harto berkuasa, siapa saja yang mendapatkan tender
'mega proyek', misal 50 milyar keatas.
2. Apa dasar penunjukan dan motif untuk mobil nasional, BPPC (serta jeruk).
3. Apa dasar penetapan bea atas minuman keras di Bali dan Lombok yang pernah
dilaksanakan oleh pihak tertentu.
4. Apa dasar penetapan harga dan kenaikan jalan tol, dan bagaimana yang lazim
dilaksanakan oleh pengusaha jalan tol dinegara lain?
Saya tidak perlu menganggap hal ini rahasia karena pertanyaan ini sekali lagi
perlu ditanyakan dengan asas praduga tidak bersalah. Mudah-mudahan usul sederhana
ini bisa menjadi awalan yang baik untuk memecahkan masalah KKN.
Ramadhan Pohan wrote:
> Kawan-kawan Permias and Readers,
> Salam,
>
> Saya tadi siang mendapat kiriman e-mail dari seorang pimred sebuah media dari
> Grup Jawa Pos. Tampaknya banyak yang frustrasi atas macatnya penyelidikan
> dugaan KKN Keluarga Soeharto. Saya pikir kalian tentu punya opini bagaimana
> dan kenapa hal itu terjadi. Ayo dong kasih komentar-- bisa dikirim lewat
> milis ini atau JAPRI juga oke. Sekalian "melatih opini", juga belajar
> berdemokrasi.
>
> Tak usah panjang-panjang, 7-15 baris saja-- jadi langsung ke inti masalah.
> Komentar Anda akan saya rangkum, dan kirimkan ke Indonesia. Atau kalau opini
> Anda itu luar biasa istimewa maka kita buat tersendirilah. Memang sih, nggak
> ada honornya. Saya juga kok nggak dapat apa-apa-- cuma sekadar membantu. Bagi
> yang berminat, tolong disebutkan nama, jatidiri Anda, atau nama dirahasiakan
> juga boleh.
>
> Sebagai ilustrasi gambaran masalah, ilustrasi e-mail teman saya di bawah ini
> mungkin agak bisa membantu.
>
> Yo opo rek, tak tunggu lho...
> ciao,
> ramadhan pohan
> (penyimak)
>
> # # # #
> Halo Ramadhan,
> DIHAPUS
> 1. Jumat Malam WIB, tadi, Amien Rais berdebat terbuka dengan Andi M
> Ghalib di SCTV. Audience-nya adalah kalangan lawyer di Jakarta. Keras
> dan seru banget, Dan. Amien mengungkapkan bahwa "Silakan Kejaksaan
> melakukan penyidikan dan penyelidikan ke Majalan TIME terbitan AS yang
> akan memuat harta-harta Soeharto. Padahal Mister Soeharto pernah bilang
> bahwa dirinya tidak punya sesen pun dana yang disimpan di LN."
>
> 2. DIHAPUS
>
> 3. Janji Presiden Habibie bahwa Soeharto akan diadili sebelum SU MPR.
> Atau bahkan sebelum Pemilu. Dan itu rasanya sudah tidak mungkin, karena
> pemilu tinggal beberapa hari lagi.
>
> 4. Sementara di pemilu, kekuatan Soeharto dimaksimalkan untuk
> menggembosi kubu reformis, seperti kekuatan Amien Rais ini. Bisa jadi
> PAN dan Amien gagal menembus dominasi suara di DPR/MPR.
> DIHAPUS