Partai Amanat Nasional nomor 15, berasaskan Pancasila,
didirikan/deklarasi di Jakarta, 23 Agustus 1998, beralamat di Jln. H.
Nawi 15, Jakarta Selatan, Telepon (021) 72794535, 72794536, web site
http://www.amanat.org, ketua umum Prof. Dr. H. Amien Rais.

Kelahiran Partai Amanat Nasional (PAN) dibidani oleh Majelis Amanat
Rakyat (Mara), salah satu organ gerakan reformasi pada era pemerintahan
Soeharto. Mara dideklarasikan pada 14 Mei 1998 di Jakarta oleh 50 tokoh
nasional, di antaranya Prof. Dr. H. Amien Rais, mantan Ketua Umum
Muhammadiyah, Goenawan Mohammad, Dr. Rizal Ramli, Dr. Albert Hasibuan,
Toety Heraty, Prof. Dr. Emil Salim, Drs. Faisal Basri, MA, AM Fatwa,
Zoemrotin, danlainnya. Akhirnya, pada pertemuan tanggal 5-6 Agustus 1998
di Bogor, mereka sepakat membentuk Partai Amanat Bangsa (PAB) yang
kemudian berubah nama menjadi Partai Amanat Nasional (PAN). PAN
bertujuan menjunjung tinggi dan menegakkan kedaulatan rakyat, keadilan,
kemajuan material, dan spiritual. Cita-cita partai berakar pada moral
agama, kemanusiaan, dan kemajemukan. Selebihnya, PAN menganut prinsip
nonsektarian dan nondiskriminatif. Untuk terwujudnya Indonesia Baru, PAN
berani melontarkan gagasan wacana dialog bentuk negara republik federasi
sebagai jawaban atas ancaman disintegrasi. Titik sentral dialog adalah
keadilan dalam mengelola sumber daya sehingga rakyat seluruh Indonesia
dapat benar-benar merasakan sebagai warganegara.

[EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> Ini khan gampang sekali Mas Nasrul. Pilih saja PAN, terjawab khan?
>
> Salam,
> Budi
> (rakyat jelata)
>
> At 08:03 AM 5/22/99 +0700, you wrote:
> >    Taroklah saya mempunyai doktrin :
> >
> >PERJUANGAN DEMOKRASI yang merupakan AMANAT NASIONAL dan dalam rangka
> >PERSATUAN PEMBANGUNAN, yang tiada lain demi KEADILAN dan KEBANGKITAN BANGSA
> >untuk semua RAKYAT INDONESIA dalam REPUBLIK ini, termasuk GOLONGAN
> >KEKARYAAN, khususnya dalam rangka menghadapi INDONESIA BARU, harus kita
> >laksanakan dalam suasan CINTA DAMAI.
> >
> >    Nah ... sebaiknya doktrin itu disalurkan kepada partai mana?
> >
> >Salam,
> >
> >
> >Nasrullah Idris
> >

Kirim email ke